GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Penusukan Pelajar di Kawasan SMAN 3 Yogyakarta, Enam Pelaku Kabur, Tiga Ditangkap di Cilacap

Kasus penusukan terhadap seorang pelajar di kawasan SMAN 3 Yogyakarta menggemparkan warga dan dunia pendidikan di Kota Yogyakarta. 
Rabu, 20 Mei 2026 - 20:26 WIB
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia (tengah) didampingi Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian (kiri) dan Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda Dani HS (kanan).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kasus penusukan terhadap seorang pelajar di kawasan SMAN 3 Yogyakarta menggemparkan warga dan dunia pendidikan di Kota Yogyakarta. 

Insiden yang terjadi pada Minggu (17/5/2026) dini hari tersebut diduga melibatkan enam orang pelaku. Pada hari ini, tiga pelaku berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian di wilayah Cilacap, Jawa Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi subuh, kasatreskrim beserta jajaran dan Jatanras Polda DIY berhasil mengamankan tiga orang pelaku (penusukan pelajar di SMAN 3 Yogyakarta) di daerah Cilacap," kata Kombes Pol Eva Guna Pandia, Kapolresta Yogyakarta kepada awak media, Rabu (20/5/2026). 

Adapun, tiga pelaku yang sudah ditangkap inisial LA, AF dan MY. Dari ketiga pelaku, salah satu di antaranya masih berstatus pelajar. Sementara, dua orang lainnya sudah dewasa.

"Ini masih kita dalami (siapa yang melakukan penusukan terhadap korban)," ucap Eva. 

Ia mengungkap bahwa pemicu penusukan yang menewaskan AA (17), seorang pelajar SMKN 2 Depok bermula dari aksi duel antara dua kelompok atau geng. 

Seusai melakukan penusukan, para pelaku kabur ke luar kota. Namun, tiga pelaku berhasil diciduk polisi di Cilacap. Sedangkan, tiga lainnya masih buron. 

"Tiga pelaku lain ini terus dikejar. Kami mengimbau kepada orang tuanya agar segera menyerahkan putranya," tegas Eva. 

Pihaknya juga tidak segan memproses perkara ini sesuai aturan hukum yang berlaku di negara ini. Apalagi, insiden ini sampai menghilangkan nyawa seseorang. 

Di lokasi yang sama, Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menambahkan, penangkapan tiga pelaku dilakukan di sebuah rumah yang dihuni oleh seorang anak yang mana orang tuanya telah bercerai.

"Si pemilik rumah itu cerai. Anaknya sendirian di sana gitu, jadi broken home. Orang bebas masuk keluar disitu," ungkapnya. 

Menurut warga sekitar, rumah tersebut digunakan sebagai tempat persembunyian para geng motor. 

"Rumah itu diindikasi dari warga juga tempat berkumpulnya geng-geng motor. Memang, mereka punya ikatan solidaritas tinggi," ucap Riski. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, masyarakat setempat sempat mengingatkan si pemilik rumah, namun yang bersangkutan marah-marah.

"Kemarin kita dapat informasi sempat ribut sama warga sekitar, lima apa empat kali gitu sampai didamaikan oleh Polsek setempat," kata Riski. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BYD Resmi Bawa Teknologi Dual Mode ke Indonesia, Kombinasi EV dan Hybrid Jadi Andalan

BYD Resmi Bawa Teknologi Dual Mode ke Indonesia, Kombinasi EV dan Hybrid Jadi Andalan

Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, resmi memperkenalkan teknologi Dual Mode atau DM ke pasar Indonesia.
Prabowo Puji PDIP, Sufmi Dasco: Ungkapan yang Tulus

Prabowo Puji PDIP, Sufmi Dasco: Ungkapan yang Tulus

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, angkat bicara terkait pidato Presiden Prabowo Subianto yang memuji keputusan PDIP soal tidak bergabung dengan pemerintah.
Sherly Tjoanda Kaget Bukan Main Cicilan KUR Nelayan Tembus Rp2,6 Juta Sebulan: Hah, Mampu?

Sherly Tjoanda Kaget Bukan Main Cicilan KUR Nelayan Tembus Rp2,6 Juta Sebulan: Hah, Mampu?

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, terkejut saat mendengar pernyataan nelayan yang mengatakan bahwa ia harus membayar cicilan KUR Rp2,6 juta per bulan.
Persija Jakarta Gagal Juara Super League Musim Ini, Manajer Siap Mundur

Persija Jakarta Gagal Juara Super League Musim Ini, Manajer Siap Mundur

Ardhi Tjahjoko siap mundur setelah Persija gagal juara Super League 2025/2026. Nasibnya kini diserahkan ke pimpinan Macan Kemayoran untuk musim depan.
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual, Modus Ajakan Makan Hingga Temani Pengabdian

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual, Modus Ajakan Makan Hingga Temani Pengabdian

Dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan dosen di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta tengah menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). 
BYD Tech Culture Fest Resmi Digelar, Berikan Pengalaman Test Drive & Ride Secara Gratis

BYD Tech Culture Fest Resmi Digelar, Berikan Pengalaman Test Drive & Ride Secara Gratis

BYD secara resmi menyelenggarakan Tech Culture Fest. Acara yang berlangsung selama empat hari ini bisa dinikmati untuk masyarakat umum secara gratis.

Trending

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Dear Jay Idzes, Media Italia Akhirnya Sadar Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Sang Kapten Timnas Indonesia Absen

Dear Jay Idzes, Media Italia Akhirnya Sadar Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Sang Kapten Timnas Indonesia Absen

Absennya Jay Idzes dalam laga Sassuolo kontra Lecce di pekan ke-37 Serie A 2025/2026 mulai menjadi sorotan besar media Italia. Teman duelnya sampai kena kritik.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Josepha Alexandra menilai jawaban yang ia sampaikan sama dengan jawaban milik Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas yang justru dianggap benar oleh juri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT