GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Dugaan Keracunan Gas hingga Makanan di Balik Kasus Sekeluarga Tewas dalam Tenda di Temanggung

Empat korban diketahui merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Mereka masing-masing berinisial MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21).
Jumat, 29 Mei 2026 - 13:39 WIB
Ratusan pelayat iringi pemakaman 4 korban meninggal di Posong Temanggung, Kamis (28/5/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Temanggung, Jawa Tengah, masih mendalami penyebab meninggalnya empat anggota keluarga di kawasan Kledung, Kabupaten Temanggung. Polisi menduga para korban meninggal akibat keracunan makanan atau paparan gas dari proses pembakaran.

Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, mengatakan hasil sementara pemeriksaan dokter forensik mengarah pada dua kemungkinan penyebab tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dugaan sementara ada dua, yakni keracunan makanan dan keracunan gas hasil pembakaran,” katanya di Temanggung, Jumat (29/5/2026)

Empat korban diketahui merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Mereka masing-masing berinisial MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21).

Komang menjelaskan tim medis telah melakukan proses autopsi pada Kamis (28/5) hingga selesai pada siang hari.

Namun, dari seluruh korban, hanya jenazah AEH yang menjalani autopsi lengkap setelah pihak keluarga memberikan izin.

“Korban AEH dipilih karena dianggap paling sehat dan merupakan seorang atlet,” ujarnya.

Menurut dia, hasil detail autopsi masih menunggu pemeriksaan lanjutan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan serta Direktorat Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua sampai lima hari.

Dalam penyelidikan di lokasi kejadian, aparat kepolisian turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk diperiksa secara forensik.

Barang bukti yang diamankan antara lain lima telepon genggam, sebuah mobil, satu kamera, seperangkat kompor gas portabel, hingga tungku tanah liat yang digunakan untuk membakar briket.

Selain itu, polisi juga membawa sejumlah sisa makanan yang ditemukan di lokasi, seperti daging, sosis, sayur-sayuran, dan nasi putih yang diduga dikonsumsi para korban saat berada di tempat kejadian.

“Peralatan memasak ditemukan dalam keadaan tidak menyala,” kata Komang.

Ia menjelaskan kompor portabel ditemukan berada di luar tenda, tepatnya di sekitar area teras pintu masuk.

Petugas juga menemukan kondisi tenda dalam keadaan tertutup rapat, termasuk ventilasi di bagian kiri dan kanan.

“Hasil pemeriksaan di lokasi tidak ditemukan bekas muntahan atau tanda mencurigakan lainnya. Di dalam tenda hanya terdapat dua kasur dan kantong tidur,” ujarnya.

Sampai saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari empat orang saksi yang berasal dari pihak pengelola tempat wisata guna membantu mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Lagi Menonjol di Premier League, Gelandang Keturunan Indonesia Rp1 Triliun Kini Diincar Raksasa Liga Spanyol

Tak Lagi Menonjol di Premier League, Gelandang Keturunan Indonesia Rp1 Triliun Kini Diincar Raksasa Liga Spanyol

Masa depan Tijjani Reijnders bersama Manchester City mulai menjadi sorotan media Eropa. Gelandang keturunan Indonesia Rp1 Triliun itu diincar raksasa Spanyol.
Setara dengan Gabi hingga Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa

Setara dengan Gabi hingga Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa

Sejajar dengan ratu voli Korea Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk jajaran atlet voli putri terpopuler sepanjang masa versi situs Women Volleybox.
Jangan Anggap Sepele! Gangguan Pencernaan Anak Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang: Ini Pentingnya Deteksi Dini Sejak Balita

Jangan Anggap Sepele! Gangguan Pencernaan Anak Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang: Ini Pentingnya Deteksi Dini Sejak Balita

Organisasi kesehatan dunia World Gastroenterology Organisation (WGO) juga menyoroti pentingnya pencegahan gangguan saluran cerna sejak usia dini. Gangguan yang tampak ringan
Rahasia Restoran Buat Daging Kurban Jadi Lebih Juicy, Lembut, dan Anti Capek Ngunyah

Rahasia Restoran Buat Daging Kurban Jadi Lebih Juicy, Lembut, dan Anti Capek Ngunyah

Ini dia rahasia bikin daging kurban selembut hidangan restoran. Cukup pakai bahan alami dan sederahan di dapur, daging jadi empuk, juicy, dan lumer di mulut!
Justin Hubner Disebut Cocok Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday, Yussa Nugraha: Keras, Agresif, Berani

Justin Hubner Disebut Cocok Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday, Yussa Nugraha: Keras, Agresif, Berani

Jay Idzes telah mengunggah pengumuman bahwa dirinya akan absen mengemban tugas di Timnas Indonesia untuk melawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026.
Viral Kasus Prihantini dkk Diduga 'Liburan Gratis' Lewat Seminar Dunia, Begini Mekanisme Travel Grant ISPPD

Viral Kasus Prihantini dkk Diduga 'Liburan Gratis' Lewat Seminar Dunia, Begini Mekanisme Travel Grant ISPPD

Viral kasus Prihantini membuat publik menyoroti ketatnya mekanisme Travel Grant ISPPD yang diprioritaskan bagi peneliti muda dan presenter abstrak.

Trending

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Belakangan ini, sebagian publik dikejutkan dengan viralnya di media sosial, terkait jual daging kurban di media sosial. Sontak, insiden itu memicu komentar
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 156/AK.03.05/2026 tanggal 25 Mei 2026.
Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

John Herdman membuat salah satu media Vietnam mulai khawatir dengan kekuatan timnasnya. Pasalnya, Herdman memanggil pemain-pemain andalan ke Timnas Indonesia.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Selengkapnya

Viral