News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Hampir Kegocek, Warga yang akan Dibantu Bayar Pajak Kendaraan Ternyata Residivis Curanmor di Sumedang

Polres Sumedang menyebut satu pelaku curanmor yang ditangkap pernah dijanjikan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) akan dibantu bayar pajak kendaraan motornya.
Jumat, 5 Juni 2026 - 15:38 WIB
Ilustrasi curanmor.
Sumber :
  • Antara

Sumedang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi nyaris tertipu. Pasalnya, ia akan membayarkan pajak kendaraan bermotor seorang warga Kabupaten Sumedang.

Seorang warga Sumedang yang akan dibantu membayar piutang pajak kendaraan oleh Dedi Mulyadi ternyata merupakan residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan kasus curanmor setelah Polres Sumedang menindak tegas kejahatan jalanan melalui Operasi Jaran Lodaya 2026 dengan tim gabungan Satreskrim dan jajaran Polsek di Sumedang.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika menyampaikan, salah satu pelaku pernah dijanjikan oleh Dedi Mulyadi. Mulanya KDM saat itu bertemu dengan pelaku curanmor.

"Pelaku saat itu ditegur Pak KDM," ujar AKBP Sandityo dalam jumpa pers kasus curanmor dalam pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026 di Mapolres Sumedang, Kamis (4/6/2026).

Alasan Dedi Mulyadi Beri Teguran

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Tyo sapaan akrabnya menjelaskan alasan Dedi Mulyadi menegur pelaku. Knalpot dan pajak kendaraan bermotor yang dikenakan warga Sumedang tersebut sudah mati.

KDM kebetulan lagi melakukan perjalanan. Gubernur Jabar tersebut tak sengaja bertemu dengan pelaku di Jalan Umar Wirahadikusumah yang berada di Kecamatan Ganeas.

Tyo menambahkan, kondisi motor pelaku yang tidak memungkinkan mendorong KDM niat beritikad baik membantunya. Pajak kendaraannya pun akan dibayarkan oleh Gubernur Jabar.

"Pelaku ini diminta datang ke Samsat untuk bayar pajak dan nantinya pajak kendaraannya itu akan dibayar oleh Pak KDM," terangnya.

Alih-alih terwujud, warga Sumedang tersebut teridentifikasi sebagai pelaku curanmor. Hal itu berdasarkan hasil dari proses penyelidikan dilakukan oleh pihak Kepolisian.

Tyo menegaskan, jajaran Satreskrim Polres Sumedang akhirnya menangkap pelaku. Pengamanan terjadi sehari setelah bertemu dengan KDM.

"Ternyata warga yang akan dibantu oleh Pak KDM ini adalah pelaku curanmor. Barang buktinya sudah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Polres Sumedang Tangkap Pelaku Curanmor Lain dan Penadah

Polres Sumedang menangkap pelaku curanmor yang di antaranya akan dibantu bayar pajak kendaraan bermotor oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Polres Sumedang menangkap pelaku curanmor yang di antaranya akan dibantu bayar pajak kendaraan bermotor oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Humas Polda Jabar

Melalui Operasi Jaran Lodaya 2026, tim gabungan juga berhasil mengungkap sejumlah kasus curanmor lainnya di wilayah hukum Polres Sumedang.

Ia menyampaikan bahwa, polisi berhasil mengamankan lima orang tersangka tindak pencurian dengan pemberatan. Kemudian, tim gabungan juga mengamankan satu orang penadah.

Mereka beraksi dari berbagai lokasi berbeda. Adapun pengungkapan kasus ini berawal dari beberapa laporan polisi yang masuk ke Polres Sumedang dan polsek jajaran selama periode Maret hingga awal Juni 2026.

"Kelima tersangka berhasil diamankan di sejumlah lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Cimanggung, Sumedang Selatan, Rancakalong, Ganeas, dan Cimanggung," ungkapnya.

"Sebagian besar tersangka berprofesi sebagai karyawan swasta, sementara satu orang lainnya berperan sebagai penadah kendaraan hasil curian," sambungnya.

Ia menuturkan, seorang tersangka menjadi target operasi (TO). Adapun inisial pelaku yakni KK alias Bokir (29) yang merupakan warga Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Sementara, tersangka lainnya dan seorang penadah berinisial KND (56), warga Kabupaten Cianjur berstatus Non-Target Operasi (Non-TO).

Berdasarkan hasil interogasi dan penyelidikan, kata dia, para pelaku menggunakan modus operandi guna melancarkan aksinya. Cara yang paling umum adalah merusak kunci kontak kendaraan korban.

Ia mengatakan, rata-rata tersangka menggunakan alat khusus berupa kunci palsu yang memiliki bentuk huruf Y. Selain itu, mereka juga melakukan pengerusakan kabel soket kendaraan di saat pemilik lalai saat memarkirkan motornya tanpa kondisi dikunci stang.

"Dua di antaranya merupakan residivis kasus serupa. Selain itu, terdapat pula pelaku baru atau pelaku karbitan yang mencoba melakukan tindak pidana curanmor. Keberadaan mereka berhasil kami amankan agar tidak semakin meresahkan masyarakat," paparnya.

Polisi pun menyita sejumlah barang bukti. Selain itu, para tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara, tersangka penadah potensi terjerat pasal penadahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Hukuman yang berlaku adalah penjara maksimal empat tahun.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Terkait pleidoi mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim di kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM. Ternyata mendapat perhatian dan komentar Jokowi
Belum Dilirik Timnas Indonesia, Mesin Gol Liga Jerman Ini Menggila dan Bawa Klubnya Juara di Eropa: Sukses Cetak 9 Gol Sepanjang Musim

Belum Dilirik Timnas Indonesia, Mesin Gol Liga Jerman Ini Menggila dan Bawa Klubnya Juara di Eropa: Sukses Cetak 9 Gol Sepanjang Musim

Meski belum masuk radar Timnas Indonesia, salah satu pemain keturunan Tanah Air ini tampil impresif di Eropa. Ia sukses mengantarkan klubnya meraih gelar juara.
Deretan Gurita Bisnis Giorgio Antonio, Pacar Sarwendah yang Disebut Jadi CEO hingga Terseret Konflik Ruben Onsu

Deretan Gurita Bisnis Giorgio Antonio, Pacar Sarwendah yang Disebut Jadi CEO hingga Terseret Konflik Ruben Onsu

Berikut daftar bisnis andalan Giorgio Antonio, pacar Sarwendah yang dikaitkan dengan konflik Ruben Onsu guna memperkuat portofolio status jadi CEO & pengusaha.
Terkuak, Penyebab Utama Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN

Terkuak, Penyebab Utama Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN

Terkuak, penyebab utama Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang jadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Dadan Hindayana. Hal itu diungkapkan
Buntut OTT Wamen Imipas Silmy Karim, DPR Lontarkan Harapan Menohok ke Pemerintah

Buntut OTT Wamen Imipas Silmy Karim, DPR Lontarkan Harapan Menohok ke Pemerintah

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira lontarkan harapan menohok ke pemerintah, buntut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wamen Imipas, Silmy Karim.
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Favorit Baru Warga Jakarta, Ini yang Dinilai Jadi Daya Tariknya

Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Favorit Baru Warga Jakarta, Ini yang Dinilai Jadi Daya Tariknya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meyakini kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan menjadi destinasi favorit baru bagi warga Jakarta

Trending

Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Eks Wakil Kepaa Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya memutuskan untuk menjadi justice collaborator atau saksi yang bekerja sama dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki formula baru untuk skuad Timnas Indonesia saat menghadapi Oman.
Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Pemerintah Indonesia berencana membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

AS memberikan apresiasi terhadap komitmen Indonesia dalam penegakan hukum ketenagakerjaan, khususnya terkait penuntasan isu kerja paksa dan pelarangan impor produk
Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus memunculkan berbagai respons publik. Ungkapan eks personel Cherrybelle ikut terseret.
Rekan di Cherrybelle Satu Per Satu Bermunculan Buka Suara, Ikut Bongkar Masa Lalu Sarwendah?

Rekan di Cherrybelle Satu Per Satu Bermunculan Buka Suara, Ikut Bongkar Masa Lalu Sarwendah?

Perseteruan antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang belakangan menjadi konsumsi publik ternyata memunculkan efek domino yang tak terduga. Sejumlah sosok dari masa lalu Sarwendah ikut angkat bicara.
Warga Malut Cukup Tunjukkan KTP untuk Bisa Berobat Gratis sampai ke RSUD, Gubernur Sherly Tjoanda Jamin Bisa Rujukan Luar Provinsi

Warga Malut Cukup Tunjukkan KTP untuk Bisa Berobat Gratis sampai ke RSUD, Gubernur Sherly Tjoanda Jamin Bisa Rujukan Luar Provinsi

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menjamin warga yang masuk dalam kategori desil 1-5 (masyarakat berpenghasilan rendah) untuk tidak lagi takut atau ragu ...
Selengkapnya

Viral