News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zulhas Pasang Target 25 Lokasi PSEL Selesai Dalam Dua Tahun, TPA Open Dumping Bakal Disapu Bersih

Pemerintah memasang target agresif untuk menuntaskan persoalan TPA berstatus darurat paling lambat Mei 2028 melalui percepatan pembangunan fasilitas pengolahan
Senin, 11 Mei 2026 - 16:13 WIB
Zulhas Pasang Target 25 Lokasi PSEL Selesai Dalam Dua Tahun, TPA Open Dumping Bakal Disapu Bersih
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah memasang target agresif untuk menuntaskan persoalan tempat pemrosesan akhir (TPA) berstatus darurat paling lambat Mei 2028 melalui percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di puluhan daerah.

Langkah ini diambil setelah krisis sampah dinilai telah berubah menjadi ancaman serius bagi lingkungan, kesehatan publik, hingga keselamatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, persoalan sampah tidak lagi bisa diperlakukan sebagai isu pinggiran karena dampaknya telah meluas pada pencemaran tanah, air, dan udara di berbagai kota besar.

Tahap awal penanganan akan difokuskan pada TPA kategori darurat yang masih menggunakan sistem open dumping dengan volume timbunan lebih dari 1.000 ton per hari. Pemerintah mencatat terdapat 25 lokasi prioritas yang mencakup 62 kabupaten dan kota dengan tingkat kedaruratan tertinggi.

“Dalam 3 tahun ke depan, harus kita selesaikan 25 lokasi mencakup 62 kabupaten kota, yang darurat, yang di atas 1.000 ton (sampah),” kata Zulhas, di Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

Menurut pemerintah, volume tersebut merepresentasikan sekitar 22,5 persen persoalan sampah nasional yang paling mendesak untuk segera ditangani. Kasus sampah yang sempat menimbulkan korban jiwa di Jakarta disebut menjadi alarm keras bahwa kondisi darurat sampah telah memasuki fase membahayakan.

Pemerintah menargetkan seluruh proses administrasi proyek selesai dalam enam bulan sebelum masuk tahap pembangunan fisik selama dua tahun.

Dengan skema tersebut, sebagian proyek pengolahan sampah ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 sebelum seluruh lokasi prioritas dituntaskan pada Mei 2028.

“Yang darurat tadi harus kita selesaikan. Dari musuh menjadi bermanfaat,” ujar Zulhas.

Setelah penanganan tahap pertama rampung, pemerintah akan bergerak menyelesaikan sisa 77,5 persen persoalan sampah nasional yang berasal dari daerah dengan timbulan sampah sekitar 500 hingga 700 ton per hari. Penyelesaian tahap lanjutan itu ditargetkan berjalan hingga 2029.

Untuk mempercepat eksekusi, pemerintah membuka ruang penggunaan berbagai teknologi pengolahan sampah sesuai kebutuhan masing-masing daerah, mulai dari refuse derived fuel (RDF), tempat pengolahan sampah terpadu (TPST), hingga teknologi pirolisis.

Pemerintah juga menggandeng Institut Teknologi Bandung dan Badan Riset dan Inovasi Nasional guna memastikan teknologi yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan dan efektif diterapkan di daerah.

Meski begitu, pemerintah menilai penyelesaian krisis sampah tidak cukup hanya mengandalkan proyek infrastruktur berskala besar.

Peran kepala daerah disebut menjadi kunci utama agar pengelolaan sampah bisa dimulai langsung dari sumbernya, termasuk rumah tangga, pasar, sekolah, restoran, pertokoan, hingga kawasan perkantoran.

Menurut Zulhas, gubernur, wali kota, dan bupati harus menjadi motor perubahan dalam membangun sistem pengelolaan sampah mandiri di wilayah masing-masing paling lambat 2029.

“Kuncinya adalah gubernur, bupati, dan wali kota. Yang paling penting kesadaran,” katanya.

Sebagai bagian dari percepatan proyek, pemerintah juga menjadwalkan penandatanganan kontrak lanjutan untuk tiga proyek awal bersama Danantara pekan depan agar pembangunan fasilitas pengolahan sampah segera dimulai. (agr/aag)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Puncak HUT DKI Jakarta, Ini Harapan Pasangan Pramono-Rano Karno untuk Warga

Momen Puncak HUT DKI Jakarta, Ini Harapan Pasangan Pramono-Rano Karno untuk Warga

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap warga ibu kota bisa hidup dengan nyaman, mudah dan bahagia dalam momen acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Serangan AS Disebut Langgar MoU Perdamaian, Iran: Brutal!

Serangan AS Disebut Langgar MoU Perdamaian, Iran: Brutal!

Serangan AS terhadap negaranya merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang telah disepakati kedua negara
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo Vs Uzbekistan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo Vs Uzbekistan

RD Kongo akan menghadapi Uzbekistan pada laga terakhir Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat (AS), Minggu (28/6/2026) dengan kick-off pukul 06.30 WIB.
Ternyata Hal Ini yang Buat Jokowi Yakin PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029: Semuanya Harus Kerja Keras

Ternyata Hal Ini yang Buat Jokowi Yakin PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029: Semuanya Harus Kerja Keras

Mantan Presiden ke-7 RI, Jokowi yakin PSI lolos parlemen di Pemilu 2029. Hal itu ia ungkapkan saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Tulang Bawang,
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Portugal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Portugal

Duel Kolombia Vs Portugal menjadi salah satu laga yang paling dinantikan dan diprediksi berlangsung sengit pada matchday terakhir Grup K Piala Dunia 2026.
Buntut Kubu Jokowi sebut Orang Kuat untuk Angkat Roy Suryo Jadi Menteri, Kuasa Hukum: Tuduhan yang Serius

Buntut Kubu Jokowi sebut Orang Kuat untuk Angkat Roy Suryo Jadi Menteri, Kuasa Hukum: Tuduhan yang Serius

Buntut kubu mantan Presiden ke-7 Jokowi sebut orang kuat diduga di balik Roy Suryo untuk angkat Roy sebagai menteri. Ternyata  menuai respons menohok dari Kuasa

Trending

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung), Reda Manthovani mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) jadi garda terdepan pengawasan tata kelola pemerintahan desa serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Memasuki 29 Juni 2026, energi positif diperkirakan mengiringi perjalanan finansial beberapa zodiak. Berikut enam zodiak yang paling bercuan deras di hari itu.
Selengkapnya

Viral