GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MSCI Umumkan Nasib Saham Indonesia Malam Ini, Ini yang Ditunggu Investor Saat IHSG Anjlok

IHSG ditutup anjlok 0,68 persen dan rupiah tembus Rp17.500. Pasar kini menanti pengumuman penting MSCI soal saham Indonesia.
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:40 WIB
Pekerja berjalan di samping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (12/5/2026), di tengah meningkatnya kekhawatiran investor menjelang pengumuman review indeks MSCI yang dijadwalkan berlangsung malam ini.

IHSG sempat menguat hampir 1 persen pada awal perdagangan, namun berbalik arah dan akhirnya ditutup melemah 0,68 persen ke level 6.858,90 pada akhir sesi kedua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 463 saham tercatat turun, 207 saham naik, dan 151 saham stagnan. Nilai transaksi pasar mencapai Rp16,29 triliun dengan volume perdagangan 32,97 miliar saham.

Tidak hanya pasar saham, tekanan juga terjadi pada nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.500 per dolar AS, menjadi pelemahan terdalam sepanjang sejarah.

Pasar Wait and See Menunggu Pengumuman MSCI

Pelaku pasar saat ini fokus menunggu hasil rebalancing indeks MSCI atau Morgan Stanley Capital International yang akan diumumkan pada Selasa malam waktu Eropa atau Rabu dini hari WIB.

MSCI merupakan penyedia indeks global yang menjadi acuan banyak investor institusi dunia dalam menentukan alokasi investasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Karena itu, setiap perubahan dalam indeks MSCI dapat memengaruhi arus dana asing masuk maupun keluar dari pasar saham domestik.

Kekhawatiran terbesar pasar saat ini adalah potensi penurunan bobot Indonesia di indeks global MSCI yang dapat memicu aksi jual lanjutan oleh investor asing.

Apa Saja yang Akan Diumumkan MSCI?

Dalam pengumuman rebalancing Mei 2026, MSCI diperkirakan akan mengumumkan sejumlah hal penting terkait posisi saham Indonesia di indeks global.

Berikut poin-poin utama yang menjadi perhatian pasar:

1. Penyesuaian Indeks Global MSCI

MSCI akan mengumumkan hasil review untuk berbagai indeks global, termasuk:

  • MSCI Global Standard Indexes

  • MSCI Global Small Cap

  • MSCI Frontier Markets

  • Indeks pasar negara berkembang lainnya

Hasil review tersebut akan menentukan perubahan komposisi saham dan bobot masing-masing negara di indeks global.

2. Tidak Ada Saham Baru Indonesia yang Masuk

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya memastikan tidak ada saham baru asal Indonesia yang masuk dalam review MSCI kali ini.

Kondisi ini memicu kekhawatiran karena Indonesia dinilai kehilangan peluang menambah bobot pasar di indeks global.

3. Potensi Ada Saham Indonesia yang Dikeluarkan

Selain tidak ada saham baru yang masuk, pasar juga khawatir sejumlah saham Indonesia justru berpotensi dikeluarkan dari indeks MSCI.

Saham yang memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC) disebut paling berisiko terkena evaluasi.

Jika saham-saham tersebut keluar dari indeks MSCI, maka potensi tekanan jual asing diperkirakan semakin besar.

4. Risiko Dana Asing Keluar hingga Rp31 Triliun

Salah satu dampak yang paling ditakuti pasar adalah potensi capital outflow atau dana asing keluar dari Indonesia.

Sejumlah analis memperkirakan hasil rebalancing MSCI dapat memicu outflow hingga US$1,8 miliar atau setara sekitar Rp31,5 triliun.

Arus keluar dana asing tersebut berpotensi menekan IHSG lebih dalam sekaligus memperlemah nilai tukar rupiah.

5. Reformasi Pasar Modal Indonesia Jadi Sorotan

MSCI juga masih melakukan evaluasi terhadap reformasi pasar modal Indonesia, khususnya terkait keterbukaan pemegang saham dan aturan free float.

Bursa Efek Indonesia dan OJK saat ini terus mendorong reformasi pasar agar memenuhi standar global MSCI.

Namun dalam jangka pendek, reformasi tersebut justru berpotensi memberikan tekanan sementara terhadap pasar.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menilai kondisi saat ini merupakan bagian dari proses penguatan pasar modal Indonesia.

“Kalaupun ada penyesuaian jangka pendek, kita melihat ini sebagai short term pain lah. Tapi Insya Allah long term gain,” ujar Friderica.

Efektif Berlaku Akhir Mei 2026

Jika terdapat perubahan dalam hasil review MSCI, maka seluruh penyesuaian tersebut akan mulai berlaku efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Karena itu, pasar saat ini masih bergerak sangat hati-hati sambil menunggu kepastian hasil pengumuman resmi.

IHSG dan Rupiah Sama-Sama Tertekan

Tekanan terhadap IHSG juga diperburuk oleh sentimen global.

Penguatan dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat membuat investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko di negara berkembang.

Di sisi lain, memanasnya konflik antara AS dan Iran turut memperbesar kekhawatiran pasar global.

Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut gencatan senjata dengan Iran berada di “ujung tanduk” setelah Teheran menolak proposal damai Washington.

Ketegangan di Selat Hormuz membuat dolar AS kembali menguat. Indeks dolar AS (DXY) tercatat naik ke level 98,115 dan semakin menekan mata uang emerging market termasuk rupiah.

Di tengah tekanan tersebut, IHSG menjadi salah satu indeks dengan performa terburuk di Asia hari ini, hanya kalah dari indeks KOSPI Korea Selatan yang turun lebih dari 2 persen. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beckham Putra Bereaksi usai Rizky Ridho Klarifikasi Insiden Jambak yang Viral di Media Sosial, Sikap Pemain Persib Ini Jadi Sorotan

Beckham Putra Bereaksi usai Rizky Ridho Klarifikasi Insiden Jambak yang Viral di Media Sosial, Sikap Pemain Persib Ini Jadi Sorotan

Beckham Putra bereaksi usai Rizky Ridho klarifikasi insiden viral seusai laga Persib Bandung vs Persija Jakarta. Sikapnya jadi sinyal keduanya tak bermasalah.
23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, Jakarta dan DIY Jadi Wilayah Terbanyak

23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, Jakarta dan DIY Jadi Wilayah Terbanyak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus setelah ditemukan 23 kasus positif di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.
Keluarga Bupati Sitaro Datangi Komisi III DPR RI, Ajukan Permohonan Audiensi soal Proses Hukum

Keluarga Bupati Sitaro Datangi Komisi III DPR RI, Ajukan Permohonan Audiensi soal Proses Hukum

Keluarga Bupati Sitaro mengajukan audiensi ke Komisi III DPR RI terkait proses hukum dugaan korupsi dana bantuan bencana Gunung Ruang.
Ini Pembagian Tugas Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, Persija Tampil di ASEAN Club Championship?

Ini Pembagian Tugas Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, Persija Tampil di ASEAN Club Championship?

Apa pun hasil di dua laga tersisa, Persib dan Borneo FC tak akan bisa disalip oleh Persija Jakarta yang sudah dipastikan berada di peringkat ketiga klasemen terakhir Super League 2025-2026. 
Sukses Catat Poin Pertamanya di F1 2026, Alex Albon Minta Williams Segera Tingkatkan Performa Mobil Musim Ini

Sukses Catat Poin Pertamanya di F1 2026, Alex Albon Minta Williams Segera Tingkatkan Performa Mobil Musim Ini

Alex Albon menegaskan Williams Racing tak boleh terus bergantung pada start yang bagus untuk bisa mendapatkan poin di F1 2026.
Rupiah Rp17.500 per Dolar AS, Bank Indonesia: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Permintaan Dolar Jadi Biang Kerok

Rupiah Rp17.500 per Dolar AS, Bank Indonesia: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Permintaan Dolar Jadi Biang Kerok

Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa tekanan terhadap mata uang rupiah meningkat tajam akibat kombinasi faktor eksternal dan domestik yang datang bersamaan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Selengkapnya

Viral