News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Siswa Madrasah Aliyah Padang Dikeluarkan dari Sekolah Karena Nunggak Bayar Seragam Rp300 Ribu

Ironis nasib dua siswa Madrasah Aliyah (selevel SMA) MAS Al Furqan yang tinggal di Panti Asuhan Nur Ilahi, Kota Padang, Sumbar, begitu diksi yang dialamatkan
Senin, 11 Mei 2026 - 19:34 WIB
Ilustrasi Pelajar
Sumber :
  • istimewa - istock photo

Jakarta, tvOnenews.com - Ironis nasib dua siswa Madrasah Aliyah (selevel SMA) MAS Al Furqan yang tinggal di Panti Asuhan Nur Ilahi, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), begitu diksi yang dialamatkan warganet di media sosial. Pasalnya, dua siswa itu dikeluarkan dari sekolahnya, karena diduga nunggak bayar seragam senilai Rp300 ribu.

Dalam hal ini, Ketua Panti Asuhan Nur Ilahi, Renol Putra, mengatakan kejadian bermula pada Sabtu (9/5/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat itu, dirinya berada dalam perjalanan dari Jakarta menuju Padang.

Dalam perjalanan tersebut, kepala sekolah menghubungi secara intensif untuk menagih biaya seragam sekolah dua siswa yang dimaksud.

dimaksud.

"Anak-anak ini memang disuruh berhenti dan mencari sekolah lain. Sebelum diberhentikan, kepala sekolah sudah berbicara kepada kami dan meminta uang Rp 300 ribu tersebut," beber Renol kepada wartawan, Senin (11/5/2026).

Renol mengaku saat dirinya sedang dalam perjalanan, ia tidak dapat merespons panggilan telepon dari pihak sekolah secara langsung. 

Kemudian meminta agar persoalan biaya dibahas secara tatap muka setelah sampai di Padang.

Namun, pihak sekolah justru mengirim pesan singkat WhatsApp yang berisi instruksi agar kedua siswa keluar dari sekolah.

Renol menyebutkan kebijakan yang diambil oleh pihak sekolah sangat disayangkan, mengingat nominal yang dipermasalahkan tidak besar dibandingkan dengan hak pendidikan para siswa.

"Saya heran, kenapa gara-gara uang Rp 300 ribu sampai-sampai anak harus dikeluarkan dari sekolah," jelasnya.

Untuk diketahui, sampai saat ini, pihak Panti Asuhan Nur Ilahi masih menunggu itikad baik dari pihak sekolah. Renol menyatakan telah mengundang manajemen sekolah untuk datang ke panti guna memberikan klarifikasi sekaligus mencari solusi agar permasalahan ini tidak berlarut-larut.

Meski telah ada beberapa pihak yang menghubungi melalui telepon dan mengeklaim sebagai perwakilan sekolah, belum ada pertemuan formal atau kesepakatan yang tercapai.

"Bagi saya, yang terpenting permasalahan ini cepat selesai agar anak-anak bisa kembali bersekolah dengan tenang," ucapnya.

Di samping itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk bergerak cepat mencari solusi agar kedua siswa tetap bisa melanjutkan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan timnya yang dipimpin sekretaris dinas bersama kabid segera turun ke lapangan melakukan penelusuran langsung ke panti asuhan tempat kedua siswa tinggal.

"Bapak Wali Kota meminta agar persoalan ini segera ditangani. Jangan sampai ada anak di Kota Padang kehilangan hak pendidikan hanya karena persoalan biaya," ujarnya.

Pemkot Padang pun menyerahkan bantuan kepada kedua siswa tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Tidak hanya itu, pemerintah juga mencarikan sekolah baru sesuai permintaan kedua siswa agar dapat kembali mengikuti proses belajar dengan nyaman.

Yopi menegaskan, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan Padang Juara dalam memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.

"Prinsipnya, sesuai arahan Bapak Wali Kota, tidak boleh ada anak di Kota Padang yang putus sekolah. Kita ingin menekan angka tidak sekolah hingga nol," tegasnya.

Ia juga mengimbau pihak sekolah dan wali murid agar lebih terbuka berkomunikasi apabila mengalami kendala ekonomi, sehingga pemerintah dapat segera hadir memberikan pendampingan dan solusi.

Untuk diketahui, sampai berita ini diterbitkan, pihak tvOnenews.com terus berupaya untuk menkonfirmasi kabar tersebut ke pihak Kepala MAS Al Furqan. (aag)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menanggapi inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/9/2026).
Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

ohn Herdman menjelaskan minimnya tembakan Timnas Indonesia saat melawan Singapura. Menurutnya, skuad Garuda masih membangun ritme dan kombinasi pemain baru.
Meski Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Odekta Naibaho Lampaui Catatan Waktu saat Hattrick Emas SEA Games

Meski Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Odekta Naibaho Lampaui Catatan Waktu saat Hattrick Emas SEA Games

Pelari Indonesia yang turun di cabor Atletik nomor Marathon Putri yakni Odekta Naibaho dipastikan gagal membawa pulang medali pada gelaran Asian Games 2026.
Lokasi Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rencananya di Samping Pusara Fatmawati

Lokasi Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rencananya di Samping Pusara Fatmawati

Rencana lokasi pemakaman Guruh Soekarnoputra, adik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di sebelah makam Fatmawati, istri Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno.
Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Ole Romeny menegaskan ketajamannya bersama Timnas Indonesia di SUGBK bukan sekadar keberuntungan. Ia menyebut kerja keras dan kepercayaan diri jadi kuncinya.
Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga atletik nomor Marathon Putra, Robi Syianturi, gagal mempersembahkan medali untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026 ini.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral