News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenperin: Perdagangan RI-Tajikistan Naik ke 1,9 Miliar USD, Bidik Industri Halal dan Aluminium

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membidik penguatan akses pasar industri Indonesia ke kawasan Eurasia melalui penguatan kerja sama dengan Tajikistan.
Minggu, 14 Juni 2026 - 18:37 WIB
Kemenperin: Perdagangan RI-Tajikistan Naik ke 1,9 Miliar USD, Bidik Industri Halal dan Aluminium
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membidik penguatan akses pasar industri Indonesia ke kawasan Eurasia melalui penguatan kerja sama dengan Tajikistan.

“Kolaborasi industri antarnegara perlu terus diperkuat untuk memacu inovasi, memperluas akses pasar, serta menciptakan peluang investasi yang memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resmi dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (14/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, hubungan Indonesia dan Tajikistan memiliki potensi yang saling melengkapi.

Indonesia sebagai salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara memiliki kekuatan pada sektor otomotif, elektronik, tekstil, serta industri pengolahan berbasis sumber daya alam. 

Sementara itu, Tajikistan tengah memperkuat pengembangan industri berbasis mineral, aluminium, tekstil, dan teknologi baru.

Potensi tersebut menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan bilateral antara Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian RI Tri Supondy dengan Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Baru Republik Tajikistan, Aziz Nazar, pada rangkaian BRICS Forum on Partnership on New Industrial Revolution (PartNIR) 2026 di Xiamen, China.

Saat melakukan pertemuan bilateral Indonesia-Tajikistan di Xiamen pada 28 Mei 2026, kedua delegasi membahas berbagai peluang kerja sama yang berpotensi memperkuat kemitraan industri.

Indonesia memandang Tajikistan sebagai mitra penting sekaligus pintu masuk strategis untuk memperluas jangkauan produk manufaktur nasional ke kawasan Commonwealth of Independent States (CIS).

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan ekonomi kedua negara menunjukkan tren positif. Nilai perdagangan Indonesia dan Tajikistan meningkat dari 1,7 juta dolar AS pada 2021 menjadi 1,9 juta dolar AS pada 2025, dengan kontribusi utama berasal dari sektor nonmigas.

Kinerja tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang kerja sama yang lebih luas, baik di bidang perdagangan maupun pengembangan industri.

Direktur Jenderal KPAII Kemenperin Tri Supondy mengatakan, penguatan hubungan dengan negara-negara mitra merupakan bagian dari strategi membangun konektivitas industri yang lebih luas sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku usaha nasional.

“Kami terus meningkatkan peluang terciptanya kemitraan yang saling menguntungkan melalui perluasan jejaring industri, peningkatan investasi, serta pengembangan kerja sama yang mampu memberikan nilai tambah bagi kedua negara,” bebernya.

Selain menjajaki peluang perdagangan dan investasi, kedua negara juga membahas tindak lanjut inisiasi Nota Kesepahaman (MoU) bidang industri yang diajukan Tajikistan. Pembahasan diarahkan pada penyempurnaan ruang lingkup kerja sama agar lebih relevan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing negara.

Indonesia dan Tajikistan juga mengidentifikasi sejumlah sektor yang berpotensi menjadi fokus kolaborasi, yakni pengembangan rantai pasok mineral kritis, industri farmasi dan alat kesehatan, serta ekosistem industri halal. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki prospek yang menjanjikan dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan partisipasi Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM International Industrial Exhibition 2026 yang akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia.

Keterlibatan Indonesia dalam pameran industri terbesar di kawasan Eurasia tersebut diharapkan dapat memperluas promosi produk manufaktur nasional serta membuka peluang kemitraan baru dengan pelaku industri dan investor dari berbagai negara. (ant/aag)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi perubahan komposisi tim usai kehilangan dua pilar andalannya sebelum menghadapi IBK Altos di laga perdana Liga Voli Korea 2026-2027.
Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral