News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inflasi April 2026 Tetap Terkendali, Tarif Pesawat Naik tapi Harga Cabai dan Ayam Turun

Inflasi April 2026 tetap rendah di 0,13 persen. Kenaikan tiket pesawat tertahan deflasi cabai, ayam, dan telur menurut data BPS.
Senin, 4 Mei 2026 - 18:30 WIB
Infografis Inflasi April 2026
Sumber :
  • dok. Bakom Humas

Jakarta, tvOnenews.com — Laju inflasi nasional pada April 2026 tetap terjaga dalam level rendah meski terjadi tekanan dari sektor transportasi. Data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan (month-to-month) sebesar 0,13 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) meningkat tipis dari 110,95 pada Maret menjadi 111,09 pada April.

Kondisi ini mencerminkan stabilitas harga yang masih terkendali, didukung oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan strategis yang menjadi penahan utama laju inflasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Transportasi Jadi Penyumbang Utama Inflasi

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa lonjakan harga di sektor transportasi menjadi faktor dominan pendorong inflasi April.

Menurutnya, tarif angkutan udara dan harga bahan bakar menjadi kontributor terbesar dalam kelompok ini.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok transportasi antara lain tarif angkutan udara dan bensin. Tarif angkutan udara memberikan andil inflasi sebesar 0,11 persen, sedangkan bensin sebesar 0,02 persen,” ujar Ateng di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Secara keseluruhan, kelompok transportasi mencatat inflasi sebesar 0,99 persen dan menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi nasional bulan ini.

Harga Pangan Turun Jadi Penahan Inflasi

Di tengah tekanan dari sektor transportasi, penurunan harga bahan pangan justru menjadi faktor penyeimbang yang signifikan. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat mengalami deflasi sebesar 0,20 persen.

Beberapa komoditas utama yang menyumbang deflasi antara lain:

  • Daging ayam ras: deflasi 0,11 persen

  • Emas perhiasan: deflasi 0,09 persen

  • Cabai rawit: deflasi 0,06 persen

  • Telur ayam ras: deflasi 0,04 persen

Penurunan harga pada komoditas tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas inflasi secara keseluruhan, terutama di tengah kenaikan biaya transportasi.

Komoditas Lain Masih Dorong Kenaikan Harga

Meski sebagian bahan pangan mengalami penurunan harga, beberapa komoditas lain tetap memberikan tekanan inflasi. Di antaranya minyak goreng, tomat, serta beras dan nasi dengan lauk.

Kenaikan harga pada kelompok ini menunjukkan bahwa dinamika harga masih berlangsung di berbagai sektor, meski secara agregat tetap terkendali.

Inflasi Inti dan Harga Diatur Pemerintah Naik

Dari sisi komponen, inflasi inti tercatat sebesar 0,23 persen. Kenaikan ini didorong oleh harga barang konsumsi seperti makanan siap saji, minyak goreng, serta barang elektronik seperti ponsel dan laptop.

Sementara itu, komponen harga yang diatur pemerintah mengalami kenaikan sebesar 0,69 persen. Peningkatan ini dipengaruhi oleh penyesuaian tarif energi dan transportasi.

Harga Bergejolak Justru Deflasi Dalam

Menariknya, komponen harga bergejolak (volatile food) justru mengalami deflasi cukup dalam sebesar 0,88 persen. Kondisi ini menjadi bantalan utama yang menjaga inflasi tetap rendah.

Deflasi pada komponen ini mencerminkan adanya pasokan pangan yang cukup stabil sehingga mampu meredam tekanan harga dari sektor lain.

Inflasi Terjadi di Mayoritas Provinsi

Secara spasial, inflasi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia. Sebanyak 30 provinsi mencatat inflasi, sementara 8 provinsi lainnya mengalami deflasi.

Adapun rincian wilayah dengan perubahan harga paling signifikan adalah:

  • Inflasi tertinggi: Papua Barat sebesar 2,00 persen

  • Deflasi terdalam: Maluku sebesar 0,17 persen

Perbedaan ini menunjukkan variasi dinamika harga di masing-masing daerah, dipengaruhi oleh kondisi distribusi dan pasokan.

Stabilitas Harga Tetap Terjaga

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kombinasi antara kenaikan biaya transportasi dan penurunan harga pangan menunjukkan dinamika ekonomi yang seimbang. Penurunan harga bahan pokok terbukti menjadi faktor utama yang menjaga inflasi tetap dalam batas aman.

Situasi ini juga berdampak positif terhadap daya beli masyarakat, terutama di tengah kenaikan biaya mobilitas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Asa Persija Salip Persib Semakin Besar, Curi Poin dari Persijap Jepara

Asa Persija Salip Persib Semakin Besar, Curi Poin dari Persijap Jepara

Persija Jakarta mencuri poin penuh di kandang Persijap Jepara, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (4/5/2026). 
Pemprov Jakarta dan Danantara Teken MoU, Bangun PSEL di Bantar Gebang dan Tanjung Kamal Muara

Pemprov Jakarta dan Danantara Teken MoU, Bangun PSEL di Bantar Gebang dan Tanjung Kamal Muara

Pemprov DKI Jakarta dan Danantara Indonesia resmi menandatangani kesepakatan kerja sama (MoU) terkait proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Viral Dugaan TNI Masuk Ruang Privat Pastor di Gereja Timika, MenHAM Pigai Turunkan Tim

Viral Dugaan TNI Masuk Ruang Privat Pastor di Gereja Timika, MenHAM Pigai Turunkan Tim

Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika. Amandus Rahadat, menyampaikan keberatan atas dugaan masuknya oknum TNI ke ruang privat pastoran tanpa izin.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Pemain Andalan Persib Ini ke Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Pemain Andalan Persib Ini ke Timnas Indonesia

Bung Ropan curiga dengan John Herdman terkait pemanggilan pemain yang ikut TC Timnas Indonesia. Jangan-jangan pemain andalan Persib Bandung ini akan dipanggil.
Proyek Sampah Jadi Listrik Dipercepat, Mendagri Saksikan Kerja Sama PSEL Danantara dan Pemprov DKI Jakarta

Proyek Sampah Jadi Listrik Dipercepat, Mendagri Saksikan Kerja Sama PSEL Danantara dan Pemprov DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Danantara menandatangani kesepakatan bersama untuk mempercepat proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
TRENDING: Agen Korea Spill Nasib Megawati Hangestri, STY Ungkap Penyesalan Latih Timnas, Elkan Baggott Siap Cetak Sejarah

TRENDING: Agen Korea Spill Nasib Megawati Hangestri, STY Ungkap Penyesalan Latih Timnas, Elkan Baggott Siap Cetak Sejarah

Tiga kabar besar seputar olahraga tengah menyita perhatian publik Indonesia. Mulai dari Megawati Hangestri, eks pelatih Garuda dan soal pemain Timnas Indonesia.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana momen ini juga bisa menjadi penentuan nasib mantan tandem Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Selengkapnya

Viral