News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bima Arya Beberkan PR Besar Pemda dalam Penyusunan RKP 2027, SPM Wajib Dipenuhi sebelum Jalankan Program Nasional

Bima Arya mengingatkan hal paling mendasar yang wajib dipenuhi Pemda adalah pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebelum menjalankan program prioritas nasional.
Kamis, 7 Mei 2026 - 20:06 WIB
Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat memberikan arahan di Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) dalam rangka penyusunan RKP Tahun 2027.
Sumber :
  • Puspen Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Sinkronisasi program pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, dinilai sangat krusial.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa keselarasan perencanaan dan penganggaran menjadi faktor utama agar program prioritas nasional dapat berjalan efektif hingga tingkat daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Bima saat menjadi pembicara utama dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) untuk penyusunan RKP 2027 yang di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto, Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Bima mengatakan, sinkronisasi program kini menjadi isu yang sangat penting dalam proses pembangunan nasional. 

Ia menilai kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya.

"Sekarang tantangannya sangat berbeda," ujarnya.

Ia menjelaskan, ada tiga tantangan utama yang kini dihadapi para kepala daerah. Tantangan tersebut mencakup dinamika geopolitik global, pengawalan program prioritas nasional, serta tuntutan janji politik dan ekspektasi masyarakat di tingkat daerah.

Meski demikian, Bima menekankan bahwa pekerjaan rumah (PR) paling mendasar yang wajib dipenuhi pemerintah daerah adalah pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Standar tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), hingga bidang sosial.

"Nah, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, ini jelas, kita punya pedoman untuk melakukan sinkronisasi tadi. Kemendagri bersama Kementerian Perencanaan memastikan terjadinya sinkronisasi,” jelasnya.

Bima menilai, jika enam SPM tersebut belum berjalan optimal, maka penyelarasan program pusat dan daerah akan sulit tercapai.

Sebab, seluruh SPM harus tercantum dalam dokumen perencanaan, dialokasikan dalam anggaran program, serta memiliki target kinerja yang terukur.

Oleh karenanya, Kemendagri terus mengevaluasi pemerintah daerah yang masih mengalami hambatan dalam menjalankan program tersebut.

“Mereka kita pastikan, mampu atau enggak untuk [memenuhi] Standar Pelayanan Minimal yang paling minimal tadi. Ini adalah PR kita. Artinya, sebelum kita bicara program prioritas nasional, yang ininya (SPM) bagaimana,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, pelaksanaan program strategis nasional yang optimal di daerah dapat menjadi pendorong percepatan pembangunan.

Sebagai contoh, Bima menyoroti langkah Pemerintah Kota Jambi dalam mengawal program prioritas nasional hingga mampu memperkuat dukungan pembiayaan pembangunan daerah.

“Kebetulan minggu lalu baru kami kunjungi ke sana, Kota Jambi, ini setelah dihitung-hitung, ini karena wali kotanya agak gesit juga, dukungan pembiayaan pembangunan dari mana-mana, itu jumlahnya hampir sama dengan APBD-nya sendiri, dua triliun,” tandasnya.

Menutup paparannya, Bima meminta pemerintah daerah menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan dan penganggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mendorong penyelarasan dengan delapan klaster prioritas nasional, kepatuhan terhadap mandatori belanja, inovasi fiskal, kemudahan investasi, serta penguatan sinergi pembangunan wilayah.

Rakorbangpus tersebut turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari berbagai daerah di Indonesia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes Bandingkan Suporter Timnas Indonesia dan Italia, hingga Eks Klub Bang Jay Promosi ke Serie A

Jay Idzes Bandingkan Suporter Timnas Indonesia dan Italia, hingga Eks Klub Bang Jay Promosi ke Serie A

Kepada media Jepang, Jay Idzes bandingkan militasi suporter Timnas Indonesia dan Italia. Di sisi lain, eks klub yang pernah dibela Bang Jay promosi ke Serie A.
Gelar FGD Infrastruktur Jakbar Komitmen Dorong Konektivitas dan Ketahanan Ekonomi Wilayah

Gelar FGD Infrastruktur Jakbar Komitmen Dorong Konektivitas dan Ketahanan Ekonomi Wilayah

Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar FGD bertema, Transformasi Infrastruktur dalam menunjang Akselerasi Perekonomian, di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, pada Kamis (7/5/2025).
Manajer Persija Keberatan Duel Lawan Persib Disebut El Clasico, Singgung Nilai Sportivitas hingga Drama: Tidak Istimewa

Manajer Persija Keberatan Duel Lawan Persib Disebut El Clasico, Singgung Nilai Sportivitas hingga Drama: Tidak Istimewa

Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko menyampaikan keberatan pertandingan melawan Persib Bandung disebut istilah El Clasico karena jauh dari sportivitas.
Serap Aspirasi Siswa Mepa Boarding School, Kaesang Akan Sampaikan ke Pemerintah Pusat

Serap Aspirasi Siswa Mepa Boarding School, Kaesang Akan Sampaikan ke Pemerintah Pusat

Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep mengunjungi sekolah Mepa Boarding School di Nabire, Papua Tengah, Kamis 7 Mei 2026. Kunjungan dilakukan untuk menyerap aspirasi para siswa SMP dan SMA di sekolah tersebut. 
Sherly Tjoanda Protes Porsi Makanan di Sekolah Rakyat Cuma Sedikit, Gubernur Malut: Tidak Cukup, Mereka Makan Banyak

Sherly Tjoanda Protes Porsi Makanan di Sekolah Rakyat Cuma Sedikit, Gubernur Malut: Tidak Cukup, Mereka Makan Banyak

Dalam sesi dialog bersama para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano, Sherly Tjoanda bertanya kepada para siswa mengenai makanan yang disediakan oleh sekolah.
3,9 Juta Anak Indonesia Tak Sekolah, DPR Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan di Indonesia

3,9 Juta Anak Indonesia Tak Sekolah, DPR Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan di Indonesia

Angka anak tidak sekolah (ATS) di Indonesia masih tinggi. Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per 1 April 2026 mencatat sebanyak 3.966.858 anak usia sekolah belum mengakses pendidikan.

Trending

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho berpotensi bergabung dengan eks klub Jay Idzes yang baru promosi ke Serie A, Venezia FC.
Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jelaskan alasannya tidak menepati janji memberikan kompensasi tiga bulan kepada ribuan pekerja tambang di Kabupaten Bogor.
Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Kades Hoho tegas tetap melantik perangkat desa usai mengaku tertekan ke Dedi Mulyadi. Ia siap menghadapi gugatan PTUN dan sorotan inspektorat.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

Daftar atlet putri yang mengikuti tryout pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada mantan rekan setim Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
EKSKLUSIF: Welber Jardim Dipanggil Nova Arianto untuk Perkuat Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026

EKSKLUSIF: Welber Jardim Dipanggil Nova Arianto untuk Perkuat Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala AFF U-19 2026

Welber Jardim mengonfirmasi bahwa dirinya dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, untuk Piala AFF U-19 2026. Sang pemain serbabisa akan mengikuti pemusatan latihan (TC) mulai pekan depan.
Selengkapnya

Viral