News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pergantian Kepala BGN Disebut Sebagai Langkah Perbaikan Program MBG ke Depan

Berdasarkan data Kemenkes mencatat 60 kasus dengan 5.207 korban, sedangkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat 55 kasus dengan 5.320 korban. 
Kamis, 4 Juni 2026 - 13:07 WIB
Guru Besar UIN, Achmad Tjachja Nugraha
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan menunjuk kepemimpinan baru dinilai sebagai langkah yang tepat untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu diungkap Guru Besar UIN Achmad Tjachja Nugraha dalam keterangan resminya, di Kota Bandung pada Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai pergantian pimpinan merupakan bentuk evaluasi yang wajar dalam penyelenggaraan program strategis nasional yang melibatkan anggaran besar dan jutaan penerima manfaat.

"Langkah Presiden Prabowo menunjukkan komitmen beliau yang tegas untuk terus melakukan evaluasi terhadap program prioritas pemerintah. Tujuannya bukan menghentikan program, tetapi memastikan pelaksanaannya semakin efektif, aman, dan tepat sasaran," ujarnya.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan MBG menjadi alasan penting bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan tata kelola. 

Sejumlah laporan mengenai dugaan keracunan makanan di berbagai daerah telah menimbulkan perhatian publik terhadap kualitas pengawasan program.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 60 kasus dengan 5.207 korban, sedangkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat 55 kasus dengan 5.320 korban. 

Temuan tersebut mendorong berbagai pihak meminta penguatan pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Achmad, munculnya ribuan kasus gangguan kesehatan tersebut menunjukkan bahwa program berskala nasional memerlukan sistem pengawasan yang semakin ketat agar kualitas layanan dan keamanan pangan dapat terjaga di seluruh daerah sesuai harapan bapak Prabowo.

"Program ini memiliki tujuan yang sangat mulia dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia kedepab. Karena itu, setiap kelemahan yang ditemukan harus segera diperbaiki agar manfaat program benar-benar dapat dirasakan masyarakat," katanya.

Achmad menilai program nasional MBG membutuhkan sistem kontrol yang kuat mulai dari rantai pasok, pengadaan bahan baku, proses pengolahan, distribusi makanan, hingga mekanisme penanganan keluhan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pergantian pimpinan BGN dapat menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu dapat meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan program, serta memperbaiki standar keamanan pangan di seluruh rantai distribusi.

"Pergantian kepemimpinan bukanlah akhir dari Program Makan Bergizi Gratis. Justru ini menjadi kesempatan untuk melakukan perbaikan dan memastikan program berjalan lebih baik ke depan," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Misteri Penonton yang Berikan Dukungan Langsung pada Timnas Indonesia Putri, Pecahkan Rekor MURI

Terungkap Misteri Penonton yang Berikan Dukungan Langsung pada Timnas Indonesia Putri, Pecahkan Rekor MURI

Walau kalah 0-2 dari Singapura, ribuan orang yang berseragam kaos Garuda tersebut tetap mendukung Timnas Indonesia Putri.
Purbaya Bantah Rumor Mundur Jadi Menteri Keuangan: Enggak Benar

Purbaya Bantah Rumor Mundur Jadi Menteri Keuangan: Enggak Benar

Di tengah tekanan hebat yang menghantam nilai tukar rupiah hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, beredar rumor bahwa Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa akan mengundurkan diri dari jabatannya.
Purbaya Bantah Rumor Mundur Jadi Menteri Keuangan: Enggak Benar

Purbaya Bantah Rumor Mundur Jadi Menteri Keuangan: Enggak Benar

Di tengah tekanan hebat yang menghantam nilai tukar rupiah hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, beredar rumor bahwa Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa akan mengundurkan diri dari jabatannya.
Indonesia Open 2026: Gilas Wakil Hong Kong Dua Gim Langsung, Tiwi/Fadia Melangkah Mulus ke Babak Perempat Final

Indonesia Open 2026: Gilas Wakil Hong Kong Dua Gim Langsung, Tiwi/Fadia Melangkah Mulus ke Babak Perempat Final

Pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dipastikan menyusul dua ganda putri Indonesia lainnya ke babak perempat final Indonesia Open 2026.
Bikin Merinding! Pemain Bola Wanita Korea Utara Menangis Histeris dan Lompat-lompat saat Didatangi Kim Jong-un

Bikin Merinding! Pemain Bola Wanita Korea Utara Menangis Histeris dan Lompat-lompat saat Didatangi Kim Jong-un

Sebuah momen langka sekaligus mencengangkan terjadi di atas lapangan hijau. Seluruh skuad tim sepak bola wanita Korea Utara, Naegohyang Women's FC, terekam kamera meneteskan air mata dan menangis histeris saat ditemui langsung oleh Pemimpin Tertinggi mereka, Kim Jong-un.
Kejagung Bongkar Fakta Baru Korupsi MBG, Barang yang Dimark Up Ternyata Sudah Beredar

Kejagung Bongkar Fakta Baru Korupsi MBG, Barang yang Dimark Up Ternyata Sudah Beredar

Kejaksaan Agung mengungkap fakta baru soal barang operasional pelaksanaan MBG yang dilakukan mark up oleh tiga tersangka, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengingatkan kepada pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tetap menjaga integritas.
Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Pendiri Cherrybelle Dino Raturandang diduga sindir Sarwendah lewat unggahan viral di Threads yang kini tembus 1,2 juta views. ”Udah terlihat kan?” tulisnya.
Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Jelang memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday 2026, Elkan Baggott justru mendapat kabar kurang mengenakkan dari Inggris soal nasibnya di klub.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Pemuda Katolik Apresiasi Gerak Cepat Tersangkakan Pimpinan BGN, Dukung Penuh Penegakan Hukum

Pemuda Katolik Apresiasi Gerak Cepat Tersangkakan Pimpinan BGN, Dukung Penuh Penegakan Hukum

Organisasi Masyarakat (Ormas) PP Pemuda Katolik buka suara soal penegakan hukum yang dilakukan terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) hingga Wakil Kepala BGN oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.
Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Jawa Timur sebagai provinsi dengan potensi produksi padi terbesar nasional pada Januari hingga Juli 2026.
Selengkapnya

Viral