News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Pencabulan 50 Santriwati di Ponpes Pati, Kemenag Minta Maaf ke Keluarga Korban

Buntut pencabulan lima puluh (50) santriwati di Ponpes Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, oleh pengasuh ponpes itu sendiri yakni berinisial AS. Kini
Senin, 4 Mei 2026 - 20:14 WIB
Ilustrasi pencabulan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut pencabulan lima puluh (50) santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, oleh pengasuh ponpes itu sendiri yakni berinisial AS. Kini Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Basnang Said, menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban atas kasus dugaan kasus tersebut.

Seperti diketahui, kasus ini diduga sudah menimpa puluhan santriwati yang duduk di bangku SMP sejak 2024 hingga 2026 ini dan sekarang sudah dilaporkan kepada Polres Pati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban yang sudah melaporkan kasus ini kepada polisi sudah ada delapan orang. Modus oknum kiai itu adalah para korban harus tunduk kepadanya jika ingin mendapat pengakuannya. 

Namun, pelaku justru berbuat mesum kepada para korban. Modus ini dilakukan sama dengan korban lainnya.

"Kami memohon maaf yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia, utamanya keluarga besar pesantren, secara lebih khusus lagi kepada Ananda Korban lalu kemudian beserta keluarganya dan masyarakat Pati," ucap Basnang Said, Senin (4/5/2026).

"Karena di tengah-tengah ikhtiar Kementerian Agama bersama dengan kementerian dan lembaga lainnya bersama dengan KPPA, lalu kemudian KPAI, termasuk kemudian UNICEF, dan Kementerian Kesehatan, tapi ternyata kemudian kita kebobolan lagi," tambahnya.

Said pun berharap pelaku pencabulan itu bisa dihukum dengan semestinya karena telah mencederai masa depan anak-anak bangsa.

Untuk menindaklanjuti kasus ini, Said mengatakan bahwa Kemenag telah meminta agar kegiatan yang ada di Ponpes tersebut dihentikan dulu untuk sementara waktu hingga kasus ini selesai.

"Beberapa hari lalu kami dari Kementerian Agama membuat surat kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, lalu kemudian nanti ditembuskan kepada Kemenag Kabupaten Pati agar melakukan penghentian sementara penerimaan santri baru."

"Supaya biar clear dulu masalahnya, kemudian kalau sudah selesai lalu kemudian bisa kita lanjutkan," jelas Basnang Said.

Kemudian, Basnang Said juga mendesak agar pengasuh ponpes yang menjadi pelaku pencabulan itu segera dihentikan dari jabatannya.

"Kemudian ada penunjukan pengasuh baru yang kira-kira memang benar-benar pro kepada anak-anak, menjaga masa depannya anak-anak, dan punya komitmen untuk tidak mencederai anak-anak kita," bebernya.

Hal yang terpenting lainnya lagi, kata Said, yakni terkait penutupan Ponpes tersebut.

"Kami sudah merekomendasikan agar segera diupayakan untuk dilakukan penutupan. Tadi kabar dari tim kami karena tim kami sekarang sedang berada di Pati, untuk kemudian segera Kemenag Kabupaten Pati untuk membuat rekomendasi."

"Lalu secara berjenjang nanti naik ke Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah, setelah itu tiba saatnya di kami di Direktorat Pesantren untuk melakukan langkah-langkah penutupan pesantren ini," beber Said.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, terkait jumlah korban, sebelumnya terdapat perbedaan informasi antara hasil penyidikan resmi dengan keterangan kuasa hukum korban. 

Sejauh ini, polisi baru mencatat satu laporan resmi, meskipun sebelumnya ada empat orang yang sempat memberikan keterangan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Pramono Usul Bangun Satu RPTRA di Tiap Kelurahan

Gubernur Pramono Usul Bangun Satu RPTRA di Tiap Kelurahan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengusulkan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di setiap kelurahan.
Soal Penerapan Sanksi Administratif untuk Perusahaan Tambang yang Langgar Aturan, Pengamat Soroti Aspek Penegakan Hukum

Soal Penerapan Sanksi Administratif untuk Perusahaan Tambang yang Langgar Aturan, Pengamat Soroti Aspek Penegakan Hukum

Kebijakan pemerintah terkait penerapan denda administratif bagi perusahaan tambang yang melanggar regulasi tengah memicu diskusi hangat. 
Dulu Dicaci Kini Dipuja, Milos Raickovic Jadi Kunci Kemenangan Telak Persebaya di GBT

Dulu Dicaci Kini Dipuja, Milos Raickovic Jadi Kunci Kemenangan Telak Persebaya di GBT

Gelandang asing Persebaya Surabaya Milos Raickovic perlahan mulai menemukan kembali sentuhan magisnya. Sempat berada di bawah bayang-bayang keraguan dan sorotan
Warganet Berbondong-bondong Dukung dr Richard Lee usai Sertifikat Mualafnya Dicabut, Ada Aktor hingga Ustaz

Warganet Berbondong-bondong Dukung dr Richard Lee usai Sertifikat Mualafnya Dicabut, Ada Aktor hingga Ustaz

Warganet berbondong-bondong beri dukungan untuk dr Richard Lee setelah sertifikat mualafnya dicabut, ada Ustaz Derry Sulaiman hingga publik figur lainnya.
Siapakah Hanny Kristianto? Sosok Pengusaha Mualaf yang Mencabut Sertifikat dr Richard Lee Ternyata Dulunya Misionaris

Siapakah Hanny Kristianto? Sosok Pengusaha Mualaf yang Mencabut Sertifikat dr Richard Lee Ternyata Dulunya Misionaris

Seorang dokter kecantikan, dr Richard Lee yang telah mualaf kini menjadi polemik setelah sertifikat mualafnya dicabut oleh Hanny Kristianto. Berikut profilnya
Bojan Hodak Pamer Posisi Puncak Jelang Duel Panas Persib Lawan Persija

Bojan Hodak Pamer Posisi Puncak Jelang Duel Panas Persib Lawan Persija

Persib Bandung kian dekat dengan tangga juara. Skuad berjuluk Maung Bandung itu sukses mengandaskan perlawanan sengit PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 1-0 pada

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana momen ini juga bisa menjadi penentuan nasib mantan tandem Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Selengkapnya

Viral