Prabowo Gelontorkan Rp18 Triliun, 33 Juta Warga Bakal Beras Gratis hingga September
- dok. Setpres
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah kembali mengucurkan anggaran jumbo untuk menjaga daya beli masyarakat dan meredam gejolak harga pangan sebesar Rp18,04 triliun pada semester II.
Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, program bantuan pangan beras untuk puluhan juta warga resmi diperpanjang selama tiga bulan dengan total anggaran mencapai Rp17,54 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan beras akan disalurkan pada Juli hingga September 2026 kepada 33,24 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, program ini dilanjutkan selama tiga bulan, yaitu Juli, Agustus dan September, untuk 33,24 juta penerima dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp17,54 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Selasa (23/6/2026).
- ANTARA
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi semester II-2026 yang disiapkan pemerintah untuk menjaga konsumsi rumah tangga di tengah ketidakpastian ekonomi global serta fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan.
Tak hanya mengandalkan bantuan beras, pemerintah juga menyiapkan langkah khusus untuk menahan kenaikan harga tahu dan tempe yang selama ini sangat bergantung pada pasokan kedelai impor.
Melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan, pemerintah akan memberikan subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram kepada para perajin tahu dan tempe. Program ini disiapkan untuk kuota 250 ribu ton kedelai.
“Kita ketahui, kita beli kebutuhannya (kedelai) adalah 2,5 juta ton per tahun, namun kita siapkan 250 ribu ton dengan subsidi Rp2.000 per kg yang nantinya diberikan apabila harga kedelainya di atas harga acuan pembelian,” ujarnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu menahan tekanan biaya produksi pelaku usaha kecil sekaligus menjaga harga produk olahan kedelai tetap terjangkau bagi masyarakat.
Airlangga menegaskan, program bantuan beras dan subsidi kedelai telah melalui pembahasan lintas kementerian serta mendapat persetujuan langsung dari Presiden Prabowo.
“Terkait bantuan beras maupun bantuan stabilisasi pangan ini sudah dirapatkan dengan Menko Pangan sudah bersurat ke tempat kami di Menko Perekonomian, dan ini kami sudah bahas lintas kementerian dan juga sudah mendapatkan arahan dari Bapak Presiden,” jelasnya.
Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi semester II-2026 senilai Rp26,34 triliun.
Dari jumlah tersebut, mayoritas anggaran dialokasikan untuk program perlindungan sosial dan stabilisasi pangan guna menjaga konsumsi masyarakat tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global. (agr/muu)
Load more