GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Amankan 11 Bayi dari Rumah Penampungan Anak di Sleman, Diduga Anak Hasil Hubungan di Luar Nikah

Polisi amankan 11 bayi dari rumah penampungan di Sleman. Mayoritas diduga anak hasil hubungan di luar nikah, polisi selidiki legalitas tempat.
Senin, 11 Mei 2026 - 14:31 WIB
Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kasus mengejutkan terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 11 bayi diamankan aparat kepolisian dari sebuah rumah penampungan anak di wilayah Hargobinangun, Pakem, Jumat (8/5/2026).

Pengungkapan kasus ini langsung menjadi perhatian publik setelah polisi menduga mayoritas bayi tersebut merupakan anak hasil hubungan di luar pernikahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait operasional rumah penampungan tersebut, termasuk legalitas tempat dan kemungkinan adanya unsur pidana.

Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi mengatakan kasus ini bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas di dalam rumah tersebut.

Warga Curiga Ada Belasan Bayi dalam Satu Rumah

Menurut Wiwit, warga merasa janggal karena terdapat banyak bayi yang dirawat dalam satu rumah oleh hanya tiga orang pengasuh.

Kecurigaan semakin kuat lantaran kepala dusun setempat mengaku tidak pernah menerima informasi terkait keberadaan tempat penampungan bayi tersebut.

“Kami merasa ada hal yang janggal terhadap adanya 11 bayi di Hargobinangun tersebut. Di satu rumah yang ditunggui atau dirawat oleh tiga orang. Karena dari kepala dusun setempat belum mendapatkan informasi apa pun, maka melaporkan itu kepada kepolisian,” kata Wiwit kepada awak media, Senin (11/5/2026).

Setelah menerima laporan, polisi kemudian melakukan pemeriksaan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dari hasil pengecekan di lokasi, aparat menemukan 11 bayi dengan usia yang berbeda-beda berada di dalam rumah penampungan tersebut.

Mayoritas Bayi Diduga Lahir di Luar Pernikahan

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga sebagian besar bayi tersebut lahir dari hubungan di luar pernikahan.

Beberapa ibu biologis disebut menitipkan anak mereka di tempat tersebut karena alasan pekerjaan maupun pendidikan.

Bahkan, sebagian orang tua bayi diketahui masih berstatus mahasiswi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“(Asal usul orang tua) ada yang kerja, ada yang mahasiswi. Dari informasi yang kami dapat, dari 11 bayi itu mayoritas memang di luar pernikahan,” ungkap Wiwit.

Rata-rata usia bayi yang dititipkan di rumah tersebut berkisar antara satu hingga 10 bulan. Bayi laki-laki maupun perempuan diketahui dirawat di lokasi yang sama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soroti Maraknya OTT di Daerah, Wamendagri Sebut Peluncuran Panduan Antikorupsi Jadi Momentum Reformasi dan Birokrasi

Soroti Maraknya OTT di Daerah, Wamendagri Sebut Peluncuran Panduan Antikorupsi Jadi Momentum Reformasi dan Birokrasi

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menilai pendidikan antikorupsi harus menjadi dasar dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan kreatif.
Gerakan Pemilahan Sampah Dimulai, Pramono Instruksikan RT hingga Wali Kota Bergerak Masif

Gerakan Pemilahan Sampah Dimulai, Pramono Instruksikan RT hingga Wali Kota Bergerak Masif

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan gerakan pemilahan sampah di Jakarta sudah dimulai pada 10 Mei 2026. Tetkait hal ini, dia menyebut telah instruksi
Jika Negosiasi Damai Iran-AS Buntu hingga Harga Minyak Ikut Menguat, Apa Kabar Nilai Tukar Rupiah?

Jika Negosiasi Damai Iran-AS Buntu hingga Harga Minyak Ikut Menguat, Apa Kabar Nilai Tukar Rupiah?

Rupiah diprediksi melemah setelah negosiasi damai Iran dan AS menemui jalan buntu. Penguatan dolar AS dan harga minyak jadi pemicu utama.
Tabir Kasus Pencabulan Santri di Surabaya, Pelaku Akui Takut Zina Tapi Cabuli 7 Santri Laki-laki

Tabir Kasus Pencabulan Santri di Surabaya, Pelaku Akui Takut Zina Tapi Cabuli 7 Santri Laki-laki

Kasus pencabulan sejumlah santri menjadi sorotan publik, terutama di Pati. Namun, usai kasus di Pati, mencuat kasus guru ngaji cabuli 7 santri di Surabaya.
Tubuh Makin Kurus hingga Disuntik 8 Titik, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jawab Keresahan Publik: Sengaja Diet

Tubuh Makin Kurus hingga Disuntik 8 Titik, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jawab Keresahan Publik: Sengaja Diet

Sosok Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa tengah menjadi sorotan hangat publik dalam beberapa waktu terakhir. Perubahan fisiknya yang terlihat drastis mem-
Bahlil Resmi Tunda Kenaikan Royalti Tambang Emas hingga Nikel, Pengusaha Sempat Protes

Bahlil Resmi Tunda Kenaikan Royalti Tambang Emas hingga Nikel, Pengusaha Sempat Protes

Bahlil Lahadalia resmi menunda usulan kenaikan tarif royalti tambang emas, nikel, tembaga hingga timah setelah menerima masukan dari pengusaha.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral