Lensa Berbicara: Potret Harapan di Balik Tenda Pengungsian Pascakebakaran Kebon Kosong
- Julio Trisaputra-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com — Harapan masih terlihat di tengah duka yang menyelimuti warga Kebon Kosong pascakebakaran yang terjadi pada Senin (1/6/2026) malam.
Di tenda pengungsian yang berdiri di Jalan Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026), canda tawa anak-anak terdengar bergema di antara deretan pengungsi yang masih berupaya bangkit dari musibah.
Bersama para anggota Palang Merah Indonesia (PMI), anak-anak mengikuti berbagai kegiatan hiburan dan pendampingan psikososial sebagai upaya mengantisipasi trauma akibat kebakaran yang menghanguskan tempat tinggal mereka.
Melalui permainan, nyanyian, dan interaksi bersama relawan, anak-anak diajak kembali merasakan suasana yang aman dan menyenangkan meski berada di lingkungan pengungsian.
- Julio Trisaputra-tvOne
- Julio Trisaputra-tvOne
- Julio Trisaputra-tvOne
Di balik keceriaan tersebut, kesedihan masih tampak jelas di wajah para orang tua hingga lansia.
Ratapan dan ungkapan duka sesekali terdengar dari sudut-sudut tenda pengungsian, menggambarkan beratnya cobaan yang tengah mereka hadapi.
Meski demikian, semangat untuk bertahan dan memulai kembali kehidupan tetap tumbuh di antara para penyintas.
Kehadiran relawan, bantuan kemanusiaan, serta dukungan psikososial bagi anak-anak menjadi secercah harapan bagi warga Kebon Kosong untuk bangkit dari keterpurukan dan menatap masa depan dengan lebih optimistis.
Di tengah suasana pengungsian yang penuh keterbatasan, tawa anak-anak menjadi simbol keteguhan dan harapan bahwa kehidupan akan terus berjalan, bahkan setelah musibah besar melanda. (jts/nsi)
Load more