GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Prihantini, Sejumlah Nama Alumni UNY Terseret Dugaan Riset Palsu di Konferensi Internasional Denmark

Selain Prihantini, sejumlah alumni UNY ikut terseret dugaan riset palsu di konferensi internasional ISPPD 2026 di Denmark.
Kamis, 28 Mei 2026 - 21:00 WIB
Tak Hanya Prihantini, Sejumlah Nama Alumni UNY Terseret Dugaan Riset Palsu di Konferensi Internasional Denmark
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan skandal riset palsu yang menyeret nama peserta asal Indonesia dalam konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark, terus menjadi sorotan publik. Kasus ini kini tak hanya mengarah pada nama Prihantini, tetapi juga menyeret sejumlah nama lain yang diduga terlibat dalam penelitian bermasalah tersebut.

Sorotan terhadap dugaan manipulasi data hingga penggunaan identitas berbeda dalam presentasi ilmiah internasional itu pertama kali diungkap epidemiolog asal Indonesia, Wa Ode Dwi Daningrat, yang menghadiri konferensi tersebut sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul dugaan kejanggalan dalam isi penelitian, identitas peneliti, hingga asal institusi yang digunakan dalam forum ilmiah internasional tersebut.

Bermula dari Kecurigaan terhadap Presentasi “Dimas” dan “Riana”

Dwi mengaku awalnya tidak menaruh curiga ketika diajak rekannya menghadiri sesi presentasi dua peserta asal Indonesia bernama “Dimas” dan “Riana”.

Namun setelah membaca ulang abstrak penelitian yang dipresentasikan, ia mulai menemukan sejumlah kejanggalan. Kecurigaan semakin kuat setelah ia mendiskusikan data dan grafik penelitian tersebut dengan rekan peneliti serta supervisornya.

Salah satu hal yang dianggap paling janggal adalah klaim pengumpulan data primer di wilayah pegunungan Andes, Peru, tanpa melibatkan kolaborator lokal.

Menurut Dwi, praktik seperti itu hampir mustahil dilakukan dalam penelitian internasional.

“Mereka tuh ngumpulin data di Andes. Ngumpulin data dan enggak ada sama sekali kolaborator lokal di negara itu impossible untuk melakukan penelitian kayak gitu di negara orang,” ujarnya.

Dugaan Pergantian Identitas saat Presentasi

Kontroversi semakin meluas setelah muncul dugaan penggunaan identitas berbeda dalam dua sesi presentasi yang berlangsung berdekatan.

Dalam satu sesi, seorang perempuan tampil mempresentasikan penelitian berjudul Urban Heat Islands and Ageing Lung Vulnerability: Mapping Pneumococcal Pneumonia Risk and Climate-Exposed Older Adult Hotspots in LMIC Megacities menggunakan nama “Riana Dwi Kurniawati”.

Namun sekitar 10 menit kemudian, perempuan yang sama disebut kembali tampil di sesi berbeda setelah berganti jilbab dan menggunakan identitas “Dimas Fajar Prasetyo”.

Pada sesi kedua itu, ia mempresentasikan penelitian berjudul AI-Fused Satellite Climate, Urban Heat and PCV Uptake to Prioritise Pneumococcal Booster Strategies for Frail Older Adults in LMIC Megacities.

Menurut Dwi, perempuan tersebut bahkan memperkenalkan dirinya dengan nama “Dimas”.

Belakangan, sosok pemateri itu diketahui bernama Prihantini. Namun anehnya, nama Prihantini justru tidak tercantum dalam daftar penulis pada dua penelitian yang dipresentasikannya.

Nama Rifaldy dan Rini Ikut Terseret

Dari penelusuran pada laman resmi ISPPD, Prihantini diketahui mengirimkan empat judul penelitian bersama Rifaldy Fajar dan Rini Winarti.

Prihantini dan Rifaldy menggunakan nama institusi AI-Biomedicine Research Group, IMCDS Biomed Research Foundation, Jakarta sebagai afiliasi penelitian.

Sementara Rini Winarti menggunakan identitas Departemen Biologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kasus ini kemudian berkembang setelah publik mulai menelusuri keterkaitan para nama yang muncul dalam penelitian tersebut.

Prihantini hingga Riana Ternyata Berasal dari Almamater yang Sama

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa Prihantini, Rifaldy Fajar, Rini Winarti, dan Riana Dwi Kurniawati ternyata memiliki latar belakang almamater yang sama, yakni Universitas Negeri Yogyakarta.

Berikut latar belakang mereka berdasarkan penelusuran publik:

Alumni UNY yang Namanya Muncul dalam Dugaan Riset Palsu

  • Prihantini: Alumni Matematika UNY angkatan 2015

  • Rifaldy Fajar: Alumni Matematika UNY angkatan 2014

  • Rini Winarti: Alumni Biologi UNY angkatan 2014

  • Riana Dwi Kurniawati: Alumni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNY angkatan 2015

Keterkaitan tersebut membuat kasus ini semakin menjadi perhatian karena para nama yang muncul ternyata pernah berada dalam lingkungan organisasi dan kompetisi yang sama.

Pernah Raih Prestasi Internasional

Sebelum terseret dugaan riset palsu, beberapa nama yang kini menjadi sorotan diketahui pernah menorehkan prestasi internasional.

Rifaldy dan Rini tercatat pernah meraih medali emas dalam ajang The Egyptian International Invention and Innovation Exhibition (EGYPTINVENT) 2016 di Kairo, Mesir.

Ajang tersebut berlangsung pada 8-10 Maret 2016 di El Gezirah Youth Center dan pernah dimuat dalam laman resmi UNY.

Selain itu, Rifaldy, Prihantini, dan Riana juga pernah tergabung dalam tim Departemen Pengembangan Kreativitas Mahasiswa BEM KM UNY.

Tim tersebut berhasil meraih medali emas dalam ajang The 2nd World Invention and Innovation Forum (WIIF) yang berlangsung di Foshan, China pada 22-25 November 2017.

UNY Buka Suara dan Lakukan Penelusuran

Menanggapi ramainya dugaan riset palsu tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof Nur Hidayanto, menyatakan pihak kampus saat ini sedang melakukan penelusuran terhadap alumni yang namanya muncul dalam kasus tersebut.

Pihak kampus masih mengumpulkan informasi dan mendalami keterkaitan para alumni dengan penelitian yang dipresentasikan di konferensi internasional tersebut.

Sementara itu, hingga kini belum ada konfirmasi langsung dari Prihantini, Rifaldy, Rini, maupun Riana terkait tuduhan yang beredar.

Namun sebelumnya, Rifaldy sempat mengunggah pernyataan melalui akun Threads dan Instagram pribadinya bahwa dirinya bersama peneliti lain tengah menyiapkan klarifikasi atas polemik tersebut.

Unggahan itu kemudian menghilang setelah akun media sosial miliknya ditutup. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Korea Kaget Bukan Main Megawati Hangestri Tinggalkan Timnas Voli Putri Setelah Gabung Hyundai Hillstate

Media Korea Kaget Bukan Main Megawati Hangestri Tinggalkan Timnas Voli Putri Setelah Gabung Hyundai Hillstate

Keputusan Megawati Hangestri untuk menghentikan sementara aktivitas bersama tim nasional voli putri Indonesia ternyata ikut menjadi sorotan media Korea Selatan.
Presiden Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Sekolah Indonesia

Presiden Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Sekolah Indonesia

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kemitraan antara Indonesia dan Prancis kini tengah berada dalam masa keemasan. 
Transformasi Digital Tak Cukup Modal Internet Cepat, Bisnis Kini Butuh Jaringan Pintar dan Aman

Transformasi Digital Tak Cukup Modal Internet Cepat, Bisnis Kini Butuh Jaringan Pintar dan Aman

Transformasi digital tidak lagi dipandang sebagai tren sementara, melainkan kebutuhan utama untuk menjaga daya saing bisnis di era ekonomi digital. Kebutuhan ini terasa semakin
Idul Adha 1447 H: PPP Salurkan Lebih dari 100 Hewan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1447 H: PPP Salurkan Lebih dari 100 Hewan Kurban Serentak di Seluruh Indonesia

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, meninjau langsung prosesi penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban di Kantor DPW PPP DKI Jakarta pada Kamis (28/5). 
7 Ide Menu Olahan Daging Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah

7 Ide Menu Olahan Daging Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah

Berikut 7 ide menu olahan daging kurban Idul Adha yang praktis dan mudah dibuat di rumah.
Bukan Sekadar Tren! Probiotik Disebut Bisa Jaga Kesehatan Usus hingga Daya Tahan Tubuh

Bukan Sekadar Tren! Probiotik Disebut Bisa Jaga Kesehatan Usus hingga Daya Tahan Tubuh

Konsumsi minuman probiotik dipercaya membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Di Jepang, budaya mengonsumsi makanan dan minuman fermentasi sudah

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Cara Nonton Live Streaming Road to UFC Season 5 Yudi Cahyadi vs Xie Bin Malam Ini

Cara Nonton Live Streaming Road to UFC Season 5 Yudi Cahyadi vs Xie Bin Malam Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Road to UFC Season 5 (RT5) dengan duel utama antara Yudi Cahyadi vs Xie Bin di kelas bulu.
Selengkapnya

Viral