Bertemu Fraksi PKB di DPR RI, Forkopi Dorong Regulasi Hak Atas Tanah dalam RUU Perkoperasian
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) memberikan sejumlah masukan terhadap Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian khususnya terkait pengaturan status hak atas tanah bagi koperasi.
Masukan itu disampaikan Forkopi saat audiensi dengan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI di Kompleks Parlemen pada Kamis (4/6/2026).
Perwakilan Forkopi dari Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) Tangerang, Kamaruddin Batubara menilai perlu adanya penambahan norma dalam regulasi yang mengatur hak atas tanah bagi koperasi.
“Pada DIM yang berkaitan dengan SHM, harus ada norma-norma yang ditambahkan agar koperasi dapat memiliki status hak atas tanah,” ujar Kamaruddin.
Ia menjelaskan saat ini hanya koperasi sektor pertanian yang memiliki ruang untuk memperoleh hak atas tanah.
Karenanya, Kamaruddin menilai tidak seharusnya terdapat perbedaan perlakuan antarjenis koperasi.
“Jika koperasi pertanian diperbolehkan memiliki SHM, maka koperasi di sektor lain juga seharusnya memperoleh hak yang sama,” katanya.
Merespons hal tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Nasim Khan menyampaikan komitmennya untuk mengawal berbagai usulan tersebut dalam proses pembahasan RUU Perkoperasian.
Ia menegaskan Fraksi PKB akan berupaya secara maksimal agar berbagai masukan dari pelaku koperasi dapat terakomodasi dalam regulasi yang sedang dibahas.
“Kami akan memperjuangkannya bersama dan terus membahasnya dengan FORKOPI agar aspirasi yang disampaikan dapat dikawal hingga masuk dalam Undang-Undang Perkoperasian. Kami akan mengupayakan dengan sungguh-sungguh agar aspirasi yang disampaikan teman-teman Forkopi dapat segera dimasukkan ke dalam undang-undang,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim menyampaikan apresiasi atas partisipasi Forkopi dalam memberikan masukan terhadap penyusunan regulasi koperasi.
“Kami mengapresiasi setiap masukan dari teman-teman FORKOPI dan Insya Allah akan terus mengawal aspirasi tersebut demi kemajuan perkoperasian Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan teman-teman Forkopi dan mohon maaf apabila baru dapat menerima audiensi ini sekarang,” ujarnya.(raa)
Load more