GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaga Keberlangsungan Demokrasi, DPN Diminta Transparasi dalam Mengambil Keputusan

Dewan Pertahanan Nasional (DPN) diminta untuk lebih transparasi dalam proses pengambilan keputusannya.
Kamis, 7 Mei 2026 - 01:37 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melantik tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pertahanan Nasional (DPN) diminta untuk lebih transparasi dalam proses pengambilan keputusannya.

Peneliti kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan, Gian Kasogi menilai tranparansi penting dilakukan demi menjaga keberlangsungan demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait Dewan Pertahanan Nasional atau DPN, kami khawatir konsentrasi kekuasaan yang tidak transparan di sektor pertahanan bisa menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan demokrasi Indonesia," ujar Gian kepada awak media, Jakarta, Rabu (6/5/2026). 

Gian menuturkan sejatinya DPN dibentuk dengan tujuan strategis yang mulia dan mendasar serta berfungsi mencakup penguatan koordinasi antar-lembaga negara dalam perumusan kebijakan pertahanan.

Tak hanya itu, DPN juga berfungai sebagai peningkatan kesiap-siagaan nasional dalam menghadapi ancaman internal maupun eksternal maupun forum deliberatif bagi pengambil keputusan tertinggi negara di bidang keamanan. 

"Dengan kata lain, DPN dirancang sebagai instrumen tata kelola yang memperkuat,bukan melemahkan, sistem checks and balances dalam negara demokratis. Namun, kenyataan yang berkembang menunjukkan arah yang berlawanan," ungkapanya.

Mengingat fungsi itu, Gian meminta agar DPN dapat lebih transparansi dalam mengambil kebijakannya.

Hal itu dinilai adanya narasi yang menyebutkan jika pengambilan kebijakan tak lagi berjalan secara transparansi.

Gian mengingatkan ketertutupan dalam pengambilan keputusan sektor pertahanan bukan sekadar persoalan administratif melainkan fundamental yang menyentuh jantung sistem demokrasi.

"Sesuatu yang berbahaya bagi demokrasi kalau konsentrasi kekuasaan dan pengambilan keputusan di sektor pertahanan berlangsung secara tertutup karena hal itu dapat melahirkan ancaman bagi demokrasi itu sendiri," tandas dia.

Di sisi lain, Gian mengaku jika sektor pertahanan memiliki dimensi kerahasiaan yang secara sah.

Kendati demikian, penting tetap menjaga keberlangsungan demokrasi dengan kontrol sipil sebagai fundamentalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketertutupan yang terjadi di tubuh DPN berpotensi mengikis pilar tersebut secara perlahan namun pasti. Ketika keputusan-keputusan besar menyangkut alokasi anggaran pertahanan, pengerahan kekuatan, hingga penentuan doktrin keamanan nasional dibuat tanpa transparansi, maka ruang untuk korupsi, penyimpangan, dan penyalahgunaan kekuasaan menjadi semakin terbuka lebar," jelas dia.

Gian juga menekankan ketiadaan mekanisme pengawasan yang kuat dari lembaga legislatif dan masyarakat sipil terhadap DPN menciptakan dalam tata kelola pertahanan nasional. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ibu-ibu Tagih Janji Dedi Mulyadi saat Bongkar PKL Trotoar Cicadas, KDM: Kapan Saya Bohong?

Ibu-ibu Tagih Janji Dedi Mulyadi saat Bongkar PKL Trotoar Cicadas, KDM: Kapan Saya Bohong?

Dedi Mulyadi mendadak ditagih janjinya oleh ibu-ibu saat melakukan pembongkaran PKL trotoar CIcadas, Kota Bandung. Dedi Mulyadi menegaskan tidak akan ingkar.
Pemprov DKI Ungkap Harga Cabai dan Bawang Naik Jelang Idul Adha

Pemprov DKI Ungkap Harga Cabai dan Bawang Naik Jelang Idul Adha

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan terjadi kenaikan beberapa komoditas pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026
Sidang Nenek Elina, Dokumen Tanah Disebut Hilang Usai Rumah Dibongkar

Sidang Nenek Elina, Dokumen Tanah Disebut Hilang Usai Rumah Dibongkar

Sidang lanjutan perkara dugaan kekerasan dan pengusiran paksa terhadap Elina Widjajanti atau yang dikenal sebagai Nenek Elina kembali digelar di PN Surabaya
Klaim Telah Menemukan Solusi Permasalahan pada Mobil Aston Martin, Honda Optimis Bisa Bangkit di F1 GP Kanada 2026

Klaim Telah Menemukan Solusi Permasalahan pada Mobil Aston Martin, Honda Optimis Bisa Bangkit di F1 GP Kanada 2026

Honda baru-baru ini menyatakan kalau mereka telah mengatasi persoalan getaran baterai dan keandalan unit daya dari mobil Aston Martin di F1 2026.
Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengajak para pelajar di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meningkatkan kesadaran terhadap pelindungan perempuan dan anak.
Ibu dan Anak Spesialis Pencuri Emas Lintas Provinsi Ditangkap Polisi di NTB

Ibu dan Anak Spesialis Pencuri Emas Lintas Provinsi Ditangkap Polisi di NTB

Dua perempuan berstatus ibu dan anak ditangkap anggota Satreskrim Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026), di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi umumkan sayembara Rp750 juta bagi siapa pun yang berhasil menemukan Aman Yani, sosok misterius di balik kasus pencairan dana pensiun yang viral. 
Selengkapnya

Viral