News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:38 WIB
Tim Basarnas dan aparat mengevakuasi mayat RYS (50), ASN menjabat sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan usai ditemukan tewas di Bandara Juanda
Sumber :
  • tvOne

Bangkalan, tvOnenews.com - Kasus kematian RYS (50), aparatur sipil negara (ASN) terus menggegerkan publik. Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas di area parkir Terminal Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (24/6/2026) siang.

Ironisnya, ASN dari Pemkab Bangkalan tersebut ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk. Hal ini membuat jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, terdapat sejumlah fakta terbaru mengenai misteri kasus kematian ASN yang tewas di Bandara Juanda. Berikut hasil rekapan tvOnenews.com dari wawancara keluarga korban dan Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong.

8 Fakta Misteri Kematian ASN Tewas di Bandara Juanda

Proses evakuasi jenazah ASN Pemkab Bangkalan saat ditemukan tewas dalam mobil dinas di area parkir Terminal Bandara Juanda
Proses evakuasi jenazah ASN Pemkab Bangkalan saat ditemukan tewas dalam mobil dinas di area parkir Terminal Bandara Juanda
Sumber :
  • Tim tvOne

1. Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Dinas

RYS diketahui pertama kali terendus oleh pengendara yang hendak memarkirkan mobil di area parkir Bandara Internasional Juanda. Kecurigaan berawal dari bau busuk yang timbul dari dalam mobil dinas Toyota Innova Nopol M 1090 GP.

Korban pun ditemukan dalam kondisi tiduran di kursi bagian depan kiri mobil. Hal ini membuat aparat langsung mengevakuasi jenazah ASN tersebut.

2. Tinggalkan Rumah Beralasan Urusan Pekerjaan Dinas

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya menceritakan awal kronologi kasus kematian RYS. Hal ini bermula saat RYS meminta izin untuk berangkat melakukan aktivitas pekerjaan.

Risang mengatakan, korban keluar rumah dinas pada Kamis, 18 Juni 2026. Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan tersebut akan menuju kantor dinasnya.

"Korban meninggalkan rumah seperti biasanya tidak ada yang bertanya ke mana. Memang ini menynagkut pekerjaan almarhumah memang ke kantor dinas," kata Risang dalam wawancara tvOne, Jumat (26/6/2026).

3. Sempat Berpamitan kepada Anak dan Suami

Lebih lanjut, Risang menjelaskan pada malam harinya, korban berpamitan kepada anaknya. RYS meminta izin diperkirakan akan pulang terlambat akibat jadwal urusan kedinasan begitu padat di area Malang.

Korban bahkan sempat mengirim keberadaan lokasinya. Terakhir kali RYS berada di sebuah toko buah di kawasan Malang.

"Dia video call bilang akan pulang hari Sabtu," ujarnya.

Korban juga sempat menghubungi suaminya pada Sabtu, 20 Juni 2026 pagi. Setelah siang hari, ASN tersebut sudah tidak bisa dihubungi oleh pihak keluarga.

Ia menambahkan, sebenarnya korban dan keluarga sudah lama tidak bertemu sejak 4 Juni 2026. Namun, komunikasi mereka tidak mengalami kendala apa pun.

Hingga Rabu, 24 Juni 2026 pagi, pihak keluarga dikabarkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah korban juga telah membusuk diperkirakan tewas sejak beberapa hari sebelumnya.

4. Pria Misterius Terekam CCTV

Risang menyampaikan hasil dari penyelidikan awal. Rekaman CCTV di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan seorang pria misterius berada di mobil dinas korban.

"Kita ditunjukkan sebuah potongan rekaman CCTV yang menunjukkan seorang laki-laki saat mengambil tiket parkir di Bandara Juanda," terangnya.

Saat ditanya aparat, seluruh pihak keluarga mengaku tidak ada yang mengenali sosok pria misterius bersama korban. Keluarga mencurigai RYS telah tewas sebelum mobil memasuki area parkir bandara.

"Dari kamera CCTV, dari tampak depan juga kelihatan bahwa laki-laki itu yang membawa mobil itu masuk ke bandara sampai ke tempat parkir dan meninggalkan (korban) di sana," bebernya.

Rekaman CCTV tersebut tentu menjadi petunjuk bagi pihak Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk terus mendalami kasus ini. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait misteri kematian RYS.

5. Hasil Autopsi Ditemukan Bekas Kekerasan

Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini menyampaikan sejumlah hasil pemeriksaan dalam dan luar mayat RYS.

Berdasarkan hasil visum luar, terdapat luka robek di bagian cuping telinga kiri korban. Ni Made menduga bekas tersebut disebabkan akibat tindak kekerasan menggunakan benda tumpul.

Berdasarkan hasil visum dalam, selaput lendir bibir atas dan bawah korban telah berubah menjadi warna kebiruan. Kondisi ini sudah umum dan sering terjadi disebabkan mayat yang telah membusuk berhari-hari.

Tim forensik menduga korban meninggal dunia dalam keadaan mati lemas atau asfiksia. Hal ini membuat lidah, epiglotis, serta saluran napas berubah menjadi warna merah kehitaman.

6. Keluarga Bantah Korban Hamil

Pihak keluarga menjawab kehebohan yang terjadi saat jenazah korban pertama kali ditemukan tewas dalam kondisi perut membuncit. Berdasarkan hasil autopsi, hal itu bukan disebabkan karena hamil, melainkan akibat pembusukan selama berhari-hari.

"Itu tentang kondisi hamil sudah dipastikan tidak mengandung. (tim forensik) sudah melakukan swap vagina juga tidak ditemukan sperma, yang ditemukan adalah luka robek di telinga kiri," tegas Risang dalam wawancara tvOne, Sabtu (27/6/2026).

7. Sejumlah Perhiasan Hilang

Risang menyampaikan hasil temuan baru yang membuat pihak keluarga menduga korban tewas dalam kondisi tidak wajar. Sejumlah perhiasan hilang saat pertama kali jenazah ditemukan dan dievakuasi aparat gabungan.

Berdasarkan keterangan dari anak korban, RYS masih menggunakan kalung, gelang, dan cincin di tangan kanannya. Namun, semua di bagian tersebut telah hilang.

Hal ini selaras dengan kondisi cuping telinga kiri yang robek bersamaan dengan hilangnya anting di bagian kiri dipakai oleh korban. Namun, barang lainnya seperti ponsel masih aman dan bisa menjadi petunjuk bagi pihak kepolisian menelusuri motif tewasnya ASN tersebut.

8. Jenazah Korban Dimakamkan

Terbaru, jenazah Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan tersebut telah dimakamkan di kawasan kompleks pemakaman desa di tempat kediamannya.

(hap)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia mendapat tambahan poin setelah menang atas Singapura. Namun, posisi Garuda di ranking FIFA justru turun satu tingkat.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Bukan Lagi Megatron, Ini Panggilan Khusus Megawati Hangestri dari Rookie Hyundai Hillstate

Bukan Lagi Megatron, Ini Panggilan Khusus Megawati Hangestri dari Rookie Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kedekatan dengan para pemain muda Hyundai Hillstate. Salah satu rookie bahkan memiliki panggilan khusus sejak Mega gabung.
Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga emas Antam hari ini 26 September 2026 terpantau berada di angka Rp2.613.000 per gram.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran melanda SMP Negeri 2 Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/9) dini hari.

Trending

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Selengkapnya

Viral