GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Getaran Pesan Sherly Tjoanda Bicara Konektivitas di Malut: Jangan Biarkan Rakyat Terjebak Kemiskinan Imbas Jalan Putus

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos menilai minimnya pembangunan konektivitas jalan penyebab kemiskinan masyarakat Malut terjadi selama bertahun-tahun.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:04 WIB
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos (tengah) usai Musrenbang RKPD 2027
Sumber :
  • Pemprov Malut

Ternate, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos kembali menyinggung pembangunan konektivitas jalan. Situasi ini terjadi di tengah tingginya pertumbuhan ekonomi di Malut.

Sherly Tjoanda menyampaikan pesan mendalamnya terkait kebutuhan konektivitas di Malut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Ternate, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sherly Tjoanda memberikan penilaian terkait minimnya konektivitas jalan dan jembatan. Keterbatasan ini menjadi pemicu kemiskinan yang dialami masyarakat Malut.

Sherly Tjoanda menyampaikan, setidaknya 80 persen warga di Malut merupakan petani dan nelayan. Masyarakat selama ini bergantung pada hasil bumi dan laut.

"Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara tertinggi di Indonesia, namun masyarakat belum merasakan manfaatnya secara langsung," ujar Sherly Tjoanda dalam keterangan resminya, Sabtu (9/5/2026).

Pentingnya Konektivitas bagi Sherly Tjoanda

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos (tengah) setelah agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027
Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos (tengah) setelah agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027
Sumber :
  • Pemprov Malut

Sherly menyampaikan bahwa kondisi kemiskinan petani dan nelayan di Malut selama bertahun-tahun bukanlah takdir. Penyebab situasi ini tentu berkesinambungan pada keterbatasan konektivitas.

Gubernur Malut itu menjelaskan, kurangnya konektivitas membuat pendistribusian hasil pertanian dan perikanan tak berjalan baik. Bahkan, pemasaran hasil ini masih sulit dijalankan secara optimal.

Ia harus mengakui pertumbuhan ekonomi Malut tercatat paling tertinggi di Indonesia. Pada 2025, perekonomian di awal masa jabatannya bertumbuh di angka 34 persen. (YoY).

Wanita berusia 43 tahun itu merasa belum puas terhadap hasil data ini. Penyebab lantaran 34 persen pertumbuhan ekonomi ini belum dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat Malut.

Maksudnya, pertumbuhan ekonomi di Malut belum dapat merata dengan baik. Hal ini mendorong Sherly menekankan pentingnya pembangunan konektivitas jalan dan jembatan.

"Masyarakat selalu bertanya, 'Di mana uangnya?'. Mereka tidak merasakannya karena jalan rusak berat. Petani kita punya hasil kebun, nelayan punya banyak ikan, namun mereka tetap miskin lantaran tidak bisa membawanya ke pasar," terangnya.

"Satu-satunya kunci dan prioritas adalah konektivitas agar hasil bumi dan hasil laut masyarakat bisa terhubung dengan pasar," lanjutnya dengan tegas.

Sayangnya untuk mewujudkan hal itu tidak mudah. Pemprov Malut dihadapi pada pemotongan anggaran daerah yang jumlahnya mencapai triliunan rupiah.

Pemotongan ini menyasar pada Kabupaten/Kota hingga provinsi. Hal itu membuat anggaran membangun konektivitas sangat terbatas.

Apa Saja Kebijakan Nekat yang Diambil di Tengah Keterbatasan Anggaran?

Sherly Tjoanda menyikapi keterbatasan anggaran sebagai penghambat pembangunan konektivitas. Ia mengambil kebijakan berani dengan cara memprioritaskan fungsi ketimbang kemewahan.

Sherly menyampaikan bahwa pemerintah telah mendata jalan rusak berat di Malut. Setidaknya total jalan yang mengalami kerusakan berat sekitar 1.900 kilometer.

Lanjut dia, Pemprov Malut akan memfokuskan pembangunan jalan berbasis pengaspalan model Lapisan Penetrasi (Lapen). Tujuannya untuk memperluas jangkauan konektivitas antarwilayah di Malut.

Target dari kebijakan, kata Sherly, akses desa-desa yang terisolasi dapat tersambung ke pusat pasar. Hal ini dapat menggerakkan ekonomi rakyat.

Ia membagikan logika dari keterbatasan anggaran ini. Pembangunan 1 km jalan Hotmix bisa memakan biaya Rp8 miliar, sedangkan pemerintah dapat membantun 4 km jalan Lapen dengan dana serupa.

Istri mendiang Benny Laos ini menyinggung skema "Kontrak Payung". Pemprov Malut menggunakan skema ini yang pertama di Indonesia.

Pemprov Malut menerapkan skema ini untuk pembangunan infrastruktur. Tujuannya tak lain untuk menghemat biaya sampai 30 persen sehingga dapat mempercepat pelaksanaan program.

Gubernur Malut menggeser peran konektivitas selain untuk jalan. Ia menyinggung tentang situasi pendidikan yang masih menjadi kegelisahan bagi masyarakat.

Sherly tidak mau mendengar lagi terkait anak-anak di kepulauan putus sekolah. Ia enggan hal ini terjadi karena dipengaruhi keterbatasan akses maupun biaya komite.

Ia kembali menyinggung program pendidikan gratis pada 2025. Dampak pemerintah menggratiskan uang komite membuat 10 ribu anak kembali mendapat hak pendidikannya.

"Tahun 2026, kita luncurkan Sekolah Jarak Jauh untuk wilayah Morotai, Halut, dan Haltim. Tidak ada alasan lagi anak Malut tidak punya ijazah SMA hanya karena tinggal di pulau terpencil," minta dia.

Maka dari itu, ia menginstruksikan kepada para Bupati dan Wali Kota di wilayah Malut. Dengan perintah keras, ia meminta agar mereka lebih peduli pada pembangunan fisik.

Menurutnya, pembangunan secara fisik dapat menyentuh hati rakyat. Sementara, kegiatan seremonial birokrasi hanya membuang waktu secara sia-sia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita menjadi pemimpin mungkin hanya sekali, biarlah yang sedikit itu bermanfaat bagi banyak orang. Mari berhenti copy-paste program, mari mulai bekerja dengan data dan hati," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ditolak Dedi Mulyadi, Bupati Bogor Koreksi Orasi Polemik Tambang yang Ditutup Gubernur Jabar: Tidak Niat Melawan

Ditolak Dedi Mulyadi, Bupati Bogor Koreksi Orasi Polemik Tambang yang Ditutup Gubernur Jabar: Tidak Niat Melawan

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengklarifikasi pernyataan mendesak Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sikapi kebijakan penutupan izin tambang di Kabupaten Bogor.
Asalkan Mau Lakukan Ini, KDM Bakal Beri Upah Petani Sayur di Kaki Gunung Gede-Pangrango Rp2 Juta Per Bulan

Asalkan Mau Lakukan Ini, KDM Bakal Beri Upah Petani Sayur di Kaki Gunung Gede-Pangrango Rp2 Juta Per Bulan

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau KDM membuat kebijakan baru bagi para petani di kaki Gunung Gede-Pangrango, Kabupaten Cianjur.
Setahun Tanpa Perkembangan, KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Kasus Korupsi Proyek Jalan yang Sempat Seret Nama Ria Norsan

Setahun Tanpa Perkembangan, KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Kasus Korupsi Proyek Jalan yang Sempat Seret Nama Ria Norsan

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyoroti lambannya langkah KPK dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Sekabuk–Sei Sederam dan Jalan Sebukit Rama–Sei Sederam di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar).
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Penetapan Tersangka oleh Polda Metro Jaya Dinilai Tak Selaras dengan Satgas Anti Mafia Tanah, Kubu Terlapor Pilih Bersurat ke DPR RI dan Kapolri

Penetapan Tersangka oleh Polda Metro Jaya Dinilai Tak Selaras dengan Satgas Anti Mafia Tanah, Kubu Terlapor Pilih Bersurat ke DPR RI dan Kapolri

Polda Metro Jaya disebut menetapkan dua orang berinisial ICS dan SR sebagai tersangka meski keduanya tengah melaporkan dugaan kasus penggelapan sertifikat tanah dan bangunan.
Lensa Berbicara: Limbah Tekstil Cemari Kali Cakung Grand Jakarta Utara

Lensa Berbicara: Limbah Tekstil Cemari Kali Cakung Grand Jakarta Utara

Kali Cakung Grand yang berada di kawasan Kampung Sepatan, Rorotan, Jakarta Utara diduga mengalami pencemaran limbah tekstil dari sejumlah pabrik di sekitar wilayah tersebut, Jumat (8/5/2026). Kondisi kali yang memiliki kedalaman sekitar enam meter itu kini memprihatinkan, dipenuhi sampah dan lumpur pekat yang membahayakan warga.

Trending

Link Live Streaming Drawing Piala Asia 2027, John Herdman Bisa Pantau Kekuatan Lawan Timnas Indonesia

Link Live Streaming Drawing Piala Asia 2027, John Herdman Bisa Pantau Kekuatan Lawan Timnas Indonesia

Dengan perbedaan jam Jeddah dan Jakarta, Suporter Garuda terpaksa begadang untuk memantau calon lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 nanti.
Pipinya Dicium 'Emak-emak' Ketika Lagi Interaksi dengan Warga, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Bukan Main: Ehh, Ibu

Pipinya Dicium 'Emak-emak' Ketika Lagi Interaksi dengan Warga, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Bukan Main: Ehh, Ibu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kaget bukan main ketika seorang ibu tiba-tiba mencium pipinya saat dia tengah fokus mendengar aspirasi warga di Rua, Ternate.
Pejabat Kemen PU Minta Hal Ini, Gubernur Sherly Tjoanda Tertawa Saat Tinjau Sekolah Rakyat

Pejabat Kemen PU Minta Hal Ini, Gubernur Sherly Tjoanda Tertawa Saat Tinjau Sekolah Rakyat

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda belakangan menjadi sorotan usai tingkah laku yang mengundang perhatian publik.
Mutasi dan Rotasi Jabatan Polri, Sembilan Kapolda dan Lima Wakapolda Berganti

Mutasi dan Rotasi Jabatan Polri, Sembilan Kapolda dan Lima Wakapolda Berganti

Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Sembilan Kapolda dan lima Wakapolda di beberapa wilayah Indonesia berganti.
Erupsi Gunung Dukono Buat Puluhan Pendaki Terjebak, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Bilang Begini

Erupsi Gunung Dukono Buat Puluhan Pendaki Terjebak, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Bilang Begini

Gunernur Maluku Utara (Malut) mengimbau masyarakat tetap tenang. Hal ini menyusul kabar erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara menyebabkan 20 pendaki terjebak.
Ribut soal Stadion, Luciano Leandro Pilih Beri Suntikan Berkelas untuk Jakmania Jelang Laga Persija Vs Persib

Ribut soal Stadion, Luciano Leandro Pilih Beri Suntikan Berkelas untuk Jakmania Jelang Laga Persija Vs Persib

Luciano Leandro memberikan pesan mendalam menjelang pertandingan El Clasico antara Persija Jakarta versus Persib Bandung di pekan ke-32 Super League 2025/2026.
Getaran Pesan Sherly Tjoanda Bicara Konektivitas di Malut: Jangan Biarkan Rakyat Terjebak Kemiskinan Imbas Jalan Putus

Getaran Pesan Sherly Tjoanda Bicara Konektivitas di Malut: Jangan Biarkan Rakyat Terjebak Kemiskinan Imbas Jalan Putus

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos menilai minimnya pembangunan konektivitas jalan penyebab kemiskinan masyarakat Malut terjadi selama bertahun-tahun.
Selengkapnya

Viral