News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Direkomendasikan WHO, Ini Pentingnya Vaksin Influenza Trivalent bagi Dewasa dan Lansia

Menurut World Health Organization (WHO), influenza menjadi ancaman kesehatan global yang signifikan dengan perkiraan 290.000 hingga 650.000 kematian setiap tahunnya.
Senin, 4 Mei 2026 - 17:48 WIB
Pemaparan Soal Vaksin Influenza Trivalent
Sumber :
  • Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Menurut World Health Organization (WHO), influenza menjadi ancaman kesehatan global yang signifikan dengan perkiraan 290.000 hingga 650.000 kematian setiap tahunnya. Namun, cakupan vaksinasi influenza dewasa di Indonesia masih tergolong rendah, yakni hanya sekitar 0,5 per 1.000 populasi. 

Angka tersebut jauh di bawah negara lain, seperti Singapura (90 per 1.000), Jepang (250 per 1.000), dan Korea (311 per 1.000). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring perkembangan epidemiologi, WHO juga merekomendasikan penggunaan vaksin influenza trivalent (TIV) agar perlindungan lebih relevan terhadap strain virus yang beredar saat ini.

Pada populasi dewasa, influenza juga berkontribusi terhadap tingginya angka rawat inap dan penurunan produktivitas. Selain itu, risiko penyakit berat lainnya (komplikasi) diketahui meningkat pada individu lansia serta mereka yang memiliki komorbid. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa influenza perlu dipandang sebagai ancaman kesehatan serius, apalagi influenza merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang menular.

“Influenza bukan selesma (common cold). Pada pasien common cold, jarang terjadi deman dan sakit kepala. Sedangkan pada pasien influenza, sering kali demam tinggi secara tiba-tiba yang biasanya berakhir dalam 3—4 hari dan sering kali pasien mengalami sakit kepala."

"Kemudian, pada kelompok dewasa dan lansia, influenza dapat memicu komplikasi serius seperti pneumonia, perburukan penyakit kronis, bahkan kejadian kardiovaskular akut,” tutur Ketua PERALMUNI (Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia), Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI dalam acara yang digelar pada Senin (4/5/2026)..

“Vaksinasi influenza tahunan merupakan tindakan pencegahan utama untuk mengurangi kasus kematian dan rawat inap yang disebabkan virus influenza. Sebab pencegahan jauh lebih baik dibandingkan menunggu komplikasi terjadi,” tambahnya.

Di sisi lain, para ahli kesehatan global, termasuk WHO, tidak lagi mendeteksi sirkulasi virus B/Yamagata sejak tahun 2020, sehingga mendorong penyesuaian komposisi vaksin. 

Dalam hal ini, influenza quadrivalent (QIV) menjadi vaksin influenza trivalent (TIV). Perubahan rekomendasi WHO ini mencerminkan dinamika epidemiologi influenza global. 

Prof. Iris pun menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan ilmiah dalam vaksinasi influenza tersebut.

“Transisi dari vaksin quadrivalent ke trivalent merupakan bentuk penyesuaian ilmiah terhadap perkembangan epidemiologi virus influenza global. Ini bukan pengurangan proteksi, melainkan optimalisasi berdasarkan galur (strain) yang saat ini benar-benar bersirkulasi. Efektivitas vaksin lebih ditentukan oleh kesesuaian galur dengan virus yang beredar, bukan semata jumlah galurnya. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap perubahan komposisi vaksin. Hal yang terpenting adalah cakupan vaksinasi terus meningkat,” jelas Prof Iris.

“Vaksin influenza sebaiknya dilakukan secara rutin setiap tahun. Hal ini penting karena virus influenza terus mengalami mutasi, sehingga komposisi vaksin juga diperbarui secara berkala. Dengan vaksinasi tahunan, perlindungan terhadap galur virus yang sedang beredar dapat tetap optimal. Ini khususnya penting bagi dewasa dengan faktor risiko dan kelompok lansia, sebab vaksinasi adalah investasi kesehatan jangka panjang yang sangat bernilai,” tambah Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, Dr. dr. Sukamto, Sp.PD-KAI.

Dr. Sukamto juga menyampaikan bahwa peningkatan cakupan vaksinasi influenza perlu didukung oleh pemahaman masyarakat yang lebih baik. Faktanya, banyak masyarakat yang menunda vaksinasi karena menganggap influenza bukan penyakit serius. 

Padahal, bagi kelompok berisiko, vaksinasi dapat membantu mencegah komplikasi yang serius. Edukasi kesehatan juga harus terus dilakukan agar masyarakat memahami manfaat nyata vaksinasi.

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui Kalventis menghadirkan vaksin influenza trivalent. Kehadiran vaksin ini sejalan dengan rekomendasi WHO, untuk mengoptimalkan perlindungan tanpa batas terhadap strain yang terdeteksi masih aktif, yakni virus influenza A (H1N1), influenza A (H3N2), dan influenza B/Victoria. 

Tiga jenis influenza ini berisiko komplikasi serius, termasuk pada dewasa, lansia, serta individu dengan komorbid, yang berisiko mengalami komplikasi seperti pneumonia, penyakit jantung, hingga gangguan pernapasan lainnya.

“Kalbe melalui Kalventis ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa influenza dapat berdampak serius, khususnya pada dewasa dengan penyakit penyerta dan kelompok lansia. Vaksinasi adalah langkah perlindungan yang penting untuk mencegah komplikasi serta menekan risiko rawat inap,” ujar Presiden Direktur PT Kalventis Sinergi Farma, Vidi Agiorno.

Dengan peningkatan kesadaran, perlindungan populasi dapat semakin kuat.

Selain rutin dilakukan setiap tahun, vaksin influenza juga sebaiknya dilakukan dua minggu sebelum seseorang bepergian atau traveling ke wilayah yang berisiko seperti negara empat musim. Sebab, aktivitas traveling meningkatkan risiko paparan virus akibat interaksi di area publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Risiko menjadi lebih tinggi bagi traveller dengan daya tubuh rendah, lansia, maupun yang memiliki komorbid. Vaksinasi pun menjadi solusi sebagai perlindungan tanpa batas.

“Melalui kolaborasi dengan komunitas, tenaga kesehatan, dan organisasi profesi kesehatan, kami ingin memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya. Upaya ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan solusi kesehatan yang berdampak bagi masyarakat luas,” tutup Vidi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Manchester United akan menjamu AS Roma dalam pertandingan lanjutan Liga Champions 2026-2027 pekan ini. Sedangkan Calvin Verdonk akan melawat ke Norwegia bersama Lille.
Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. mendapat panggilan perdana memperkuat Timnas Portugal U-17 untuk kualifikasi Euro 2027, sementara sang ayah berpeluang kembali ke timnas.
BMW Goda Tesla dengan Uji Coba Swakemudi Penuh di Jalan Perkotaan pada 2027

BMW Goda Tesla dengan Uji Coba Swakemudi Penuh di Jalan Perkotaan pada 2027

BMW menantang teknologi Full Self Driving (Supervised) milik Tesla dengan menawarkan kemampuan berkendara swakemudi berbasis rute.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral