News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Turun Tangan Gegara Harga Sawit Anjlok saat CPO Dunia Naik, Mentan Amran: Ini Anomali!

Presiden Prabowo turun tangan merespons anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dinilai tidak wajar di tengah kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO).
Kamis, 18 Juni 2026 - 17:07 WIB
Mentan Amran Sulaiman
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto turun tangan merespons anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dinilai tidak wajar di tengah kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) dunia dan penguatan dolar AS. 

Pemerintah bahkan melibatkan aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan jutaan petani sawit di Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, Prabowo secara langsung mempertanyakan penyebab turunnya harga TBS yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Ah ini menarik. TBS ini TBS, kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon beliau, disampaikan ‘Pak Mentan kenapa terjadi penurunan?’ Saya katakan kepada beliau ini anomali,” kata Amran usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).

Menurut Amran, pemerintah kemudian mengumpulkan pelaku usaha sawit dari berbagai daerah untuk menelusuri penyebab penurunan harga tersebut. Langkah itu dilakukan setelah ditemukan ketidaksesuaian antara pergerakan harga TBS di tingkat petani dan kondisi pasar global.

“Kami kumpulkan pelaku usaha seluruh Indonesia mewakili kurang lebih 700-an berkumpul, kemudian total PKS (Pabrik Kelapa Sawit) itu ada 1.900. Nah ini anomali,” ujarnya.

Amran menilai penurunan harga TBS tidak memiliki dasar ekonomi yang kuat. Sebab, pada saat yang sama harga CPO dunia justru meningkat dan nilai tukar dolar AS menguat.

“Harga CPO dunia naik, dolar menguat kurang lebih 10 persen, harga CPO naik tetapi harga TBS turun. Ini tidak masuk akal, sama dengan kejadiannya dengan minyak goreng,” tegasnya.

Karena itu, pemerintah mengingatkan seluruh pelaku industri agar tidak mengambil keuntungan dengan mengorbankan petani sawit yang menjadi tulang punggung produksi nasional.

“Nah ini kami minta jangan bermain-main, jangan korbankan rakyat. Ada petani plasma itu 15 juta dengan seluruh keluarganya diperkirakan 30 juta,” kata Amran.

Ia menegaskan arahan Presiden jelas, yakni memastikan kebijakan industri sawit berpihak kepada petani plasma. Dari sekitar 1.900 pabrik kelapa sawit yang beroperasi, mayoritas disebut telah menyesuaikan kembali harga pembelian TBS setelah pemerintah melakukan intervensi.

“Kita harus, Bapak Presiden, arahkan berpihak pada petani plasma sawit. Dari 1.900 ada 274, 274 ini belum menaikkan minggu lalu belum minggu lalu, sekarang sudah menaikkan,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Kementerian Pertanian mengirimkan surat kepada Kapolri untuk menindaklanjuti temuan terkait perusahaan yang belum menyesuaikan harga TBS sesuai kondisi pasar.

“Tapi kami sampaikan yang 274 kami langsung pada hari itu juga kami mengirim surat ke Pak Kapolri bahwa ini harus ditindaklanjuti dan langsung tembusan Kapolda di wilayah masing-masing dan Dirkrimsus ditindaklanjuti,” kata Amran.

Menurut dia, langkah tersebut mulai menunjukkan hasil. Dari ratusan perusahaan yang sebelumnya belum menaikkan harga, kini hanya tersisa sekitar 100 perusahaan atau sekitar 5-10 persen yang masih belum melakukan penyesuaian.

“Dengan surat itu, tinggal 100 lebih yang belum menaikkan harga TBS. Tapi kami yakin satu minggu ke depan itu sudah pulih kembali,” ujarnya.

Amran optimistis harga TBS akan kembali normal dalam waktu dekat. Ke depan, pemerintah berharap pengelolaan industri sawit melalui skema terintegrasi Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dapat memperkuat tata kelola sektor sawit dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“90 persen sudah kembali seperti semula, tetapi harapan kita ke depan Insya Allah dengan DSI ini satu pintu itu bisa mengangkat kesejahteraan petani Indonesia dan menghindari ada kebocoran-kebocoran,” tegas dia.

“Alhamdulillah sekarang harga TBS sudah hampir normal tinggal sedikit lagi,” lanjut Amran.

Ia menambahkan, pemerintah meyakini harga TBS akan pulih sepenuhnya dalam waktu singkat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi jutaan petani sawit di seluruh Indonesia.

“Tapi kami yakin satu minggu ke depan itu sudah pulih kembali dan Insya Allah ke depan dengan satu pintu ini harga TBS ke depan lebih baik,” tutup dia. (agr/cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyaris Taklukan Uruguay, Salem Al-Dawsari Sebut Hasil Imbang jadi Modal Berharga Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Nyaris Taklukan Uruguay, Salem Al-Dawsari Sebut Hasil Imbang jadi Modal Berharga Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Salah satu wakil dari Asia di Piala Dunia 2026, Arab Saudi nyaris membuat kejutan pada laga perdana mereka di Grup H.
AMPPI Dukung Presiden Prabowo untuk Kelanjutan Program MBG dan Penegakan Hukum untuk Koruptor

AMPPI Dukung Presiden Prabowo untuk Kelanjutan Program MBG dan Penegakan Hukum untuk Koruptor

Ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pekanbaru Peduli Indonesia (AMPPI) menggelar aksi damai di kawasan Purna MTQ, Pekanbaru, Kamis (18/6/2026).
Jika SPPG Tak Dapat Insentif Harian saat Libur Sekolah, Ternyata Bisa Hemat Anggaran Rp3 Triliun

Jika SPPG Tak Dapat Insentif Harian saat Libur Sekolah, Ternyata Bisa Hemat Anggaran Rp3 Triliun

Dihentikannya insentif SPPG selama 18 hari atau pada periode libur sekolah tanggal 22 Juni - 13 Juli 2026, diperkirakan bisa menghemat anggaran sekitar Rp3 triliun lebih.
Ada 76 Sekolah di Jawa Tak Akan Terima MBG Lagi

Ada 76 Sekolah di Jawa Tak Akan Terima MBG Lagi

Agustina Arumsari, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), mengatakan ada 76 sekolah di Pulau Jawa yang tidak akan menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai mampu secara mandiri memenuhi kebutuhan gizi peserta didiknya.
Eks Bek Asing Adhiyaksa FC Merasa Terhormat Gunakan Jersey Timnas Indonesia

Eks Bek Asing Adhiyaksa FC Merasa Terhormat Gunakan Jersey Timnas Indonesia

Jonathan Campbell menjadi bala bantuan bagi Timnas Indonesia untuk membantu pelatih John Herdman menerapkan taktik
BGN Pangkas 39.352 Siswa Penerima MBG, Fokus Alihkan ke Daerah 3T

BGN Pangkas 39.352 Siswa Penerima MBG, Fokus Alihkan ke Daerah 3T

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan pihaknya sepakat memangkas 39.352 siswa penerima Makan Bergizi Gratis (MBG).

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Kondisi Nasional, Minta Pemerintah Perkuat Kolaborasi

Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Kondisi Nasional, Minta Pemerintah Perkuat Kolaborasi

Forum Sekretaris Jenderal organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang tergabung dalam Jaringan Cendekiawan Muda (JCM) menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait kondisi nasional
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat resmi menolak gugatan bernilai Rp4,9 miliar yang diajukan Ari Bias selaku pencipta lagu Bilang Saja terhadap perusahaan hiburan HW Group.
Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Selain jajaran direksi Bank Himbara, Prabowo juga memanggil Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wamenkeu Suahasil Nazara, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan diwarnai aksi kepanikan para tamu hotel yang menginap pada Kamis (18/6/2026).
Selengkapnya

Viral