GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Pati Kembali Bergejolak, Kini Tolak PBJT yang Dinilai Memberatkan Saat Ekonomi Sulit

Warga Pati kembali menolak kebijakan pajak. Setelah polemik PBB-P2, kini PBJT memicu penolakan karena dinilai memberatkan pelaku usaha.
Kamis, 28 Mei 2026 - 14:30 WIB
Ilustrasi pajak
Sumber :
  • ANTARA

Kala itu, warga memprotes kenaikan pajak yang disebut mencapai hingga 200 persen. Gelombang protes besar sempat terjadi dan memunculkan tuntutan terhadap pemerintah daerah.

Kini, polemik PBJT kembali memunculkan ketegangan baru. Situasi tersebut dinilai menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah daerah belum benar-benar pulih pasca polemik sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah warga khawatir kebijakan baru terkait pajak justru semakin memperbesar jarak antara pemerintah dan masyarakat. Apalagi, isu perpajakan saat ini dinilai sangat sensitif di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan banyak kalangan.

Klaim Pemkab Pati Ditolak Warga

Pemkab Pati menyatakan PBJT tidak akan memberatkan pelaku usaha karena mekanisme pungutannya dibebankan kepada konsumen. Pemerintah daerah menilai sistem tersebut tidak akan mengurangi keuntungan pelaku usaha secara langsung.

Namun, penjelasan itu justru ditolak sebagian warga. Mereka menilai pajak tetap akan berdampak terhadap pelaku usaha, meskipun dipungut melalui konsumen.

Menurut warga, tambahan pungutan kepada konsumen berpotensi menurunkan daya beli masyarakat. Jika daya beli melemah, omzet usaha juga dikhawatirkan ikut turun.

Pelaku usaha pun disebut akan terkena dampak secara tidak langsung karena masyarakat bisa mengurangi pengeluaran untuk konsumsi maupun hiburan.

Kekhawatiran itu muncul terutama di kalangan usaha kecil dan menengah yang saat ini masih menghadapi tantangan ekonomi. Mereka menilai kebijakan baru terkait pajak seharusnya mempertimbangkan kondisi pasar dan kemampuan masyarakat.

DPRD dan Pemkab Pati Belum Satu Suara

Polemik PBJT semakin ramai setelah muncul perbedaan pandangan antara DPRD dan Pemkab Pati terkait ambang omzet penerapan pajak tersebut.

Pemkab Pati disebut mengusulkan ambang omzet sebesar Rp6 juta. Sementara DPRD Pati menginginkan batas omzet dinaikkan menjadi Rp20 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu, DPRD juga menilai kajian mengenai penerapan PBJT masih belum matang. Perbedaan sikap antara eksekutif dan legislatif itu membuat masyarakat semakin bingung terhadap arah kebijakan yang akan diambil.

Kondisi tersebut dinilai memperlihatkan lemahnya koordinasi antarlembaga dalam merumuskan kebijakan yang menyangkut kepentingan publik. Jika tidak segera ada solusi, polemik PBJT dikhawatirkan akan terus berkembang dan memicu ketidakpuasan baru di masyarakat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamenlu RI Bunyi Alarm Krisis Air Dunia, Sebut 2030 Jadi Penentu Masa Depan Kemanusiaan

Wamenlu RI Bunyi Alarm Krisis Air Dunia, Sebut 2030 Jadi Penentu Masa Depan Kemanusiaan

Wamenlu RI Arrmanatha Nasir memperingatkan dunia soal krisis air global dan menyebut target SDGs 2030 sebagai ujian kemanusiaan.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 390 Ton LTJ dan Unsur Radioaktif Ilegal di Kepri

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 390 Ton LTJ dan Unsur Radioaktif Ilegal di Kepri

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon bersama rombongan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) meninjau kapal tangkapan TB Capricorn 106/TK Capricorn 92.210 di Dermaga Mako Kodaeral IV Batam, Selasa (26/5/2026).
Bersiap Comeback saat MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Mengaku akan Lebih Berhati-hati saat Race di Sirkuit Mugello

Bersiap Comeback saat MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Mengaku akan Lebih Berhati-hati saat Race di Sirkuit Mugello

Rider andalan tim Ducati yang berasal dari Spanyol yakniMarc Marquez mulai bersiap kembali tampil pada MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello akhir pekan ini.
Oman Turunkan Skuad Terbaik di FIFA Matchday Vs Indonesia, Tarik Sektioui Boyong 28 Pemain

Oman Turunkan Skuad Terbaik di FIFA Matchday Vs Indonesia, Tarik Sektioui Boyong 28 Pemain

Pelatih Timnas Oman, Tarik Sektioui memanggil 28 pemain untuk tampil di dua laga melawan Timnas Indonesia dan Kuwait pada 4 dan 9 Juni 2026. 
Ryano Panjaitan: Kurban KNPI Bukan Ritual, Tapi Bukti Solidaritas di Tengah Tantangan Ekonomi

Ryano Panjaitan: Kurban KNPI Bukan Ritual, Tapi Bukti Solidaritas di Tengah Tantangan Ekonomi

Memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban
Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Posong Temanggung, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Posong Temanggung, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

Polisi ungkap kronologi penemuan satu keluarga meninggal di tenda camping Posong Temanggung. Dugaan awal mengarah pada keracunan dan hipotermia.

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

Dua pemain keturunan, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpantau mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia. Keduanya turut hadir di TC perdana meski sejatinya absen dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Fabio Grosso Ingin Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Fabio Grosso Ingin Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Laporan dari Italia mengatakan bahwa Jay Idzes bisa dibawa Fabio Grosso ke Fiorentina. Sang bek Timnas Indonesia bisa direkrut oleh La Viola pada bursa transfer musim panas.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Selengkapnya

Viral