Rupiah Melemah ke Rp18.106 per Dolar Meski Pasar Mulai Optimis Penunjukan Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI
- Wildan-tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Rupiah melemah ke Rp18.106 per dolar Amerika Serikat (AS) meski pasar mulai optimis penunjukan Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi masih akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Rabu, 29 Juli 2026.
Berdasarkan data Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp18.088 per dolar AS pada Selasa, 28 Juli 2026.
Posisi rupiah melemah 93 poin dari kurs sebelumnya di level Rp17.995 per dolar AS pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026.
Perdagangan di pasar spot pada Rabu, 29 Juli 2026 hingga pukul 09.03 WIB rupiah ditransaksikan di Rp18.106 per dolar AS.
Posisi rupiah melemah 23 poin atau 0,13 persen dari posisi sebelumnya di level Rp18.083 per dolar AS.
Dalam riset hariannya, Pengamat Ekonomi dan Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan ketidakpastian ekonomi dalam negeri usai pengunduran diri Perry Warjiyo secara mendadak sempat direspons negatif oleh pasar.
"Karena dalam jangka pendek meningkatkan ketidakpastian pasar akibat transisi kepemimpinan yang baru di tengah depresiasi nilai tukar rupiah, derasnya outflow dana asing serta potensi tren kenaikan suku bunga global," ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Menurut dia, penunjukan Destry Damayanti memberi optimisme pasar akan komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan laju inflasi serta mempertahankan stabilitas sistem keuangan yang berkelanjutan.
Perhatian pasar akan tertuju pada penunjukkan Gubernur BI yang definitif.
Penunjukkan Gubernur BI baru yang sesuai dengan harapan pasar serta transisi kepemimpinan yang berjalan lancar diharapkan dapat menjaga kredibilitas dan independensi bank sentral dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Terkait suksesi kepemimpinan di BI, pasar menyerahkan sepenuhnya proses penunjukan pengganti Gubernur BI kepada mekanisme konstitusional dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Seraya meyakini bahwa pemerintah dan otoritas terkait akan menetapkan figur terbaik yang memiliki kredibilitas tinggi serta komitmen kuat terhadap stabilitas perekonomian nasional.
Di sisi lain, lembaga pemeringkat S&P Global Ratings turut merespons berita pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI.
Load more