News Terpopuler: Jawaban Menohok Sherly Tjoanda saat Disinggung Tambang Ilegal, Hingga Nama Dedi Mulyadi Dijual Oknum
- Ilustrasi AI Gemini
tvOnenews.com - Kabar mengenai jawaban menohok Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat disinggung mengenai tambang ilegal.
Hingga, reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat mengetahui namanya dijual oknum.
Kedua informasi tersebut menjadi News Terpopuler di tvOnenews.com pada Kamis, 21 Mei 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- Instagram @s_tjo
Jawaban Sherly Tjoanda soal Tambang Ilegal
Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot saat namanya terseret dalam tudingan aktivitas tambang ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) dan sejumlah kelompok masyarakat mengatakan bahwa perusahaan tersebut menjalankan penambangan nikel di Pulau Gebe dan wilayah Halmahera Tengah tanpa kelengkapan izin tertentu.
Nama Sherly Tjoanda terseret dalam kasus ini lantaran ia menguasai saham perusahaan tersebut sekitar 71 persen.
Saat Gubernur wanita pertama di Maluku Utara ini disinggung mengenai hal tersebut, ia memberikan jawaban menohok.
“Saya sudah bilang bahwa saya memiliki tambang iya, tepatnya almarhum suami saya memiliki tambang. Kemudian beliau meninggal, beliau mewariskan ke saya. Sekarang saya memiliki tambang, ya,” ungkap Sherly Tjoanda.
“Kemudian, apakah saya melakukan penambangan ilegal? Saya tidak melakukan penambangan ilegal,” tegasnya.
Simak berita selengkapnya: Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!
- jabarprov.go.id
Nama Dedi Mulyadi Dijual oleh Oknum
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas saat mengetahui namanya telah digunakan oleh oknum yang mengaku sebagai orang terdekatnya.
Reaksi Kang Dedi Mulyadi (KDM) diungkapkan oleh Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin melalui akun Instagram dan Tiktok Pribadinya, pada Rabu (20/5/2026).
Abang Ijo menjelaskan bahwa KDM tidak pernah memerintahkan siapapun. Bahkan ia tak menyuruh orang lain untuk mendatangi Wakil Bupati Purwakarta itu.
“Pak Gubernur jawab itu bukan perintah saya,” ungkap Abang Ijo setelah bertemu dengan KDM di Lembur Pakuan dikutip Kamis (21/5/2026).
Wakil Bupati Purwakarta itu sangat menyayangkan pengakuan tersebut. Sebab, oknum memberikan pengakuan bahwa dirinya adalah orang terdekat KDM.
Kedekatan ini membuat oknum itu mendatangi Wakil Bupati Purwakarta, dalihnya untuk menyampaikan perintah langsung dari KDM.
Load more