GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD DKI Desak Pergub Penataan Kabel Udara Segera Rampung, Kabel Semrawut Jakarta Jadi Sorotan

DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov segera menerbitkan Pergub dan aturan turunan Perda Jaringan Utilitas untuk menata kabel udara semrawut.
Jumat, 22 Mei 2026 - 17:07 WIB
DPRD DKI Desak Pergub Penataan Kabel Udara Segera Rampung, Kabel Semrawut Jakarta Jadi Sorotan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - DPRD DKI Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menyelesaikan aturan turunan dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Jaringan Utilitas guna menata kabel udara yang dinilai masih semrawut di sejumlah wilayah ibu kota.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Jaringan Utilitas DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, mengatakan aturan turunan tersebut sangat penting sebagai pedoman teknis dalam pelaksanaan penataan jaringan utilitas di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun aturan turunan yang dimaksud meliputi Peraturan Gubernur (Pergub) dan Rencana Induk Jaringan Utilitas yang nantinya menjadi dasar kerja pemerintah daerah dalam menata kabel udara dan utilitas lainnya.

“Kalau aturan turunannya sudah keluar, maka itu akan menjadi guidance atau pedoman kerja bagi Pemerintah DKI Jakarta untuk segera menuntaskan tujuan dari penetapan Perda tersebut,” kata Pantas kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).

Penataan Kabel Udara Ditargetkan Lebih Terarah

Pantas menegaskan, aturan turunan tersebut harus segera ditetapkan paling lambat satu tahun setelah Perda diundangkan. Menurutnya, percepatan penyusunan Pergub dan rencana induk sangat dibutuhkan agar pelaksanaan penataan kabel udara tidak berjalan tanpa arah yang jelas.

Ia menyebut keberadaan kabel udara yang semrawut selama ini tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kawasan-kawasan di Jakarta masih banyak dipenuhi kabel menjuntai di tiang listrik maupun melintang di atas jalan. Kondisi tersebut bahkan kerap menjadi keluhan warga karena dianggap membuat wajah kota terlihat kumuh dan tidak tertata.

Melalui aturan turunan itu, Pemprov DKI Jakarta diharapkan memiliki panduan menyeluruh mengenai tata kelola jaringan utilitas, termasuk penempatan kabel bawah tanah dan pengelolaan kawasan utilitas.

DPRD Soroti Skema Pengelolaan Kawasan

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu juga menjelaskan bahwa penataan kabel udara nantinya akan dilakukan melalui beberapa skema pengelolaan.

Menurut Pantas, proyek penataan utilitas dapat dijalankan langsung oleh Pemprov DKI Jakarta, melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun kerja sama dengan badan usaha lainnya.

Ia meminta proses penentuan pengelola kawasan dilakukan secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

“Pemerintah DKI Jakarta harus secara transparan membuka ruang siapa yang akan mengelola kawasan timur, pusat, dan lainnya,” jelasnya.

Pantas menilai keterbukaan dalam pengelolaan kawasan sangat penting mengingat proyek jaringan utilitas berkaitan langsung dengan infrastruktur kota dan investasi jangka panjang.

Kabel Semrawut Masih Jadi Persoalan di Jakarta

Permasalahan kabel udara yang tidak tertata masih menjadi sorotan di sejumlah wilayah Jakarta. Salah satu kawasan yang terlihat dipenuhi kabel semrawut berada di Salemba, Jakarta Pusat.

Kondisi kabel yang bertumpuk dan menjuntai di sejumlah titik jalan dinilai mengurangi estetika kota serta membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera ditata dengan baik.

Penataan jaringan utilitas sendiri menjadi salah satu langkah yang terus didorong untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota modern dan tertata.

Melalui Perda Jaringan Utilitas, pemerintah daerah diharapkan dapat mengintegrasikan sistem utilitas secara lebih rapi, termasuk memindahkan kabel udara ke bawah tanah secara bertahap.

Selain meningkatkan keindahan kota, penataan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan keamanan infrastruktur dan mengurangi potensi gangguan akibat kabel yang tidak tertata.

DPRD DKI Jakarta berharap Pemprov segera bergerak cepat menyelesaikan aturan teknis agar implementasi Perda Jaringan Utilitas dapat segera berjalan di lapangan. (saa/nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua DPR Sepakat Mendikdasmen Masukkan Materi Bahaya Judol saat MPLS Bagi Siswa Baru

Ketua DPR Sepakat Mendikdasmen Masukkan Materi Bahaya Judol saat MPLS Bagi Siswa Baru

Ketua DPR RI Puan Maharani menyetujui materi bahaya judi online (judol) dibawakan pada agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru.
Sidang Sengketa Lahan di Medan Diwarnai Penolakan, Majelis Hakim Dilarang Masuk Lokasi

Sidang Sengketa Lahan di Medan Diwarnai Penolakan, Majelis Hakim Dilarang Masuk Lokasi

Perkara sengketa lahan yang telah berlangsung selama puluhan tahun itu diajukan Betsy Tarigan Reulina terhadap PT Jaguar Inti Perkasa dengan nomor perkara 149/Pdt.G/2026/PN Mdn.
DPRD DKI Desak Pergub Penataan Kabel Udara Segera Rampung, Kabel Semrawut Jakarta Jadi Sorotan

DPRD DKI Desak Pergub Penataan Kabel Udara Segera Rampung, Kabel Semrawut Jakarta Jadi Sorotan

DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov segera menerbitkan Pergub dan aturan turunan Perda Jaringan Utilitas untuk menata kabel udara semrawut.
Akhiri Masa Pensiun dan Kembali Berlaga di V League Musim Depan, Eks Tandem Megawati Hangestri: Seperti Mimpi!

Akhiri Masa Pensiun dan Kembali Berlaga di V League Musim Depan, Eks Tandem Megawati Hangestri: Seperti Mimpi!

Salah satu tandem Megawati Hangestri saat memperkuat Red Sparks, Pyo Seung-ju, akhirnya dipastikan kembali berlaga pada gelaran V League 2026/2027 mendatang.
Kronologi Perseteruan Ahmad Albar vs Hercules yang Sebabkan Putrinya Disekap hingga Ditodong Pistol

Kronologi Perseteruan Ahmad Albar vs Hercules yang Sebabkan Putrinya Disekap hingga Ditodong Pistol

Hercules dan GRIB Jaya kembali menjadi sorotan setelah diduga melakukan penyekapan terhadap putri penulis Ahmad Bahar. Apa yang terjadi? Berikut kronologinya.
Tarif Parkir Inap Bandara Kualanamu 2026, Mobil Mulai Rp50 Ribu dan Full Cashless

Tarif Parkir Inap Bandara Kualanamu 2026, Mobil Mulai Rp50 Ribu dan Full Cashless

Parkir inap di Bandara Kualanamu tersedia di area parkiran A dan area parkiran B, dengan sistem pembayaran non tunai atau full cashless. Pembayaran dapat dilakukan menggunakan kartu elektronik maupun dompet digital.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral