Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Keji Ditangkap di Majalaya
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Taufik Hidayat, pelaku penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29), yang sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO), ditangkap tim Polda Jawa Barat, pada Selasa (23/6).
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkapkan, penangkapan terhadap yang bersangkutan dilakukan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
“Pelaku penganiayaan dan penyekapan atas nama Taufik Hidayat ditangkap di wilayah Hukum Polres Bandung, tepatnya di Majalaya,” kata Hendra, kepada wartawan, Selasa (23/6).
Sementara itu, Hendra belum membeberkan mengenai detik-detik penangkapan pelaku. Saat ini tim masih melakukan pendalaman guna mengungkap peristiwa menjadi terang.
Adapun dalam hal ini, Taufik telah ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan dengan Pasal 466 dan Pasal 446 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Untuk diketahui, polisi kini telah menetapkan kekasih korban, Taufik Hidayat, sebagai tersangka dan tengah memburunya.
Polda Jawa Barat menduga korban mengalami penyiksaan berat dalam kurun waktu yang cukup lama.
Dugaan itu diperkuat dengan temuan sejumlah luka serius di tubuh korban, mulai dari kerusakan pada mata hingga bekas luka akibat benda tajam dan sundutan rokok.
Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan mengatakan TH telah resmi berstatus tersangka dalam perkara tersebut.
“TH sudah kami tetapkan sebagai tersangka penganiayaan beserta penyekapan,” ujar Rudi, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurut Rudi, kasus ini mulai terungkap setelah korban dibawa ke RS Hasan Sadikin pada 12 Juni 2026 oleh terduga pelaku bersama seorang saksi.
Dari hasil pendalaman awal, polisi menemukan dugaan kuat adanya tindak penyekapan dan penganiayaan yang dialami korban.
Penyidik kemudian bergerak cepat dengan membentuk tim gabungan untuk memburu tersangka sekaligus mengembangkan penyelidikan terhadap kemungkinan tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Kami membuat tim gabungan dari seluruh Direktorat Reserse yang ada di Polda Jabar. Karena kami melihat spektrumnya cukup luas, ada dugaan mereka terlibat dalam berbagai tindak pidana lainnya,” katanya.
Selain melakukan pengejaran terhadap tersangka, polisi juga fokus mendalami kondisi korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Load more