News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bendung Cariang Dipulihkan setelah Rusak Bertahun-Tahun, Ateng Desak Desak Percepatan Pembangunan

Pemulihan Bendung Cariang di Jawa Barat yang telah rusak bertahun-tahun diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan irigasi pertanian di Sumedang yang menjadi salah satu lumbung padi.
Jumat, 5 Juni 2026 - 16:01 WIB
Anggota DPR RI Ateng Sutisna.
Sumber :
  • DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Pemulihan Bendung Cariang di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diharapkan mampu mengembalikan suplai air bagi sekitar 2.000 hingga 3.000 hektare lahan pertanian yang terdampak sejak bendung tersebut mengalami kerusakan pada 2021.

Gangguan pada jaringan irigasi selama beberapa tahun terakhir disebut telah menurunkan produktivitas pertanian dan meningkatkan biaya operasional yang harus ditanggung petani di sejumlah wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapan itu disampaikan saat Anggota DPR RI Ateng Sutisna melakukan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) ke lokasi pembangunan Bendung Cariang dan Sungai Cipelang di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Sabtu (31/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ateng menekankan pentingnya percepatan pembangunan bendung agar kebutuhan irigasi masyarakat dapat segera terpenuhi dan aktivitas pertanian kembali berjalan optimal.

Menurutnya, Bendung Cariang memiliki fungsi strategis dalam mendukung sektor pertanian di Ujungjaya dan wilayah sekitarnya. Kerusakan yang terjadi sejak beberapa tahun lalu dinilai menghambat aliran air ke jaringan irigasi yang selama ini menjadi andalan petani.

“Persoalan Bendung Cariang bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan menyangkut kehidupan ribuan petani dan ketahanan pangan daerah. Karena itu, saya ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai target agar kebutuhan masyarakat dapat segera teratasi,” ujar Ateng dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria pada Kamis (4/6/2026).

Sebelum mengalami kerusakan, Bendung Cariang memasok air ke sekitar 2.000 hingga 3.000 hektare lahan pertanian yang tersebar di Desa Ujungjaya, Kudangwangi, Sakurjaya, Keboncau, dan sejumlah wilayah lainnya.

Akibat kerusakan tersebut, sebagian petani dilaporkan mengalami gagal tanam. Sementara itu, petani lainnya terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk memompa air secara mandiri demi menjaga lahan tetap produktif.

Kondisi ini tidak hanya berdampak pada hasil pertanian, tetapi juga memengaruhi perekonomian masyarakat yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian. Penurunan produktivitas sawah turut menekan daya beli masyarakat dan mengurangi peluang kerja bagi buruh tani.

Selain memenuhi kebutuhan irigasi, Ateng menilai Bendung Cariang memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan produksi pangan di Kabupaten Sumedang. Ia mengingatkan bahwa gangguan pasokan air dalam jangka panjang dapat memengaruhi ketersediaan hasil pertanian di tingkat regional.

“Ujung Jaya merupakan salah satu lumbung pangan yang harus kita jaga bersama. Ketika produksi pertanian terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga masyarakat luas yang bergantung pada ketersediaan pangan,” kata legislator dapil Jawa Barat IX itu.

Pada kesempatan yang sama, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) bersama kontraktor pelaksana menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan Bendung Cariang sesuai jadwal, yakni sebelum November 2027.

Selama proses konstruksi berlangsung, pemerintah juga menyiapkan sistem pipanisasi sementara guna menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian masyarakat.

Selain pembangunan bendung, koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum akan dilakukan untuk menangani sedimentasi di kawasan hilir Sungai Cipelang. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi air ke area pertanian.

Politisi Fraksi PKS itu berharap pembangunan Bendung Cariang dapat selesai sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Ia menilai normalisasi pasokan air akan mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

“Dengan pasokan air yang kembali normal dan stabil, petani memiliki peluang untuk meningkatkan intensitas tanam hingga tiga kali dalam setahun. Ini bukan hanya soal panen yang lebih baik, melainkan juga tentang kesejahteraan petani dan masa depan pertanian di Sumedang,” pungkas Ateng menutup pernyataan resminya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Intai Malaysia Usai Hasil Imbang di Stadion GBK

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Intai Malaysia Usai Hasil Imbang di Stadion GBK

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berubah setelah Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia. 
Klasemen Medali Asian Games 2026, Senin 28 September: Indonesia Turun Peringkat, Belum Mampu Tambah Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Senin 28 September: Indonesia Turun Peringkat, Belum Mampu Tambah Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Senin (28/9/2026) pukul 21.00 WIB. Tim Indonesia turun peringkat usai belum mampu menambah emas.
KPK Buka Peluang Dalami Kasus Suap SHGB Summarecon Usai Didatangi Kuasa Hukum Ahli Waris

KPK Buka Peluang Dalami Kasus Suap SHGB Summarecon Usai Didatangi Kuasa Hukum Ahli Waris

Kuasa hukum ahli waris meminta KPK memeriksa pihak Summarecon terkait dugaan aliran uang dalam sengketa lahan dan pengurusan SHGB di Bogor.
Korban Tewas KM Virgo Bertambah Jadi 71 Orang, 64 Masih dalam Pencarian

Korban Tewas KM Virgo Bertambah Jadi 71 Orang, 64 Masih dalam Pencarian

Tim penyelam gabungan menemukan lima korban KM Virgo Transport 8 saat menyisir anjungan dan kamar kapal yang tenggelam di Perairan Masalembo.
Elkan Baggott Akui Kesulitan Tampil dengan 10 Pemain, Bersyukur Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Malaysia 

Elkan Baggott Akui Kesulitan Tampil dengan 10 Pemain, Bersyukur Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Malaysia 

Tak ada gol tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026) membuat Timnas Indonesia dipaksa berbagi poin oleh Malaysia. 
GoZero% Goes to Klangon, Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan Berbasis Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat

GoZero% Goes to Klangon, Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan Berbasis Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali mempertegas komitmen pelestarian alam melalui program keberlanjutan GoZero% Goes to Klangon. 

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak menjadi perbincangan
Selengkapnya

Viral