GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.
Senin, 11 Mei 2026 - 17:20 WIB
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Arief Wibisono, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat mendaki Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Tim SAR gabungan menemukan Arief pada Senin pagi setelah dilakukan proses pencarian intensif di kawasan jalur pendakian Gunung Puntang melalui Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Pameungpeuk, Dedi, membenarkan kabar ditemukannya mahasiswa ITB tersebut.

“Alhamdulillah berhasil ditemukan dengan sehat,” kata Dedi saat dikonfirmasi di Bandung, Senin.

Penemuan Arief menjadi kabar melegakan setelah sebelumnya mahasiswa berusia 25 tahun itu sempat hilang kontak usai melakukan pendakian bersama dua rekannya.

Korban Ditemukan Setelah Keluar dari Jalur Pendakian

Dedi menjelaskan Arief ditemukan setelah diduga keluar dari jalur awal pendakian yang seharusnya dilalui saat turun menuju basecamp.

Menurutnya, posisi korban ditemukan cukup jauh dari titik awal masuk pendakian, yakni sekitar delapan kilometer dari jalur semula.

“Korban ditemukan setelah keluar dari jalur awal pendakian dengan jarak sekitar delapan kilometer dari titik masuk pendakian,” ujarnya.

Setelah ditemukan, Arief langsung dibawa petugas menuju lokasi aman untuk mendapatkan penanganan awal dan pemeriksaan kondisi fisik.

"Mahasiswa masih dibawa ke tempat yang aman dulu," kata Dedi.

Meski sempat hilang kontak selama proses pendakian, kondisi korban dipastikan selamat saat ditemukan tim SAR gabungan.

Pendakian Berawal dari Sabtu Siang

Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan Arief melakukan pendakian bersama dua rekannya pada Sabtu (9/5/2026).

Rombongan diketahui mendaki menuju Puncak Mega di Gunung Puntang dan tiba sekitar pukul 12.00 WIB.

Setelah berada di puncak dan beristirahat selama kurang lebih satu jam, ketiganya memutuskan turun kembali menuju basecamp Gunung Puntang.

Namun dalam perjalanan turun, Arief berjalan lebih dulu meninggalkan dua rekannya.

“Setelah beristirahat selama satu jam, rombongan memutuskan turun menuju basecamp Gunung Puntang. Namun korban berjalan lebih dahulu meninggalkan dua rekannya,” kata Ade.

Saat dua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, Arief ternyata belum kembali. Kondisi tersebut langsung memicu kekhawatiran karena korban tidak dapat dihubungi.

Pencarian Dilakukan Hingga Malam Hari

Mengetahui Arief belum tiba di basecamp, kedua rekannya bersama ranger Gunung Puntang langsung melakukan pencarian mandiri di sekitar jalur pendakian.

Pencarian awal dilakukan hingga pukul 22.00 WIB, namun belum membuahkan hasil.

“Ketika kedua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, korban belum kembali sehingga dilakukan pencarian mandiri bersama ranger basecamp hingga pukul 22.00 WIB, namun belum membuahkan hasil,” ujar Ade.

Karena korban belum ditemukan, Kantor SAR Bandung kemudian menerjunkan tim untuk melakukan asesmen dan pencarian lanjutan bersama unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi.

“Tim dari Kantor SAR Bandung diberangkatkan untuk melaksanakan asesmen dan pencarian bersama unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi,” katanya.

Tim SAR Gabungan Dikerahkan ke Gunung Puntang

Operasi pencarian terhadap mahasiswa ITB tersebut melibatkan berbagai unsur gabungan, mulai dari Kantor SAR Bandung, Brimob, hingga Tim Ranger Pasir Kuda.

Tim pencari juga dilengkapi sejumlah perlengkapan pendukung untuk mempercepat proses evakuasi dan pencarian di kawasan pegunungan.

Peralatan yang digunakan di antaranya alat komunikasi, perlengkapan medis, hingga kendaraan evakuasi.

Proses pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin pagi.

Keberhasilan evakuasi Arief sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang sempat menyita perhatian masyarakat, terutama kalangan pendaki dan civitas akademika ITB.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting bagi para pendaki agar tetap menjaga komunikasi dan tidak terpisah dari rombongan saat melakukan aktivitas pendakian di kawasan pegunungan. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes DKI Jakarta mengungkap empat kasus Hantavirus ditemukan pada 2026, tiga pasien sembuh dan satu lainnya masih berstatus suspek.
“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

Warga Parung Panjang dan Bogor Barat kembali resah usai truk tambang ramai melintas setelah muncul wacana pembukaan kembali tambang berizin.
Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan pelecehan seksual yang mengguncang Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Kiai Ashari sosok pengasuh ...
Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena masyarakat yang cepat membentuk opini terhadap konflik figur publik dinilai semakin kuat di era digital. 
WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Buka Jalan Talenta Muda ke Eropa

WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Buka Jalan Talenta Muda ke Eropa

Mengusung tema 'Jembatan Mengantar Mereka Jadi Hebat', WOSPAC Barcelona Rep Office Indonesia hadir sebagai wadah pendampingan untuk memaksimalkan potensi calon atlet muda Tanah Air.
Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Yakin Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Baru Juga Gabung, Media Korea Sudah Yakin Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League Korea 2026/2027. Media Korea langsung soroti comeback Megatron.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral