GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sebut Kirab Milangkala Tatar Sunda Tingkatkan Ekonomi Daerah: Hotel-hotel Penuh

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mengungkap dampak Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda mampu meningkatkan perputaran ekonomi 9 daerah di wilayah Jabar.
Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin rombongan iring-iringan pada kirab Binokasih dalam Milangkala Tatar Sunda di Gedung Sate Bandung, Sabtu (16/5).
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mengungkap dampak dari gelaran Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026. Ia menyampaikan hal ini lantaran Kirab Mahkota Binokasih telah tuntas dilaksanakan sampai 18 Mei 2026.

Dedi Mulyadi menilai dampak dari festival ini. Menurutnya, Kirab Mahkota Binokasih tidak sekadar mengenang peristiwa budaya, namun juga bisa mendongkrak ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kata Dedi Mulyadi, Hari Tatar Sunda juga berdampak pada sosial hingga lingkungan. Hal ini mengingat ajang Kirab ini digelar di sembilan kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jabar.

KDM sapaan akrabnya memberikan gambaran dari segi ekonomi. Ia berpendapat ada perputaran peningkatan ekonomi daerah yang dirasakan oleh warga di masing-masing wilayahnya.

"Dari sisi ekonomi memberikan implikasi kuat," kata Dedi Mulyadi dalam keterangannya dikutip, Jumat (22/5/2026).

Kenapa Dedi Mulyadi Yakin Ekonomi Daerah Meningkat?

Kolase foto Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM)
Kolase foto Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Biro Humas Pemprov Jabar

Ia membagikan contoh dari sektor jasa atau tersier. Tak sedikit industri pariwisata hingga perhotelan mengalami peningkatan pendapatan.

Banyak masyarakat lokal maupun dari luar Jabar rela mendatangi setiap lokasi gelaran acara ini. Kehadiran wisatawan membuat pendapatan ekonomi melonjak secara drastis.

"Coba lihat hotel-hotel penuh, kunjungan ke Jawa Barat juga meningkat, serta beberapa daerah mulai tampak bersih," tuturnya.

Hitungan Perputaran Ekonomi dari Kirab Milangkala Tatar Sunda

Mengacu dari data penyelenggara, acara Kirab Mahkota Binokasih membuat perputaran ekonomi mencapai angka yang sangat signifikan. Jumlah dari hasil pendapatan ini menyentuh angka Rp60,67 miliar.

Hitungan total perputaran ekonomi ini berdasarkan dari sembilan daerah yang menjadi tempat gelaran Kirab Milangkala Tatar Sunda.

Kenapa bisa demikian? Jumlah angka perputaran ekonomi ini berdasarkan akumulasi kehadiran penonton. Dari sembilan kabupaten/kota, penonton yang hadir sekitar 1.213.500 orang.

Perputaran ekonomi bisa menjadi lebih dari Rp80 miliar. Hitungan ini apabila ditambah dengan kebutuhan belanja selama berlangsungnya acara ini yang mencapai Rp24,3 miliar.

Mengacu dasar dari data Badan Pusat Statistik (BPS), estimasi perhitungan pengeluaran bagi wisatawan lokal paling minimal sekitar Rp50.000. Sementara, mereka bisa menghabiskan uang paling banyak sekitar Rp350.000 per orang.

Terkait hitungan jumlah penonton paling sedikit hingga terbesar, Kota Bandung berhasil memantik 281.000 orang. Adapun estimasi perputaran ekonomi yang dihasilkan sekitar Rp14,05 miliar.

Sumedang mengundang 170.000 penonton. Potensi perputaran ekonomi dari kirab ini mencapai sekitar Rp8,5 miliar.

Cianjur menarik 165.000 penonton. Estimasi perputaran ekonomi dari acara ini menyentuh angka Rp8,25 miliar.

Tasikmalaya memantik 120.000 penonton dengan estimasi pendapatan ekonomi mencapai sekitar Rp6 miliar, Ciamis 106.000 penonton (Rp5,3 miliar), Cirebon 97.500 penonton (Rp4,87 miliar).

Kemudian, ada Karawang 125.000 penonton (Rp3,75 miliar), Bogor 70.000 penonton (Rp6,25 miliar), serta Garut 65.000 penonton (Rp3,25 miliar).

Dampak Sosial-Tenaga Kerja dari Kirab Milangkala Tatar Sunda

Kirab budaya tersebut berpengaruh dari segi sosial. Banyak peluang kerja yang terbuka lebar hingga membuat masyarakat luas ikut terlibat menyukseskan rangkaian ini.

Dari dimulai sejak 2 Mei hingga 18 Mei 2026, sebanyak 3.920 tenaga kerja ikut terlibat, partisipasi budaya begitu besar sehingga mengundang 10.983 pelaku seni, talenta budaya, dan peserta kirab yang berasal dari 27 kabupaten/kota di Jabar.

Dampak dari Kirab Mahkota Binokasih dalam Milangkala Tatar Sunda, rangkaian tersebut sebagai wadah kolaborasi lintas daerah. Kemudian, agenda ini juga memperkokoh betapa pentingnya menjaga identitas budaya Sunda.

Dedi Mulyadi memberikan penilaian dari rangkaian ini. Menurutnya, Hari Tatar Sunda sebagai peristiwa besar yang memang belum pernah dilaksanakan sebelumnya, terutama terjadi di wilayah Jabar.

Kendati demikian, KDM tidak menginginkan penilaian dari rangkaian ini selalu memberikan dampak positif. Hal ini mengingat ada beberapa aspek yang kurang dan perlu ditingkatkan, seperti penataan lingkungan hingga estetika wilayah.

"Ke depan seluruh daerah harus jauh lebih baik. Kebersihan lingkungannya harus ditingkatkan, penataan lingkungannya harus dikuatkan, tata arsitekturnya harus segera dibangun, branding dikembangkan, serta tata estetika harus sangat kuat," paparnya.

Menurutnya, keselarasan pembangunan di kawasan sangat penting. Ia mencontohkan, salah satunya pada lingkungan keraton yang terletak di Cirebon. Ia menginginkan nilai budaya di area ini tetap terjaga dengan baik.

Ia menyampaikan alasan pentingnya penataan kawasan. Peningkatan kualitas lingkungan wajib sebagai prioritas utama yang berpotensi dapat meningkatkan jumlah wisatawan.

"Yang paling utama kita jangan dulu berpikir wisata, jangan dulu berpikir orang berkunjung. Satu saja, kita urus lembur kita, kota ditata. Sudah saja itu dulu, nanti setelah itu nanti ada hikmah," tegasnya.

Ia meyakini penataan dan pengelolaan kawasan yang baik bisa mendongkrak ekonomi berkelanjutan. Ia meyakini hal ini akan bergerak dengan sendirinya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! FIFA Sanksi Timnas Argentina Imbas Keributan di Final Piala Dunia 2026, Rekan Lionel Messi Dilarang Main

Resmi! FIFA Sanksi Timnas Argentina Imbas Keributan di Final Piala Dunia 2026, Rekan Lionel Messi Dilarang Main

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pemain dan ofisial Timnas Argentina. Hukuman itu berkaitan dengan keributan seusai final Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia Abroad Day! Jadwal Para Pemain Garuda di Kompetisi Eropa Pekan Ini: Ole Romeny dan Justin Hubner Tampil

Timnas Indonesia Abroad Day! Jadwal Para Pemain Garuda di Kompetisi Eropa Pekan Ini: Ole Romeny dan Justin Hubner Tampil

Deretan pemain abroad Timnas Indonesia kembali beraksi di kompetisi top Eropa pekan ini. Para pilar Garuda siap tampil maksimal demi membantu klub meraih poin.
Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Nasional Jadi Bagian Utama Industrialisasi

Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Nasional Jadi Bagian Utama Industrialisasi

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Ade Jona Prasetyo, mengapresiasi kinerja pemerintah dalam menjaga momentum investasi sekaligus mendorong hilirisasi dan penguatan industri nasional.
Warek Unsoed Diduga Peras Orang Tua Calon Mahasiswa Rp650 Juta Agar Anaknya Masuk Fakultas Kedokteran

Warek Unsoed Diduga Peras Orang Tua Calon Mahasiswa Rp650 Juta Agar Anaknya Masuk Fakultas Kedokteran

KPK menduga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Norman Arie Prayogo memeras orang tua calon mahasiswa baru hingga Rp650 juta agar anaknya bisa masuk Fakultas Kedokteran (FK).
Viral Video KDM Datang ke NTT, Gubernur Jawa Barat Itu Membawa Bantuan Rp4 Miliar hingga Turunkan Tim Relawan

Viral Video KDM Datang ke NTT, Gubernur Jawa Barat Itu Membawa Bantuan Rp4 Miliar hingga Turunkan Tim Relawan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan videonya datang ke NTT. Videonya pun viral di medsos, KDM terbang bersama Wali Kota Depok
POV Ruben Onsu soal Kasus Dugaan Penipuan yang Menjeratnya, Pilih Selesaikan Masalah Tanpa Pengacara

POV Ruben Onsu soal Kasus Dugaan Penipuan yang Menjeratnya, Pilih Selesaikan Masalah Tanpa Pengacara

Begini POV Ruben Onsu dalam menghadapi kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjeratnya, pilih selesaikan masalah tanpa pengacara.

Trending

Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Tampil dominan sepanjang laga, skuad Al Nassr tanpa kesulitan berarti sukses meredam perlawanan Al Riyadh yang tampil tertekan di hadapan pendukungnya sendiri.
Daftar Fakultas yang Dijual Rp50-500 Juta oleh Rektor Unsoed dan Anak Buahnya

Daftar Fakultas yang Dijual Rp50-500 Juta oleh Rektor Unsoed dan Anak Buahnya

Taufik menegaskan dugaan korupsi tersebut tidak hanya terkait "jual beli" kursi Fakultas Kedokteran (FK) jalur mandiri, tapi ada juga fakultas lainnya yaitu..
Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Doa Bersama Ormas Pati: Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan

Berbagai Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Pati menggelar doa bersama. Ormas-ormas Pati menyuarakan sikap untuk Pati damai, aman, kondusif dan bermartabat
Unsoed Jual "Kursi" Mahasiswa Baru Rp50-500 Juta ke Siswa SMA Lewat Guru

Unsoed Jual "Kursi" Mahasiswa Baru Rp50-500 Juta ke Siswa SMA Lewat Guru

KPK menyebut proses penawaran "kursi" mahasiswa baru dilakukan guru yang bertugas sebagai pengepul atau koordinator lewat jalur mandiri Unsoed seharga minimal..
Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) terhadap lebih dari 6.500 transaksi ekspor selama dua bulan 13 hari menemukan potensi tambahan sekitar 5 miliar dolar AS dari perbedaan dan penyesuaian harga.
Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026: Satu-satunya Harapan Indonesia di Semifinal, Amri/Nita akan Hadapi Unggulan Pertama

Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026: Satu-satunya Harapan Indonesia di Semifinal, Amri/Nita akan Hadapi Unggulan Pertama

Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026 hari ini, Sabtu 22 Agustus akan menghadirkan perjuangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di semifinal.
Era Media Sosial, Masyarakat Diimbau Jangan Sembarang Sebar Informasi

Era Media Sosial, Masyarakat Diimbau Jangan Sembarang Sebar Informasi

Perkembangan teknologi yang mendorong kecepatan informasi diantaranya melalui media sosial perlu didasari etika dari masyarakat.
Selengkapnya

Viral