News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Mengerikan 10 Pendulang Emas Tewas Dibunuh di Papua Pegunungan, Satgas Damai Cartenz Beberkan Kronologinya

Beredar kabar detik-detik mengerikan 10 pendulang emas tewas dibunuh di Papua Pegunungan. Kabar ini beredar di media sosial hingga menyedot serta menuai reaksi
Jumat, 22 Mei 2026 - 18:09 WIB
Ilustrasi jenazah.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Beredar kabar detik-detik mengerikan 10 pendulang emas tewas dibunuh di Papua Pegunungan. Kabar ini beredar di media sosial hingga menyedot serta menuai reaksi netizen.

Dalam hal ini, Satgas Damai Cartenz tengah menyelidiki dan memburu para terduga pembunuh para pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari data sementara, jumlah para pendulang emas yang meninggal dunia mencapai 10 orang. 

Namun, jumlah itu bisa bertambah karena sejumlah pendulang emas dilaporkan masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian.

Adapun hasil investigasi awal, pelaku pembunuhan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka.

Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan.

"Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi para korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur,” jelas Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Saat ini, kata dia, Satgas Damai Cartenz 2026 bersama unsur Forkopimda Kabupaten Boven Digoel terus melakukan koordinasi untuk mendukung proses penyelidikan, pengamanan wilayah, percepatan evakuasi korban, serta memburu pelaku.

Hal ini karena meski lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, akses menuju lokasi diketahui lebih dekat melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

Karena kondisi geografis yang berat dan berada di kawasan hutan lebat, proses evakuasi mengunakan metode pembukaan jalur atau babat hutan menuju titik lokasi.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan maupun penambangan ilegal di wilayah rawan konflik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan atau penambangan ilegal di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena sangat berisiko terhadap keselamatan,” ucapnya.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan wilayah hutan lindung yang tidak memiliki aktivitas resmi dan selama ini kerap menjadi lokasi aksi gangguan keamanan oleh KKB.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral