Purbaya Ungkap Dua Raksasa CPO Diduga Akali Harga Ekspor
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
“Jadi 10 perusahaan itu jual ke Singapura lewat trading company. Sebenarnya barangnya ke sana langsung, karena kapalnya enggak berubah, tapi kertasnya (dokumen laporannya) berbeda,” jelas Purbaya.
Dari hasil analisis pemerintah, ditemukan indikasi selisih harga yang signifikan, bahkan mencapai separuh dari nilai pasar sebenarnya.
“Yang kita lihat harga di sini ekspor ke sana, itu setengah harga yang dari sana ke tujuan akhir. Jadi ada under-invoicing, 50 persen lah,” kata dia.
Purbaya mengungkapkan bahwa investigasi awal kasus ini tidak dilakukan secara konvensional, melainkan menggunakan pendekatan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menelusuri pola transaksi mencurigakan sebelum dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum.
“Kami yang menyelidiki awal dari data-data itu, kemudian kami kerja sama dengan BPKP dan Kejaksaan Agung,” tandasnya.
Ia menambahkan bahwa data dugaan pelanggaran tersebut telah diserahkan kepada Kejaksaan Agung sejak sekitar tiga bulan lalu dan kini memasuki tahap penindakan hukum lebih lanjut. (agr/aag)
Load more