GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Soroti Minimnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Informal, Dorong Penguatan Skema PBI

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris menyoroti masih minimnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal di Indonesia. Kondisi itu dinilai membuat jutaan
Selasa, 12 Mei 2026 - 18:48 WIB
DPR Soroti Minimnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Informal, Dorong Penguatan Skema PBI
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris menyoroti masih minimnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal di Indonesia.

Kondisi itu dinilai membuat jutaan pekerja rentan menghadapi tekanan ekonomi ketika mengalami kecelakaan kerja maupun musibah kematian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya, Muh Haris mendorong penguatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Ketenagakerjaan agar perlindungan terhadap pekerja sektor informal semakin luas.

“Pekerja informal seperti buruh harian, pedagang kecil, petani, nelayan, pengemudi ojek, hingga guru ngaji merupakan kelompok yang sangat rentan. Ketika terjadi kecelakaan kerja atau musibah kematian, keluarga mereka sering kali langsung terdampak secara ekonomi,” ujar Muh Haris, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, penguatan skema PBI menjadi langkah strategis untuk memperluas perlindungan sosial nasional sekaligus menekan munculnya kemiskinan baru.

Berdasarkan kajian Dewan Jaminan Sosial Nasional, kebutuhan anggaran perlindungan pekerja rentan melalui skema PBI diperkirakan mencapai Rp2 triliun per tahun untuk 10 juta pekerja.

Angka itu bisa meningkat menjadi Rp4 triliun jika cakupan diperluas hingga 20 juta pekerja rentan.

Meski demikian, Muh Haris menilai anggaran tersebut bukan sekadar beban negara, melainkan investasi sosial jangka panjang.

“Jaminan sosial bukan hanya program bantuan, tetapi instrumen negara untuk melindungi produktivitas masyarakat dan menjaga stabilitas sosial nasional,” tegasnya.

Politikus PKS itu juga meminta adanya sinergi lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemangku kepentingan lainnya agar cakupan kepesertaan pekerja rentan terus meningkat.

Menurutnya, pembiayaan program perlindungan pekerja informal tidak harus sepenuhnya bergantung pada APBN. Dukungan juga bisa diperkuat melalui APBD, dana desa, CSR perusahaan, hingga program kemitraan sosial lainnya.

“Yang paling penting adalah keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil. Jangan sampai mereka bekerja seumur hidup tanpa perlindungan ketika menghadapi risiko kerja,” katanya.

Muh Haris turut mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah yang mulai mengalokasikan anggaran perlindungan pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap langkah tersebut dapat berkembang menjadi gerakan nasional menuju cakupan universal jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Negara yang kuat adalah negara yang mampu melindungi rakyat kecilnya. Perlindungan pekerja rentan adalah bagian dari amanat konstitusi yang harus diwujudkan bersama,” pungkasnya. (rpi/aag)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, Jakarta dan DIY Jadi Wilayah Terbanyak

23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, Jakarta dan DIY Jadi Wilayah Terbanyak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus setelah ditemukan 23 kasus positif di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.
Keluarga Bupati Sitaro Datangi Komisi III DPR RI, Ajukan Permohonan Audiensi soal Proses Hukum

Keluarga Bupati Sitaro Datangi Komisi III DPR RI, Ajukan Permohonan Audiensi soal Proses Hukum

Keluarga Bupati Sitaro mengajukan audiensi ke Komisi III DPR RI terkait proses hukum dugaan korupsi dana bantuan bencana Gunung Ruang.
Ini Pembagian Tugas Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, Persija Tampil di ASEAN Club Championship?

Ini Pembagian Tugas Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, Persija Tampil di ASEAN Club Championship?

Apa pun hasil di dua laga tersisa, Persib dan Borneo FC tak akan bisa disalip oleh Persija Jakarta yang sudah dipastikan berada di peringkat ketiga klasemen terakhir Super League 2025-2026. 
Sukses Catat Poin Pertamanya di F1 2026, Alex Albon Minta Williams Segera Tingkatkan Performa Mobil Musim Ini

Sukses Catat Poin Pertamanya di F1 2026, Alex Albon Minta Williams Segera Tingkatkan Performa Mobil Musim Ini

Alex Albon menegaskan Williams Racing tak boleh terus bergantung pada start yang bagus untuk bisa mendapatkan poin di F1 2026.
Rupiah Rp17.500 per Dolar AS, Bank Indonesia: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Permintaan Dolar Jadi Biang Kerok

Rupiah Rp17.500 per Dolar AS, Bank Indonesia: Perang Timur Tengah dan Lonjakan Permintaan Dolar Jadi Biang Kerok

Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa tekanan terhadap mata uang rupiah meningkat tajam akibat kombinasi faktor eksternal dan domestik yang datang bersamaan.
Gagal Naik Podium di MotoGP Prancis 2026, Francesco Bagnaia Temukan Penyebab Dirinya Crash di Sirkuit Le Mans

Gagal Naik Podium di MotoGP Prancis 2026, Francesco Bagnaia Temukan Penyebab Dirinya Crash di Sirkuit Le Mans

Akhir pekan yang impresif dari Francesco Bagnaia di MotoGP Prancis 2026 berujung pahit.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Selengkapnya

Viral