Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jasa Marga Gencarkan Green Toll Road
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmen dalam pengelolaan Green Toll Road dan transformasi kawasan rest area berkelanjutan melalui berbagai program penghijauan, pengembangan koridor hijau, serta revitalisasi fasilitas pelayanan di jalan tol.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan implementasi prinsip keberlanjutan dilakukan melalui berbagai inisiatif mulai dari pengembangan jalan tol hijau, pengelolaan rest area yang lebih ramah lingkungan, hingga program penanaman pohon yang dilakukan secara rutin.
Ia menyampaikan pula langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Adapun komitmen tersebut ditunjukkan pihaknya melalui kegiatan penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasional Jasa Marga Group sepanjang Juni 2026 dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia dimanfaatkan perseroan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur jalan tol berkelanjutan melalui pengembangan Green Toll Road, Program Green Corridor dan transformasi kawasan rest area sebagai bagian dari ekosistem hijau Jasa Marga Group.
Pada program di Travoy Rest KM 792A, Jasa Marga menanam 200 pohon pule yang dipilih karena memiliki kemampuan penyerapan karbon dan produksi oksigen yang baik, menghasilkan guguran daun yang relatif minim sehingga lebih mudah dalam pemeliharaan, serta memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman lebih dari 7.000 pohon yang dilakukan Jasa Marga Group sepanjang 2026.
Program ini sekaligus menjadi wujud integrasi penghijauan koridor jalan tol dengan penataan fasilitas pelayanan pengguna jalan.
Menurut Rivan, program penghijauan yang dijalankan memberikan manfaat ekologis yang terukur, mulai dari peningkatan kualitas udara, penambahan ruang terbuka hijau, hingga peningkatan daya resap air.
"Program penghijauan yang dilakukan memiliki manfaat yang terukur di antaranya menghasilkan manfaat ekologis berupa peningkatan kualitas udara, penambahan ruang terbuka hijau, peningkatan daya resap air, serta mampu memberikan pengukuran dampak lingkungan yang lebih akurat sebagai bukti nyata dari implementasi ESG Perseroan," tambah Rivan.
Load more