Pedagang Daging Sapi di Pasar Kosambi Bandung Mogok Jualan Akibat Harga Terus Meroket
- Cepi Kurnia/tvOne
Bandung, tvOnenews.com - Pasar Kosambi Kota Bandung mendadak terlihat lengang pada Senin, 18 Mei 2026.
Sejumlah lapak pedagang daging sapi tampak kosong tanpa aktivitas jual beli.
Kondisi ini terjadi akibat aksi mogok berjualan yang dilakukan para pedagang sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga daging sapi dari rumah potong hewan yang terus merangkak naik.
Dalam aksi tersebut, para pedagang memilih menghentikan aktivitas berjualan selama dua hari.
- Cepi Kurnia/tvOne
Biasanya, lapak-lapak daging di pasar tradisional ini dipenuhi pembeli yang mencari kebutuhan harian.
Namun kali ini suasana pasar, khususnya di area penjualan daging sapi, terlihat sepi karena para pedagang menutup lapak mereka.
Salah seorang pembeli mengaku kecewa karena tidak bisa mendapatkan daging sapi dan harus kembali lagi setelah aksi mogok selesai dilakukan.
Pedagang ayam di pasar tersebut juga menyebut aksi mogok dipicu tingginya harga daging sapi yang terus mengalami kenaikan.
Salah satu pembeli menagatakan dirinya saa ingin membeli kebutuhan daging ternyata tidak ada lapaknya pada kosong.
“Kecewa juga karena mau beli daging buat kebutuhan di rumah, tapi ternyata pedagang pada tutup. Katanya mogok dulu karena harga mahal," kata Dani pembeli daging saat ditemui di pasar, pada Senin (18/5/2026).
Kenaikan harga dari rumah potong hewan membuat para pedagang semakin tertekan. Saat ini harga daging sapi di pasaran mencapai Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram.
Kondisi tersebut dikhawatirkan akan terus berdampak pada daya beli masyarakat jika harga belum juga stabil dalam waktu dekat. (cep/muu)
Load more