News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi: Jangan Sembarang Orang Menghina dan Merusak Tanah Papua!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), membawa pesan mendalam mengenai masa depan Bumi Cendrawasih saat menghadiri Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS), Jumat (29/5). 
Selasa, 2 Juni 2026 - 15:53 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), membawa pesan mendalam mengenai masa depan Bumi Cendrawasih saat menghadiri Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS) di Jayapura, Jumat (29/5). 

Dalam forum tersebut, tokoh yang akrab disapa KDM ini menekankan agar Papua tidak terjebak dalam arus pembangunan jangka pendek yang merusak ekosistem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai langkah nyata dukungan terhadap sumber daya manusia, Dedi Mulyadi mengumumkan pemberian beasiswa pendidikan bagi 40 pemuda-pemudi Papua untuk berkuliah di Jawa Barat. 

Program ini mencakup seluruh biaya studi hingga biaya hidup sampai para mahasiswa tersebut menyandang gelar sarjana.

"Silakan kuliah di Bandung. Biaya hidupnya kami tanggung sampai dia selesai," tegas Dedi Mulyadi di hadapan peserta konferensi.

Selain beasiswa, KDM menyoroti pentingnya menjaga identitas lokal di tengah modernisasi. Ia menyarankan agar setiap fasilitas publik, mulai dari perkantoran, sekolah, hingga hotel dan stadion di Papua, wajib mencerminkan arsitektur khas setempat. 

Hal ini bertujuan agar masyarakat asli tidak merasa tercerabut dari akar budayanya.

"Papua dibangun untuk orang Papua. Jangan sampai suatu saat orang Papua merasa bukan lagi tinggal di kampungnya sendiri," ungkapnya.

KDM juga mengkritik pola pembangunan teknokrasi yang seringkali mengesampingkan kearifan lokal. Ia mengingatkan bahwa masyarakat adat bukanlah kelompok yang tertinggal, melainkan penjaga alam yang paling efektif.

"Kita sering menganggap kaum adat sebagai orang yang tertinggal, padahal mereka adalah sumber pengetahuan. Leluhur kita mampu menjaga alam selama berabad-abad dan mewariskannya kepada generasi berikutnya dengan baik," jelas KDM.

Dalam pandangannya, Papua merupakan wilayah yang masih mempertahankan kemurnian alamnya di tengah kerusakan lingkungan yang masif di daerah lain. 

Ia memperingatkan bahwa kehancuran ekologi akan berakibat fatal pada tatanan sosial dan sistem keyakinan masyarakat adat.

"Saya melihat masih ada yang original di negeri ini namanya Papua. Di tempat kami sudah hampir tidak bisa mendapatkannya lagi. Di sini kami mendapat kejernihan air, kejernihan udara, dan alam yang sangat indah," tuturnya.

"Papua kehilangan alamnya maka rakyatnya akan lemah. Sistem keyakinan pada leluhurnya terputus oleh kehancuran ekologi," ujarnya.

Gubernur Jawa Barat ini mengajak semua pihak untuk menaruh hormat setinggi-tingginya pada tanah Papua dan isinya. 

Ia menyebut Papua sebagai representasi keindahan semesta Indonesia yang harus dijaga bersama sebelum semuanya terlambat.

"Jagalah kehormatan masyarakat Papua. Jangan sembarang orang menghina dan merusak tanah Papua. Surga di tanah Papua. Keindahan semesta Indonesia itu ada di tanah Papua. Jagalah, karena suatu saat kita akan kehilangan ketika dia sudah tidak ada," ujarnya. 

Acara bergengsi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto, serta jajaran Forkompimda Papua. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Sih Fabiola Elizabeth? Mantan Artis yang Jadi Tersangka Sindikat Love Scamming Internasional Rp41 Miliar

Siapa Sih Fabiola Elizabeth? Mantan Artis yang Jadi Tersangka Sindikat Love Scamming Internasional Rp41 Miliar

Mantan artis Fabiola Elizabeth Agnes menjadi tersangka. Mantan istri Reza SMASH itu diduga terlibat dalam love scamming atau peninpuan online raup Rp41 miliar.
Kesaksian Korban Kebakaran di Kebon Kosong Jakpus: Api Diduga Berasal dari Ruang Tamu, Makin Besar saat Diguyur Air

Kesaksian Korban Kebakaran di Kebon Kosong Jakpus: Api Diduga Berasal dari Ruang Tamu, Makin Besar saat Diguyur Air

Salah satu warga korban kebakaran di Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat, memberikan kesaksian ketika api mulai melahap area permukimannya.
Dituntut 18 Tahun, Nadiem Makarim Klaim Kebijakan Chromebook Justru Untungkan Negara Rp3,9 T

Dituntut 18 Tahun, Nadiem Makarim Klaim Kebijakan Chromebook Justru Untungkan Negara Rp3,9 T

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim membacakan pleidoi atau nota pembelaan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Soroti Mental Pemain Timnas U19

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Soroti Mental Pemain Timnas U19

Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Timnas Indonesia U19 sukses mengalahkan Myanmar dengan skor meyakinkan 3-0.
Polisi Ungkap Dirut Hanania Group Gunakan Uang Jemaah Umrah untuk Tutupi Masalah Keuangan Perusahaan, Kerugian Capai Rp12 Miliar

Polisi Ungkap Dirut Hanania Group Gunakan Uang Jemaah Umrah untuk Tutupi Masalah Keuangan Perusahaan, Kerugian Capai Rp12 Miliar

Polda Metro Jaya resmi menahan Direktur Utama Hanania Group, pria berinisial ASFR (30), atas dugaan penipuan dan penggelapan dana jamaah yang mencapai belasan miliar rupiah.
15 Ucapan Menyambut Kerabat Pulang Haji Penuh Makna, Doa, dan Harapan Kebaikan

15 Ucapan Menyambut Kerabat Pulang Haji Penuh Makna, Doa, dan Harapan Kebaikan

Berikut 15 ucapan menyambut kerabat pulang haji penuh makna, doa dan harapan kebaikan.

Trending

Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk AVC Women's Cup 2026: Tandem Megawati Hangestri di JPE Dicoret

Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk AVC Women's Cup 2026: Tandem Megawati Hangestri di JPE Dicoret

Daftar susunan pemain Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Women's Cup 2026, di mana terdapat dua nama yang dicoret termasuk tandem Megawati Hangestri di Jakarta Pertamina Enduro.
Marselino Ferdinan Langsung Gegerkan John Herdman usai Comeback ke Timnas Indonesia, Eks Pelatih Piala Dunia Dibuat Terpukau: Bagus Banget!

Marselino Ferdinan Langsung Gegerkan John Herdman usai Comeback ke Timnas Indonesia, Eks Pelatih Piala Dunia Dibuat Terpukau: Bagus Banget!

Kembalinya Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia langsung mencuri perhatian. Gelandang muda andalan Merah Putih itu sukses buat pelatih John Herdman terpukau.
Resmi Dilepas PBVSI, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Tempur di AVC Women's Cup 2026

Resmi Dilepas PBVSI, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Tempur di AVC Women's Cup 2026

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi melepas Timnas Voli Putri Indonesia yang akan tampil pada ajang AVC Women's Cup 2026.
Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Biaya Perjalanan Kunjungan Luar Negri Presiden Prabowo Tuai Sorotan, Gerindra: Ciptakan Lapangan Kerja

Biaya Perjalanan Kunjungan Luar Negri Presiden Prabowo Tuai Sorotan, Gerindra: Ciptakan Lapangan Kerja

Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong menanggapi kritikan masyarakat terkait frekuensi kunjungan luar negeri Presiden RI, Prabowo Subianto.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Nova Arianto Sengaja Tak Targetkan Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2026

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Nova Arianto Sengaja Tak Targetkan Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2026

Jangan-jangan Nova Arianto hanya merendah? Media Vietnam mulai mempertanyakan pernyataan pelatih Timnas Indonesia U-19.
IPR: Sikap Seskab Teddy Abaikan Serangan Personal Jadi Fondasi Penting Jaga Stabilitas

IPR: Sikap Seskab Teddy Abaikan Serangan Personal Jadi Fondasi Penting Jaga Stabilitas

Direktur Eksekutif lembaga survei dan konsultan Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, mengapresiasi sikap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang dinilai tidak defensif dan memilih mengabaikan berbagai serangan personal di media sosial, tapi tetap cekatan dalam mengurus negara.
Selengkapnya

Viral