News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Jalan Lintas Sumatera hingga Tewaskan 4 Orang

Kecelakaan Bus ALS vs truk tangki PT Seleraya di Muratara, Sumsel, diduga dipicu bus menghindari lubang. Empat orang tewas terbakar.
Rabu, 6 Mei 2026 - 19:32 WIB
Kronologi Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Jalan Lintas Sumatera
Sumber :
  • Istimewa

Lampung, tvOnenews.com - Kecelakaan maut melibatkan Bus ALS dan mobil tangki PT Seleraya terjadi di Jalan Lintas Sumatra, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang. Insiden nahas tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia, sebagian korban ditemukan dalam kondisi terbakar di dalam kendaraan.

Peristiwa kecelakaan ganda itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menjadi perhatian warga sekitar karena kedua kendaraan terbakar hebat usai benturan keras di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan melibatkan Bus ALS dengan mobil tangki R6 milik PT Seleraya yang melaju dari arah berlawanan di ruas Jalan Lintas Sumatra.

Kronologi Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara

Dari laporan singkat yang diterima kepolisian, Bus ALS diketahui melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi. Sementara mobil tangki PT Seleraya datang dari arah Jambi menuju Lubuklinggau.

Saat tiba di lokasi kejadian di wilayah Karang Jaya, bus diduga berusaha menghindari lubang di jalan. Pengemudi kemudian membelokkan kendaraan ke arah kanan hingga melewati jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil tangki PT Seleraya. Tabrakan keras pun tidak dapat dihindari.

Benturan antara dua kendaraan besar tersebut memicu kebakaran hebat. Api dengan cepat melalap badan bus dan mobil tangki hingga menyebabkan sejumlah korban terjebak di dalam kendaraan.

“Diduga mobil ALS menghindari lubang dan membelokkan mobil ke kanan dari arah Lubuklinggau menuju Jambi sehingga menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju Lubuklinggau,” demikian isi laporan singkat kepolisian.

Empat Korban Meninggal Dunia

Dalam kejadian tersebut, pengemudi Bus ALS bernama Alif (44), warga Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia dalam kondisi terbakar.

Selain itu, seorang kenek bus bernama Saf (50), warga Medan, juga meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Sementara dari pihak mobil tangki PT Seleraya, sopir bernama Yanto dan seorang penumpang bernama Martini turut meninggal dunia terbakar di dalam kendaraan.

Satu korban lainnya dari Bus ALS, yakni kenek bernama M Fadli asal Riau, dilaporkan selamat meski mengalami luka goresan.

Polisi menduga terdapat sekitar 13 penumpang di dalam Bus ALS saat kecelakaan terjadi. Namun hingga laporan dibuat, identitas seluruh penumpang masih dalam pendataan petugas.

Kendaraan Hangus Terbakar

Akibat tabrakan tersebut, Bus ALS dan mobil tangki PT Seleraya hangus terbakar. Bahkan dalam laporan kepolisian disebutkan kendaraan mengalami kerusakan berat dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Selain dua kendaraan utama yang terlibat kecelakaan, polisi juga mencatat adanya kendaraan lain yang ikut terbakar di lokasi kejadian. Namun identitas kendaraan tersebut belum diketahui.

Petugas kepolisian bersama pihak terkait langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan kecelakaan.

Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab Kecelakaan

Hingga kini Satlantas Polres Muratara masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Polisi telah melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan korban, pencarian identitas saksi, hingga koordinasi dengan rumah sakit.

Dalam laporan itu disebutkan status penyebab kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabag Ops Polres Muratara Kompol Zulfikar SH menyatakan perkembangan lanjutan terkait kecelakaan akan segera dilaporkan apabila terdapat informasi tambahan dari hasil penyelidikan di lapangan.

Peristiwa ini juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatra wilayah Karang Jaya terganggu akibat proses evakuasi kendaraan dan penanganan korban oleh petugas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Seorang pengasuh pondok pesantren berinisial A yang menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan melarikan diri saat hendak diperiksa oleh penyidik.
Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Hamparan hijau yang menenangkan mata tersaji di Taman Piknik Cipinang Melayu, yang berlokasi di Jalan Manunggal II, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026).
UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Yogyakarta mencatat telah menerima 182 aduan terkait dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan tempat penitipan anak Little Aresha. 
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Sejumlah orang tua dari anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha melayangkan petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral