News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:30 WIB
Kolase foto ayah kandung Taufik Hidayat Tata - foto masa kecil Taufik Hidayat - foto Taufik Hidayat saat ditangkap
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com – Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir.

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil meringkus pria temperamental tersebut di kawasan Kecamatan Ciparay/Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa malam (23/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka diciduk tanpa perlawanan di kediaman salah satu kerabatnya setelah sempat mencoba bersembunyi dari kejaran petugas.

Ayah dan mantan istri Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap pacar, YTR saat berbincang dengan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Ayah dan mantan istri Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap pacar, YTR saat berbincang dengan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Penangkapan ini sekaligus menjawab keresahan publik atas aksi keji pelaku yang mengakibatkan korban YTR mengalami luka parah dan harus dirawat intensif di RSHS Bandung.

Seiring keberhasilan polisi menciduk pelaku, tabiat sadis dan masa lalu kelam TH kian dikuliti habis. Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung Kusnaedi membongkar secara blak-blakan bahwa perilaku agresif dan brutal Taufik sebenarnya sudah mendarah daging sejak usia belia.

Sifat merusak ini dinilai tumbuh subur lantaran adanya pembiaran dan perlindungan berlebih (pola asuh toxic) dari sang ayah, meskipun Taufik jelas-jelas berbuat salah.

"Kalau ribut sama tetangga suka dibela ayahnya, jadi anak kesayangan," ungkap Kusnaedi ketus, dikutip dari tayangan di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu (26/6/2026).

Tumbuh Tanpa Sanksi Sosial, Pernah Kasus Curanmor

Akibat pola asuh yang selalu dibela oleh orang tuanya tersebut, Taufik tumbuh besar tanpa mengenal rasa takut dan sanksi sosial di lingkungannya.

"Waktu kecil pas ngaji juga sudah berani minum obat (obat-obatan terlarang). Pas sudah gede, tidak ada tetangga atau warga yang mau berteman, pada takut karena orangnya brutal. Sudah kelihatan dari kecil," tambah Kusnaedi.

Usut punya usut, rekam jejak kriminal pria yang pernah bekerja sebagai debt collector eksternal ini bukan baru kali ini saja terjadi.

Terduga pelaku Taufik Hidayat
Terduga pelaku Taufik Hidayat
Sumber :
  • Instagram ataliapraratya

Kusnaedi mengaku dirinya pernah turun tangan membantu mengurus persoalan hukum yang membelit Taufik sekitar 10 tahun silam.

"Dia itu pernah ditahan karena kasus penganiayaan berat dan penggelapan motor (curanmor) milik warga Garut. Saya yang mengurus sengketa itu. Dia sempat mendekam di sel tahanan Polsek Rancaekek dan dijatuhi vonis 1,5 tahun penjara," papar Kades Ciaro tersebut.

Setelah menghirup udara bebas, Taufik dilaporkan menghilang dari radar desa sebelum akhirnya melakukan aksi penyekapan berdarah terhadap YTR.

Tega Hantam Kepala Ayah Pakai Kayu di Sawah karena Kelaparan

Kengerian tabiat Taufik juga dikonfirmasi langsung oleh ayah kandungnya sendiri yang bernama Tata.

Dalam pengakuan yang membuat bulu kuduk merinding, Tata menyebut dirinya pernah menjadi korban amukan sadis sang anak saat sedang peluh memeras keringat di ladang.

"Saya pernah dipukul kepalanya pakai balok kayu. Waktu itu saya lagi mencangkul di sawah. Dia di rumah sedang menganggur, lalu mengamuk karena mau makan tapi tidak ada lauk apa-apa," kenang Tata dengan raut wajah pasrah.

Ayah Taufik Hidayat, Tata bertemu dengan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) untuk mengungkap fakta tentang anaknya selaku tersangka dugaan penyekapan dan penganiayaan pacarnya, YTR (29) di Bandung
Ayah Taufik Hidayat, Tata bertemu dengan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) untuk mengungkap fakta tentang anaknya selaku tersangka dugaan penyekapan dan penganiayaan pacarnya, YTR (29) di Bandung
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Istimewa

Akibat hantaman telak tersebut, Tata langsung tersungkur jatuh di tanah. Beruntung, nyawanya berhasil selamat dari amukan lanjutan lantaran dihalangi oleh dua orang rekan sesama petani.

Usai menganiaya darah dagingnya sendiri, Taufik sempat kabur seminggu sebelum akhirnya pulang menangis meminta maaf dengan dalih khilaf (kapoekan).

Dibela Mati-matian oleh Ayah Hanya karena Alasan 'Ganteng'

Meskipun kerap menerima perlakuan kasar dan fisik dari Taufik, Tata secara mengejutkan mengakui di hadapan mantan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bahwa Taufik adalah anak yang paling dimanjakan di dalam rumah.

Alasan yang melandasinya pun terbilang sangat mencengangkan netizen.

"Soalnya dia mah ganteng, gak kayak anak-anak yang lain," ujar Tata sembari melempar senyum tipis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tata membeberkan dari keempat anaknya, anak pertama perempuan sudah meninggal karena sakit, anak kedua memiliki kecanduan akut mabuk-mabukan, sedangkan anak bungsunya tewas mengenaskan akibat overdosis (OD) obat-obatan terlarang.

Atas perbuatan kejinya terhadap YTR, Taufik Hidayat dijerat pasal berlapis terkait penganiayaan berat dan penyekapan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral