Mahasiswa Ramai-ramai Teriak saat Ayah Pelaku Ciuman Sesama Jenis di PNJ Sujud Minta Maaf: Gak Usah Pak!
- PNJ
Jakarta, tvOnenews.com - Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) ramai-ramai berteriak. Hal itu terjadi saat orang tua mahasiswa terduga pelaku ciuman sesama jenis berinisial ARM meminta maaf.
Dalam video yang beredar di media sosial, mulanya sosok ayah mahasiswa PNJ yang ciuman sesama jenis muncul di tengah kumpulan mahasiswa.
Menurutnya, dugaan tindakan asusila dilakukan mahasiswa PNJ tersebut menjadi aib besar keluarganya. Ia selaku orang tua merasa gagal mendidik putranya.
"Kami mendapatkan karma yang sangat memalukan ini. Ini aib bagi keluarga kami. Padahal setiap pagi, saya selalu mengantarkan A ke stasiun, dia selalu saya doakan," ujarnya dalam potongan video yang diunggah melalui akun Instagram @depok24jam dikutip tvOnenews.com, Rabu (3/6/2026).
Ayah Mahasiswa PNJ Sujud Minta Maaf
- Instagram/@depok24jam
Dalam video viral lainnya yang merebak di media sosial, ayah pelaku hanya bisa menunduk. Ia beberapa kali memegang kepala putranya yang menjelaskan dugaan peristiwa di kampus PNJ.
Kemudian, ayah ARM memberanikan diri untuk berdiri. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kelakuan putranya di hadapan seluruh mahasiswa dan pihak PNJ.
Bagi ayah ARM, PNJ sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang hebat. Ia merasa malu perbuatan anaknya rentan mencoreng nama baik PNJ.
Kemudian, ia pun memilih sujud. Bahkan ia tak malu menunjukkan suara bergetarnya saat meminta maaf terhadap seluruh mahasiswa dan pihak PNJ yang berada di hadapannya.
"Saya mohon maaf sama institusi yang hebat ini, saya mohon maaf untuk semuanya. Saya malu," ucapnya sambil menangis dan bersujud dengan menutup wajahnya.
Reaksi Mahasiswa PNJ saat Ayah Terduga Pelaku sampai Sujud
Mahasiswa di kumpulan tersebut langsung menggemuruhkan suasana di lokasi. Tak sedikit dari mereka meminta agar ayah ARM tidak melakukan sujud.
Menurut mereka, pria menggunakan kemeja putih tersebut juga tidak perlu meminta maaf. Pasalnya, peristiwa ini hanya melibatkan anaknya yang diduga sebagai pelaku asusila sesama jenis.
"Yang tegar, Pak. Pak enggak usah, enggak usah Pak. Bapak itu enggak salah," ucap para mahasiswa.
Load more