News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas KDM Geram, Selain Sadis Taufik Hidayat Juga Berani Catut Namanya di RSHS Bandung

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini bahkan sempat membuat sayembara berhadiah Rp250 juta, bagi siapa saja yang berhasil menemukan Taufik Hidayat.
Jumat, 26 Juni 2026 - 08:59 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) ungkap Taufik Hidayat alias TH (30), DPO pelaku kasus penyekapan dan penyiksaan wanita, YTR di Bandung selama 3 tahun ditangkap Polda Jabar
Sumber :
  • Kolase istimewa & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat merasa geram terhadap Taufik Hidayat (30) pelaku penyiksaan dan penyekapan kekasihnya YTR (29) di Bandung, Jawa Barat.

Bukan hanya karena perbuatannya yang terbilang keji, Dedi Mulyadi juga kesal lantaran namanya sempat dicatut oleh tersangka Taufik Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini bahkan sempat membuat sayembara berhadiah Rp250 juta, bagi siapa saja yang berhasil menemukan Taufik Hidayat.

Momen nama KDM dicatut Taufik Hidayat ini diungkap langsung oleh pemilik kos Resa Rohendi saat dirinya mengantar korban YTR ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Tersangka Taufik Hidayat (30) & YTR (29), korban kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung selama 3 tahun
Tersangka Taufik Hidayat (30) & YTR (29), korban kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung selama 3 tahun
Sumber :
  • Kolase Istimewa & tvOne

Petugas saat menggiring Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan untuk menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (23/6).
Petugas saat menggiring Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan untuk menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (23/6).
Sumber :
  • Antara

Menurut Resa, pelaku sempat bersikap arogan saat petugas rumah sakit curiga dan menanyakan pihak keluarga korban.

"'Suaminya mana pak? katanya pasien ini datangnya sama suaminya' sementara si Taufik itu tidak mau diakui sebagai suami, maunya diakui sebagai saudara atau paman. Saya juga sempat bigung saat itu," kata Resa di Cinunuk, Bandung, pada Selasa (23/6/2026).

Tak berselang lama, Taufik akhirnya tiba di UGD untuk menanyakan kondisi korban kepada pihak rumah sakit. 

Namun, Taufik langsung bersikap arogan dan mengancam pihak rumah sakit dengan menjual nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Akhirnya pas si Taufik datang ke UGD, 'Gimana om sudah ditanyain belum sama pihak dokter?' Habis itu dia arogan sikapnya, marah kepada petugas rumah sakit 'Gini pak kalau misalnya pasien/saudara saya tidak segera ditangani saya akan lapor ke Kang Dedi Mulyadi'," tutur Resa menirukan sikap Taufik Hidayat.

Kasus penyekapan 3 tahun ini sempat viral hingga menyita perhatian publik, termasuk Gubernur Jawa Barat.

Dedi sampai menyebut peristiwa ini sebagai peristiwa yang biadab.

"Ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan, kedia matanya hingga tidak bisa melihat lagi, dan bibirnya mungkin digunting sampai saya tidak bisa melihatnya, seluruh tubuhnya melepuh dan rusak," ungkapnya. 

"Saya sangat marah dengan laki-laki yang seperti ini, bernama Taufik Hidayat yang sekarang jadi buronan dan saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya," tambahnya.

KDM meminta warga untuk ikut menangkap pelaku kekerasan terhadap perempuan tersebut. Ia bahkan membuka sayembara senilai Rp250 juta.

"Dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada apparat atau menginformasikan kepada apparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta rupiah sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap," pungkasnya.

Uang Sayembara KDM Rp250 Juta Diserahkan kepada Korban

KDM menyampaikan bahwa, penerima uang sayembara tersebut jatuh pada korban. Keputusan itu didasari atas hasil pertemuan dirinya dengan Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan.

"Kapolda Jabar menyarankan dana Rp250 juta itu diserahkan kepada keluarga korban," terangnya.

Dedi Mulyadi mengungkap cara penyerahan uang tersebut. Mantan Bupati Purwakarta itu menambahkan, hadiah sayembara itu tidak langsung dikirim kepada keluarga korban.

Gubernur Jabar ini akan membuat sistem penyerahan menggunakan sertifikat deposito. Nantinya, uang akan lebih dulu disimpan dalam Bank BJB.

Merujuk dari laman Pegadaian, sertifikat deposito merupakan surat berharga yang berbentuk simpan dana di bank. Sistemnya menggunakan tingkat bunga tetap dalam periode waktu tertentu.

Keuntungan dari sertifikat deposito lantaran surat ini dapat dipindahtangankan. Bahkan, surat ini juga bisa diperjualbelikan kepada pihak lain.

"Saya menyerahkannya dengan dibuatkan sertifikat deposito senilai Rp250 juta," jelasnya. (muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kereta Penumpang di Inggris Anjlok, 11 Orang Terluka

Kereta Penumpang di Inggris Anjlok, 11 Orang Terluka

Sebuah kereta penumpang yang membawa sekitar 150 orang, tergelincir di dekat stasiun kereta api Lewes di East Sussex.
Prabowo Tiba di Gedung MPR Pukul 08.05 WIB Disambut Gibran hingga Ahmad Muzani

Prabowo Tiba di Gedung MPR Pukul 08.05 WIB Disambut Gibran hingga Ahmad Muzani

Prabowo tampak menggunakan setelan jas berwarna abu-abu tua. Ia langsung bergegas memasuki gedung DPR/MPR bersama Muzani dan Sultan yang disambut oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Deretan Mantan Presiden-Wapres yang Hadiri Sidang Tahunan MPR

Deretan Mantan Presiden-Wapres yang Hadiri Sidang Tahunan MPR

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Panen Pujian di Eropa: Pemain Hebat, Kualitasnya Sudah Teruji

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Panen Pujian di Eropa: Pemain Hebat, Kualitasnya Sudah Teruji

Maarten Paes mendapat kepercayaan tampil bersama Ajax Amsterdam di kompetisi Eropa. Kualitas kiper Timnas Indonesia itu bahkan mendapat pujian sang pelatih.
Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR Hari Ini

Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR Hari Ini

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri absen dalam sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat hari ini, Jumat, 14 Agustus 2026.
Sebanyak 8.095 Personel Gabungan Disiagakan, Antisipasi Demo hingga Pidato Kenegaraan Prabowo

Sebanyak 8.095 Personel Gabungan Disiagakan, Antisipasi Demo hingga Pidato Kenegaraan Prabowo

​Budi mengatakan penempatan personel disesuaikan dengan karakteristik kegiatan, potensi kerawanan, serta kebutuhan pengamanan di setiap titik lokasi.

Trending

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Selengkapnya

Viral