GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Main Game, Tempurung Kepala Siswa SMP di Singkawang Pecah Usai Dianiaya Teman Pakai Palu

Menurut keluarga, pelaku kemudian langsung menyerang korban menggunakan benda tersebut hingga W terjatuh.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:28 WIB
Ilustrasi garis polisi.
Sumber :
  • Anadolu

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pelajar kelas satu SMP negeri berinisial W (12) harus mendapatkan penanganan intensif di RSUD Abdul Aziz setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh teman sebayanya.

Insiden tersebut diduga dipicu persoalan saat bermain game bersama. Akibat kejadian itu, korban mengalami cedera serius pada bagian kepala hingga menyebabkan tempurung kepalanya pecah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibu korban, Chinusha (38), menjelaskan masalah bermula ketika anaknya bermain game dengan pelaku beberapa waktu sebelumnya. Menurut dia, pelaku diduga menyimpan emosi setelah merasa tersinggung saat bermain.

"Pelaku marah karena merasa tersentuh oleh anak saya saat main. Sejak itu, dia sering mengajak berkelahi, tapi anak saya tidak pernah meladeni karena mereka berteman baik," ujar Chinusha, Sabtu (23/5/2026).

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Jumat (15/5/2026) di kawasan Jalan KS Tubun. Saat kejadian, korban tengah bermain di rumah rekannya sebelum pelaku datang sambil membawa palu.

Menurut keluarga, pelaku kemudian langsung menyerang korban menggunakan benda tersebut hingga W terjatuh.

"Anak saya langsung kejang-kejang di lokasi setelah dipukul," jelas Chinusha.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban diketahui mengalami retak parah pada bagian tengkorak akibat benturan benda tumpul. Cedera tersebut juga berdampak pada kondisi saraf korban.

Saat ini, W masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Tim dokter menyebut korban membutuhkan penanganan jangka panjang, termasuk operasi lanjutan untuk pemasangan tempurung kepala.

"Kondisinya sangat memilukan. Selain luka di kepala, salah satu kakinya sekarang belum bisa digerakkan secara normal," kata Chinusha.

Keluarga korban mengaku kesulitan menanggung biaya pengobatan yang terus berjalan. Mereka kini mengandalkan BPJS Kesehatan untuk membantu proses perawatan anaknya.

Chinusha memastikan kasus tersebut sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan kini sedang diproses secara hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pihak keluarga berharap keluarga pelaku ikut bertanggung jawab atas kondisi korban yang masih harus menjalani pengobatan panjang.

"Kami orang susah, perjalanan pengobatan W masih sangat panjang. Kami tidak dendam, kami hanya ingin ada tanggung jawab agar anak kami bisa sembuh dan sekolah lagi," pungkasnya. (nba)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tujuh Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Kampus Pastikan Bimbingan dan Sidang Skripsi Tetap Jalan

Tujuh Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Kampus Pastikan Bimbingan dan Sidang Skripsi Tetap Jalan

Sebanyak tujuh dosen yang terdiri dari enam dosen internal UPN Veteran Yogyakarta dan satu dosen tamu luar UPN diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual.
Dukung Energi Terbarukan, Kasad Tinjau Pengelolaan Sampah Terpadu di Bali

Dukung Energi Terbarukan, Kasad Tinjau Pengelolaan Sampah Terpadu di Bali

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaksanakan rangkaian kegiatan peninjauan dan koordinasi terkait pengelolaan sampah terpadu dan pengembangan energi baru terbarukan di Provinsi Bali.
Listrik Padam di Sumut, Operasional Kereta Dipastikan Tidak Terganggu

Listrik Padam di Sumut, Operasional Kereta Dipastikan Tidak Terganggu

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap berjalan aman dan normal.
Jelang Laga Persib, Ratusan Barang Berbahaya DIsita Polda Jabar

Jelang Laga Persib, Ratusan Barang Berbahaya DIsita Polda Jabar

Ratusan barang berbahaya yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan pertandingan menjelang laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, disita oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat.
451 personel Disiapkan Untuk Antisipasi Euforia Bobotoh di Kab. Bogor

451 personel Disiapkan Untuk Antisipasi Euforia Bobotoh di Kab. Bogor

Sebanyak 451 personel gabungan disiapkan sebagai antisipasi arus balik suporter maupun euforia nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu.
Tren Baru Muslim Urban: Umrah Plus Thaif untuk Recharge Hati dan Keluarga

Tren Baru Muslim Urban: Umrah Plus Thaif untuk Recharge Hati dan Keluarga

Perjalanan umrah mulai menjadi bagian dari gaya hidup healing keluarga muslim modern.

Trending

27 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Bandung dan Sekitarnya

27 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Bandung dan Sekitarnya

Artikel ini menyajikan informasi lengkap terkait lokasi nobar gratis laga penentu Persib vs Persijap di Bandung dan sekitarnya, Sabtu (23/5) pukul 15.30 WIB.
Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Megawati Hangestri jadi rebutan pelatih klub-klub liga voli putri Korea Selatan seperti Red Sparks dan Hillstate, agen pemain Chris Kim ungkapkan alasannya.
14 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Jawa Barat dan Sekitarnya

14 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Jawa Barat dan Sekitarnya

Akses informasi mengenai lokasi nobar gratis laga penentu juara Super League 2025/2026 antara Persib vs Persijap di Jawa Barat dan sekitarnya, Sabtu sore (23/5)
Diduga Diintimidasi, Putri Ahmad Bahar Sebut Ketum GRIB Jaya Hercules Lepaskan 2 Kali Tembakan Pistol: Dor Dor

Diduga Diintimidasi, Putri Ahmad Bahar Sebut Ketum GRIB Jaya Hercules Lepaskan 2 Kali Tembakan Pistol: Dor Dor

Ilma Sani Fitriana, anak penulis buku Ahmad Bahar diduga diintimidasi dan mengingat Ketum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal 2 kali tembak pakai pistol.
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Cari Sosok Aman Yani Terkait Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Siapkan Hadiah Rp750 Juta: Temukan Hidup Atau Mati

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Cari Sosok Aman Yani Terkait Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Siapkan Hadiah Rp750 Juta: Temukan Hidup Atau Mati

Dedi Mulyadi mengaku penasaran dengan nasib Aman Yani yang belakangan ramai diperbincangkan dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu.
Ayah dengan Anak Disabilitas Mengadu BLT-nya Dicabut, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Semprot Kepala Desa

Ayah dengan Anak Disabilitas Mengadu BLT-nya Dicabut, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Semprot Kepala Desa

Gubernur Malut Sherly Tjoanda langsung semprot kepala desa setelah mendapat laporan dari ayah dengan anak disabilitas yang BLT-nya dicabut karena voting kades.
Keberadaannya Diburu Dedi Mulyadi, Aman Yani Diultimatum Sang Anak Muncul ke Publik Usai Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Jangan Pengecut!

Keberadaannya Diburu Dedi Mulyadi, Aman Yani Diultimatum Sang Anak Muncul ke Publik Usai Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Jangan Pengecut!

Sosok Aman Yani menjadi perhatian setelah terdakwa kasus pembunuhan, Ririn Rifanto, menyebut dirinya bukan pelaku utama dan menyeret nama Aman Yani dalam persidangan.
Selengkapnya

Viral