News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Keras Gubernur KDM agar Pembangunan Papua Tak Hilangkan Alam dan Budaya: Leluhur Kita Jaga Berabad-abad

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pesan keras perihal maraknya pembangunan di Papua jangan sampai mengorbankan kelestarian alam dan budaya lokal.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:18 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) di Papua
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jayapura, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pesan keras terhadap pembangunan di Papua. Hal ini tak lepas adanya tujuan meratakan kesejahteraan masyarakat Papua.

KDM memahami hal ini. Namun ia berharap seluruh pihak tetap mengutamakan aspek menjaga kelestarian alam dan budaya di Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menginginkan tidak ada lagi pihak yang mengorbankan lingkungan hanya karena kepentingan pembangunan jangka pendek. Menurutnya, pendekatan pembangunan harus mengutamakan rasa.

Ia berpendapat pendekatan pembangunan selama ini hanya terlalu menekankan aspek teknokrasi. Hal ini menyebabkan pengabaian nilai budaya hingga pengetahuan dari masyarakat adat.

"Apa yang ada dalam pikiran kita yang merasa pintar jadi birokrasi ini adalah kita sering menganggap kaum adat dan tradisi sebagai orang yang tertinggal, kita menganggap kaum adat itu orang-orang bodoh," ujar KDM di Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS) bertajuk Inovasi Papua Berbasis Etnosains di Kota Jayapura, Papua, Jumat (29/5/2026).

KDM Nilai Masyarakat Adat Mampu Jaga Alam dan Budaya di Papua

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Lebih lanjut, KDM menilai keunggulan dari masyarakat adat. Mereka mempunyai kearifan yang luar biasa.

Dedi Mulyadi mengatakan, kaum adat dan tradisi telah membuktikan dirinya mampu menjaga alam. Bahkan, kehadiran mereka membuat alam dan budaya terawat dengan baik selama ratusan tahun.

Menurutnya, upaya tersebut sebagai bentuk warisan dari para leluhur. Mereka menginginkan generasi berikutnya dapat menikmati kelestarian alam dan budaya di Papua.

"Padahal mereka itu adalah sumber pengetahuan. Leluhur sering tidak dianggap sebagai sumber ilmu. Padahal leluhur mampu menjaga alam serama berabad-abad dan merwawriskannya kepada generasi berikutnya dengan baik," jelasnya.

Ia memberikan pandangan terkait maraknya kerusakan lingkungan terjadi selama puluhan tahun. Tidak hanya di Papua, tetapi juga mencakup di berbagai wilayah Indonesia.

Kerusakan yang terjadi memberikan petunjuk adanya kesalahan pembangunan. KDM menyoroti cara pandang mengacu aspek yang berorientasi pada eksploitasi.

Cara pandang pembangunan seharusnya mencakup pada menjaga harmoni dengan alam. Maka dari itu, Dedi Mulyadi mengingatkan kesalahan yang sama tidak boleh terjadi di Papua.

Bagi Gubernur Jabar itu, kekayaan alam dan budaya di Papua begitu istimewa. Bahkan, selama bertahun-tahun menunjukkan dua aspek ini masih terjaga dengan baik.

Ia membandingkan kekayaan alam dan budaya di Papua dengan daerah lain. Menurutnya, warisan dari leluhur Papua masih yang terbaik hingga saat ini.

"Saya melihat masih ada yang original di negeri ini namanya Papua. Di tempat kami sudah hampir tidak bisa mendapatkannya lagi," terangnya.

Mantan Bupati Purwakarta ini mencontohkan perbandingannya. Ia sangat kagum masih melihat banyak air yang jernih saat tiba di Papua.

Selain itu, ia tidak menyangka udara di Papua masih jernih dan tidak mengalami polusi. Ia pun mengakui kekayaan alam di Papua sangat indah.

Pandangan Dedi Mulyadi soal Dampak Hilangnya Alam Papua

Sayangnya hal itu perlahan-lahan mulai hilang. KDM pun menyampaikan pandangan dampak dari hilangnya alam Papua.

Ia menegaskan hal ini bisa berpengaruh secara langsung pada kehidupan masyarakat adat. Padahal sejatinya mereka sangat berhubungan erat terhadap lingkungan di sekitarnya.

"Kehilangan alamnya maka rakyat Papua akan lemah. Sistem keyakinan kepada leluhurnya rentan terputus akibat dari kehancuran ekologi," tegasnnya.

Pembangunan di Papua, menurut dia, harus tetap mengutamakan landasan nilai-nilai budaya. Aspek ini juga wajib mengacu pada kearifan lokal serta penghormatan terhadap alam.

Ia meminta kebijakan tata ruang dan pembangunan wajib disusun dengan baik. Setidaknya pemerintah dapat mempertimbangkan aspek budaya masyarakat Papua.

Ia menilai penyusunan yang baik membuat masyarakat Papua tidak merasa terasingkan. Sebab, mereka berhak hidup nyaman di tanahh kelahirannya sendiri.

Dedi Mulyadi mendukung adanya investasi yang masuk ke Papua. Namun, ia mengingatkan agar aspek ini diharapkan tidak melunturkan identitas lokal.

Mantan anggota DPR RI ini memberikan usulan mengenai seluruh bangunan publik di Papua, mulai dari perkantoran, hotel, sekolah hingga stadion. Pemerintah setidaknya mengadopsi arsitektur khas Papua.

"Papua dibangun untuk orang Papua. Jangan sampai suatu saat orang Papua merasa bukan lagi tinggal di kampungnya sendiri," ucapnya.

Dalam penutupnya, Dedi Mulyadi mengimbau betapa pentingnya menjaga Papua. Ia menegaskan bahwa, nilai Papua sebagai warisan bangsa yang tidak ternilai.

"Jagalah kehormatan masyarakat Papua. Jangan sembarang orang menghina dan merusak tanah Papua. Surga di tanah Papua. Keindahan semesta Indonesia itu ada di tanah Papua. Jagalah, karena suatu saat kita akan kehilangan ketika dia sudah tidak ada," tukasnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).
Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat menangis haru, Indonesia raih medali emas di Asian Games setelah 28 tahun.
Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Teknologi kecerdasan buatan (AI), pertahanan, teknologi digital, dan keamanan siber semakin menjadi sektor strategis negara maju. Indonesia mulai menjajaki
Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Nadiem Makarim menjadi 9 tahun penjara. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar dalam kasus Chromebook
9 Daftar Pemain Drama Korea Dive into You yang Dibintangi Bona WJSN dan Park Seo Ham

9 Daftar Pemain Drama Korea Dive into You yang Dibintangi Bona WJSN dan Park Seo Ham

Berikut daftar 9 pemain drama Korea Dive Into You yang dibintangi Bona WJSN dan Park Seo Ham.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Laga perdana John Herdman berlangsung di SUGBK pukul 20.00 WIB, live SCTV dan Vidio.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 26 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Selengkapnya

Viral