News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catat! Operasi Patuh Jaya 2026 Mulai 8 Juni Lebih Galak, Pelanggaran Kasat Mata Langsung Ditilang

Pengendara di Jakarta dan sekitarnya diminta lebih disiplin saat berkendara. Sebab, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama dua pekan, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Rabu, 3 Juni 2026 - 16:46 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Pengendara di Jakarta dan sekitarnya diminta lebih disiplin saat berkendara. Sebab, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama dua pekan, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Tak seperti tahun-tahun sebelumnya yang lebih mengedepankan edukasi, operasi kali ini akan fokus pada penegakan hukum. Polisi bahkan menyiapkan pola hunting system atau penindakan langsung bagi pelanggaran yang terlihat di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Komarudin mengatakan Operasi Patuh Jaya merupakan operasi kewilayahan yang digelar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

"Ini adalah operasi kewilayahan. Pelaksanaan operasi sendiri akan berlangsung mulai dari tanggal 8-21 Juni," tuturnya, Rabu, 3 Juni 2026.

Sebanyak 2.798 personel gabungan bakal diterjunkan dalam operasi tersebut. Personel berasal dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Komarudin menjelaskan, langkah pengetatan penindakan dilakukan seiring terus meningkatnya jumlah kendaraan di Jakarta. Berdasarkan data yang dimiliki kepolisian, pertumbuhan kendaraan di Ibu Kota mencapai sekitar 3 persen.

"Dimana Jakarta sendiri tercatat pertumbuhan kendaraan di angka 3 persen. Dengan tumbuhnya angka kendaraan sedemikian pesat, maka dibutuhkan tingkat kepatuhan dari para pengendara," ujar dia.

Dalam Operasi Patuh Jaya 2026, polisi menetapkan 10 jenis pelanggaran lalu lintas sebagai target penindakan. Porsi penegakan hukum pun dibuat lebih besar dibanding kegiatan sosialisasi maupun pencegahan.

"Untuk operasi patuh kali ini sedikit berbeda dari yang sebelumnya kita melaksanakan ataupun mengedepankan edukasi, penggelaran kekuatan. Operasi patuh kali ini, mengingat memang situasi arus lalu lintas yang membutuhkan penanganan lebih serius, maka bobot penegakan hukum untuk operasi patuh ini sebanyak 50%. Jadi 20% kegiatan kita adalah kegiatan preemtif, 30% kegiatan preventif, dan 50% penegakan hukum," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski razia lalu lintas atau operasi stasioner tetap dimungkinkan, Polda Metro Jaya mengaku tidak akan menjadikannya sebagai metode utama. Alasannya, kondisi lalu lintas Jakarta yang padat berpotensi semakin macet jika dilakukan penyekatan di satu titik.

"Bahwa kegiatan operasi stasioner diperbolehkan, stasioner itu razia. Namun kami Polda Metro Jaya tentunya melihat situasi di lapangan, dengan padatnya Jakarta tentu kecil kemungkinan stasioner ini bisa dilakukan," tutur Komarudin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Open 2026: Langsung Kalah di Babak Pertama, Fajar/Fikri Akui Kesulitan Menembus Tembus Pertahanan Chen/Liu

Indonesia Open 2026: Langsung Kalah di Babak Pertama, Fajar/Fikri Akui Kesulitan Menembus Tembus Pertahanan Chen/Liu

Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri, harus gigit jari pada pertandingan pertama mereka di gelaran Indonesia Open 2026.
Rapat Bareng DPR, KSP Minta Tambah Anggaran dan Pisah dengan Kemensetneg

Rapat Bareng DPR, KSP Minta Tambah Anggaran dan Pisah dengan Kemensetneg

Dudung menjelaskan bahwa anggaran KSP selama ini berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), sehingga alokasi anggaran untuk KSP terbatas.
Dorong Literasi di Wilayah 3T, PNM Buka Jendela Dunia bagi Anak-Anak di Kepulauan Rinca

Dorong Literasi di Wilayah 3T, PNM Buka Jendela Dunia bagi Anak-Anak di Kepulauan Rinca

Melalui fasilitas Ruang Pintar Pojok Baca Rinca, PNM ingin menghadirkan budaya belajar yang lebih hangat dan dekat dengan keseharian anak-anak pesisir.
Kang Sung-hyung Ungkap Janji Megawati Hangestri Sebelum Resmi Gabung dengan Hyundai Hillstate untuk V League Musim  Depan

Kang Sung-hyung Ungkap Janji Megawati Hangestri Sebelum Resmi Gabung dengan Hyundai Hillstate untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri dipastikan kembali meramaikan Liga Voli Korea pada musim 2026/2027 setelah resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate.
‎Dukung Pengembangan Wisata Eco-Wellness, Dparagon Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah di Seluruh Indonesia

‎Dukung Pengembangan Wisata Eco-Wellness, Dparagon Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah di Seluruh Indonesia

Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata berkelanjutan di Yogyakarta, Dparagon, sebagai jaringan kost eksklusif terkemuka terus membuka kolaborasi dengan berbagai pihak.
Simak, Ini Materi Bagi Pelatihan Komcad ASN Gelombang Kedua pada Agustus

Simak, Ini Materi Bagi Pelatihan Komcad ASN Gelombang Kedua pada Agustus

Pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN) gelombang kedua pada 27 Agustus 2026 dengan kuota sebanyak 2.000 peserta dibuka kembali.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Singapura dalam agenda FIFA Women's Matchday melalui ajang Garuda Championship Series 2026. Berikut jadwalnya.
Selengkapnya

Viral