News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:28 WIB
Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR dalam konferensi pers di Mapolda Jabar
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Psikolog forensik, Reza Indragiri membagikan lima dimensi. Hal ini saat membahas tentang risk assessment (penilaian risiko) dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30) terhadap pacarnya berinisial YTR (29).

Reza Indragiri mendukung kasus dialami YTR mengandung kekerasan. Ia sebagai psikolog forensik tentu akan coba membahas penyelesaian kasus ini menggunakan risk assessment.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan alasannya fungsi dari risk assessment terkait kasus Taufik Hidayat menyekap hingga menganiaya YTR selama bertahun-tahun.

"Ini jenis perbuatan yang disertai dengan kekerasan, kalau saya akan menerapkan penakaran risiko untuk mengungkap dimensi psikologis apa saja yang berpengaruh terhadap pelaku sehingga sampai hati berbuat sedemikian keji dan berulang-ulang," ujar Reza Indragiri saat dihubungi tvOnenews, Sabtu (27/6/2026).

Reza Indragiri
Reza Indragiri
Sumber :
  • YouTube

Ia juga menyoroti fakta terbaru tentang Taufik Hidayat. Tersangka penyekapan dan penganiayaan tersebut juga merupakan sosok residivis.

Oleh karena itu, Reza Indragiri coba mengungkapkan lima dimensi dalam penerapan risk assessment dari kasus melibatkan antara Taufik Hidayat dan YTR.

Ia menuturkan dimensi pertama. Hal ini berkaitan dengan penelusuran atau riwayat kekerasan dari pelaku.

Ia juga mendengar kabar dari hasil konferensi pers terbaru terkait salah satu penyebab warga asal Nagreg, Kabupaten Bandung tersebut menganiaya kekasihnya akibat di bawah pengaruh alkohol.

Meski demikian, polisi menyatakan dari hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tersangka negatif dari penyalahgunaan narkoba.

"Apakah pelaku ini memiliki riwayat kekerasan tertentu, khususnya terkait mentalnya. Ditambah lagi dengan kemungkinan penyalahgunaan narkoba. Dari pemberitaan saya simak, ternyata pelaku mengonsumsi alkohol," tuturnya.

Menurutnya, dimensi pada bagian ini telah terjawab dari hasil penyelidikan. Pengaruh mengonsumsi minuman keras (miras) memicu percekcokan hingga aksi kekerasan terhadap korban.

Lanjut, ia menjelaskan dimensi kedua. Hal ini menyangkut pada fantasi-fantasi kekerasan yang dialami oleh tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa yang biasa dibaca, film apa yang dia tonton? Bahkan, ketika dia mimpi, mengigau pun, ternyata akan bisa memberikan petunjuk tentang fantasi-fantasi kekerasan seperti apa yang berseliweran di kepala pelaku," terangnya.

Dimensi ketiga mengacu pada pola mengekspresikan amarah dari tersangka. Dalam kondisi ini, menurut Reza, hal ini bagian dari salah satu sifat yang universal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral