GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekjen Demokrat Minta Pemerintah Segera Diplomasi Untuk Pulangkan 9 WNI yang Ditangkap Israel

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, bahwa tindakan terhadap para aktivis kemanusiaan tersebut harus disikapi berdasarkan hukum dan konvensi internasional yang berlaku.
Jumat, 22 Mei 2026 - 09:38 WIB
Kapal-kapal dari "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission" berangkat dari marina di Augusta di pulau Sisilia, Italia, pada 26 April 2026.
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Demokrat mendorong pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri untuk terus memperkuat langkah diplomasi dalam merespons penangkapan warga negara Indonesia (WNI) oleh Israel.

Diketahui, sembilan WNI tersebut merupakan bagian dari rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, bahwa tindakan terhadap para aktivis kemanusiaan tersebut harus disikapi berdasarkan hukum dan konvensi internasional yang berlaku.

Sekjen DPP Demokrat, Herman Khaeron.
Sekjen DPP Demokrat, Herman Khaeron.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

"Kita memiliki konvensi atau aturan internasional yang saya kira harus dihormati. Kami meminta agar mereka dibebaskan karena bagaimanapun ini adalah misi kemanusiaan. Mudah-mudahan ada respons positif dan mereka segera dibebaskan," katanya, Jumat (22/5/2026).

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron.
Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Menurutnya, pemerintah Indonesia perlu terus memastikan keselamatan para WNI yang saat ini berada dalam penahanan otoritas Israel, sembari mengupayakan langkah diplomatik untuk mendukung proses pembebasan mereka.

"Yang paling penting pertama memastikan bahwa aktivis kita selamat. Yang kedua tentu harus ada upaya diplomasi untuk dapat membebaskan mereka," katanya.

Herman juga menilai keterlibatan Perserikatan Bangsa-Bangsa penting untuk membantu merespons persoalan tersebut, termasuk dalam mendorong perlindungan terhadap para aktivis kemanusiaan dan penghormatan terhadap hukum internasional.

"Saya kira PBB juga bisa merespons situasi ini. Saya mendengar PBB mulai membicarakan persoalan ini sehingga yang terpenting adalah memastikan keselamatan mereka dan mempercepat upaya pembebasan," ungkapnya.

Sebelumnya, sembilan WNI tersebut merupakan bagian dari rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Mereka ikut dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang bertujuan membawa bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina di Gaza.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan seluruh WNI yang tergabung dalam misi tersebut dilaporkan telah ditangkap oleh Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan informasi terkini (07.13 WIB), 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel," ujar Yvonne, Rabu (20/5/2026).

Hingga saat ini pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi intensif melalui jalur diplomasi guna memastikan kondisi para WNI serta membuka akses pemulangan mereka ke Tanah Air.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Minta Pemerintah Segera Merespons Surat Kadin China demi Menjaga Kepercayaan Investor

DPR Minta Pemerintah Segera Merespons Surat Kadin China demi Menjaga Kepercayaan Investor

Sebelumnya, kamar dagang China di Indonesia menyampaikan surat resmi yang menyoroti sejumlah persoalan yang dikeluhkan pelaku usaha.
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Nekat Mengadu ke Dedi Mulyadi, Pemuda Ini Minta Kios yang Diduga Jual Obat Terlarang Ditindak: Backingannya Besar

Nekat Mengadu ke Dedi Mulyadi, Pemuda Ini Minta Kios yang Diduga Jual Obat Terlarang Ditindak: Backingannya Besar

Di sela-sela penertiban kios PKL di Cicadas, Dedi Mulyadi dapat laporan tak terduga dari anak muda yang mengaku resah dengan dugaan peredaran obat terlarang.
Ketua KPK Pastikan Penyitaan Cukai Palsu di Jepara dan Semarang Tak Pengaruhi Kasus Bea Cukai

Ketua KPK Pastikan Penyitaan Cukai Palsu di Jepara dan Semarang Tak Pengaruhi Kasus Bea Cukai

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyitaan pita cukai palsu di Jepara dan Semarang tak pengaruhi penyidikan kasus di Ditjen Bea dan Cukai.
Sherly Tjoanda Komplain Soal Lapangan Sekolah Rakyat Tak Ada Tribun, Langsung Datangi Mandor Hingga Lakukan Hal Ini

Sherly Tjoanda Komplain Soal Lapangan Sekolah Rakyat Tak Ada Tribun, Langsung Datangi Mandor Hingga Lakukan Hal Ini

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memberikan masukan kepada mandor pembangunan Sekolah Rakyat Rioribati, Halmahera Barat.
Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap, Purbaya: Kalau Terbukti Bakal Dicopot

Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap, Purbaya: Kalau Terbukti Bakal Dicopot

Purbaya mengungkapkan dirinya masih rutin berkomunikasi dengan Djaka dalam urusan pekerjaan sehari-hari. Namun ia enggan menjelaskan apakah sudah membahas secara langsung mengenai tuduhan penerimaan suap tersebut.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Selengkapnya

Viral