GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Tak Terima Dituding Akan Ubah Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda, Dedi Mulyadi Singgung Oknum Penyebar Isu

Isu perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda kata KDM merupakan karangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dedi Mulyadi bantah keras tudingan itu..
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:02 WIB
Dedi Mulyadi saat Kirab Mahkota Binokasih
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) serius menanggapi tudingan dirinya akan merubah nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda.

Tudingan itu beredar di media sosial seiring dengan rangkaian helaran Milangkala Tatar Sunda 2026 yang digelar di kota-kabupaten di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perayaan Milangkala Tatar Sunda tersebut diisi dengan Kirab Budaya Mahkota Binokasih yang mengitari delapan kabupaten/kota, sebelum akhirnya ditutup dengan malam puncak di Kota Bandung pada Sabtu dan Minggu, 16–17 Mei 2026.

Menanggapi tudingan itu, KDM menegaskan jika dirinya tidak akan merubah nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda.

Kolase foto Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM)
Kolase foto Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Biro Humas Pemprov Jabar

Isu perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda kata KDM merupakan karangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Kami tegaskan bahwa ada yang melempar wacana, membuat cerita-cerita di media sosial, akan ada perubahan nama Jawa Barat jadi Tatar Sunda, saya katakana seluruh rangkaian itu adalah karangan orang lain," katanya dikutip dari unggahan Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Kamis (21/5/2026).

KDM menegaskan nama Provinsi Jabar, tetap Jawa Barat. Pemprov tidak akan lagi mengurusi isu miring tersebut.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan fokus terus bekerja, tidak akan mengurusin perubahan nama. Namanya tetap Jawa Barat," tegasnya.

Sebelumnya, KDM mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jawa Barat yang telah mendukung rangkaian acara Milangkala Tatar Sunda.

"Ini adalah spirit bagi kita semua untuk terus mengingat Kembali siapa diri kita, berasal dari mana, dan hendak kemana pembangunan yang dilakukan," katanya. 

"Ini juga spirit bagi kita bahwa kita  punya identitas diri, identitas budaya, dan itu adalah kekuatan penting dalam melakukan pengelolaan visi dan misi masa depan. Hidup kita masa depan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

Penjelasan Diskominfo Jabar Terkait Tatar Sunda

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Mas Adi Komar langsung angkat bicara guna meluruskan disinformasi yang berkembang di masyarakat.

Adi menegaskan bahwa penetapan Hari Tatar Sunda sama sekali bukan merupakan upaya politis atau birokratis dari Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan pria yang akrab disapa KDM tersebut untuk mengganti nama daerah administratif Jawa Barat.

Menurutnya, nama Provinsi Jawa Barat sudah diatur secara legal formal dan mengikat di dalam undang-undang negara.

Penggunaan istilah Tatar Sunda murni ditujukan untuk mengangkat kembali nilai sejarah, kebudayaan, serta identitas kesundaan yang telah mengakar kuat sejak era Kerajaan Sunda ratusan tahun lalu.

"Tidak ada yang mengarah ke sana. Saya pikir kalau nama Provinsi Jawa Barat masih ada dalam undang-undang ya. Untuk saat ini kan kita di Milangkala Tatar Sunda ini unsur budaya dan teritorial historis ya, tentang kerajaan Sunda dan lain-lain. Jadi, tidak berkaitan dengan wilayah administratif," ujar Adi di Bandung, dilansir tvOnenews.com dari laman Antara, Senin (18/5/2026).

Kajian Akademik dan Keputusan Gubernur

Lebih lanjut, Adi memaparkan bahwa sebelum KDM meresmikan penetapan hari bersejarah ini, Pemprov Jabar telah lebih dulu melandasi kebijakan tersebut lewat rangkaian diskusi dan kajian historis akademis yang mendalam bersama para pakar.

Hasil kajian tersebut barulah diperkuat berkekuatan hukum melalui Keputusan Gubernur.

"Di awal, ada kajian secara akademis oleh akademisi. Milangkala Tatar Sunda ini disampaikan mengangkat historis kesundaan, dan sudah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur juga, untuk penetapannya pada 18 Mei," tuturnya memaparkan proses legalitas acara.

Di akhir penjelasannya, Adi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang keliru di media sosial.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi atau HUT resmi Provinsi Jawa Barat sebagai entitas pemerintahan tetap berjalan normal sebagaimana mestinya, yakni setiap tanggal 19 Agustus sesuai ketentuan hukum konvensional yang berlaku saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tetap ada ketentuan yang mengaturnya. Jadi, tetap bisa dikatakan tanggal 19 Agustus, kita mungkin nanti menunggu kajian lebih lanjut untuk tahun depan," pungkasnya. (muu)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! FIFA Sanksi Timnas Argentina Imbas Keributan di Final Piala Dunia 2026, Rekan Lionel Messi Dilarang Main

Resmi! FIFA Sanksi Timnas Argentina Imbas Keributan di Final Piala Dunia 2026, Rekan Lionel Messi Dilarang Main

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pemain dan ofisial Timnas Argentina. Hukuman itu berkaitan dengan keributan seusai final Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia Abroad Day! Jadwal Para Pemain Garuda di Kompetisi Eropa Pekan Ini: Ole Romeny dan Justin Hubner Tampil

Timnas Indonesia Abroad Day! Jadwal Para Pemain Garuda di Kompetisi Eropa Pekan Ini: Ole Romeny dan Justin Hubner Tampil

Deretan pemain abroad Timnas Indonesia kembali beraksi di kompetisi top Eropa pekan ini. Para pilar Garuda siap tampil maksimal demi membantu klub meraih poin.
Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Nasional Jadi Bagian Utama Industrialisasi

Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Nasional Jadi Bagian Utama Industrialisasi

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Ade Jona Prasetyo, mengapresiasi kinerja pemerintah dalam menjaga momentum investasi sekaligus mendorong hilirisasi dan penguatan industri nasional.
Warek Unsoed Diduga Peras Orang Tua Calon Mahasiswa Rp650 Juta Agar Anaknya Masuk Fakultas Kedokteran

Warek Unsoed Diduga Peras Orang Tua Calon Mahasiswa Rp650 Juta Agar Anaknya Masuk Fakultas Kedokteran

KPK menduga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Norman Arie Prayogo memeras orang tua calon mahasiswa baru hingga Rp650 juta agar anaknya bisa masuk Fakultas Kedokteran (FK).
Viral Video KDM Datang ke NTT, Gubernur Jawa Barat Itu Membawa Bantuan Rp4 Miliar hingga Turunkan Tim Relawan

Viral Video KDM Datang ke NTT, Gubernur Jawa Barat Itu Membawa Bantuan Rp4 Miliar hingga Turunkan Tim Relawan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan videonya datang ke NTT. Videonya pun viral di medsos, KDM terbang bersama Wali Kota Depok
POV Ruben Onsu soal Kasus Dugaan Penipuan yang Menjeratnya, Pilih Selesaikan Masalah Tanpa Pengacara

POV Ruben Onsu soal Kasus Dugaan Penipuan yang Menjeratnya, Pilih Selesaikan Masalah Tanpa Pengacara

Begini POV Ruben Onsu dalam menghadapi kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjeratnya, pilih selesaikan masalah tanpa pengacara.

Trending

Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Tampil dominan sepanjang laga, skuad Al Nassr tanpa kesulitan berarti sukses meredam perlawanan Al Riyadh yang tampil tertekan di hadapan pendukungnya sendiri.
Daftar Fakultas yang Dijual Rp50-500 Juta oleh Rektor Unsoed dan Anak Buahnya

Daftar Fakultas yang Dijual Rp50-500 Juta oleh Rektor Unsoed dan Anak Buahnya

Taufik menegaskan dugaan korupsi tersebut tidak hanya terkait "jual beli" kursi Fakultas Kedokteran (FK) jalur mandiri, tapi ada juga fakultas lainnya yaitu..
Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Berbagai Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Pati menggelar doa bersama. Ormas-ormas Pati menyuarakan sikap untuk Pati damai, aman, kondusif dan bermartabat
Unsoed Jual "Kursi" Mahasiswa Baru Rp50-500 Juta ke Siswa SMA Lewat Guru

Unsoed Jual "Kursi" Mahasiswa Baru Rp50-500 Juta ke Siswa SMA Lewat Guru

KPK menyebut proses penawaran "kursi" mahasiswa baru dilakukan guru yang bertugas sebagai pengepul atau koordinator lewat jalur mandiri Unsoed seharga minimal..
Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) terhadap lebih dari 6.500 transaksi ekspor selama dua bulan 13 hari menemukan potensi tambahan sekitar 5 miliar dolar AS dari perbedaan dan penyesuaian harga.
Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026: Satu-satunya Harapan Indonesia di Semifinal, Amri/Nita akan Hadapi Unggulan Pertama

Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026: Satu-satunya Harapan Indonesia di Semifinal, Amri/Nita akan Hadapi Unggulan Pertama

Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026 hari ini, Sabtu 22 Agustus akan menghadirkan perjuangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di semifinal.
Era Media Sosial, Masyarakat Diimbau Jangan Sembarang Sebar Informasi

Era Media Sosial, Masyarakat Diimbau Jangan Sembarang Sebar Informasi

Perkembangan teknologi yang mendorong kecepatan informasi diantaranya melalui media sosial perlu didasari etika dari masyarakat.
Selengkapnya

Viral