Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain
- tvOneNews
Kotawaringin Timur, tvOnenews.com - Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup.
Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng). Kejadian ini diduga akibat percekcokan usai sang pacar melihat isi percakapan WhatsApp antara pelaku dengan wanita lain.
Korban bernama Tri Lestari Dewi (33) menceritakan kronologinya. Peristiwa tragis dialaminya berawal pada Rabu (24/6/2026) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.
Ia dan pelaku bernama Sandi Maulana (34) saat itu berada di rumahnya berlokasi di Perumahan Citra Mandiri 2, Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim, Kalteng.
Korban mengaku mulanya dirinya tidak sengaja mendapatkan percakapan WhatsApp milik pelaku. Isinya tertuju pada seorang wanita yang telah memiliki suami.
"Iya bertengkar. Di HP-nya ketahuan lagi chat istrinya orang," ujar korban saat diwawancarai di RSUD dr. Murdjani, Sabtu (27/6/2026).
Lanjut korban, pelaku sadar wanita tersebut sudah mempunyai suami. Alih-alih menyerah, pelaku tetap mengajak orang ketiga untuk selingkuh dengannya.
Korban pun memastikan kebenarannya. Ia bertanya terkait isi percakapan tersebut namun langsung dibantah oleh pelaku.
Korban menambahkan, pelaku justru berdalih bahwa dirinya telah mempunyai istri. Orang ketiga tersebut pun diminta jangan mengganggu dirinya.
"Tapi dia ngakunya enggak ada chat apa-apa. Dalih chat itu bilangnya ke cewek itu 'saya ini sudah beristri jangan ganggu rumah tangga saya'," tuturnya.
Korban tidak menyangka pelaku berbohong. Ia yang sudah melihat isi percakapan tersebut memutuskan untuk menghubungi wanita dalam WhatsApp.
Ia berhasil mendapatkan tangkapan layar percakapan kekasihnya. Isinya menunjukkan ajakan perselingkuhan terhadap wanita tersebut.
"Saya minta chat (pelaku) kepada ceweknya itu. Ternyata chat-nya itu di-screenshoot dikirim ke saya. Isinya itu kalau dia memaksa ajak istri orang 'ayo kita selingkuh aja diam-diam di belakang'," bebernya.
Aksi percekcokkan keduanya tidak terelakkan lagi. Akibatnya, pelaku memutuskan untuk mengalah dan pergi dengan dalih akan kembali bekerja.
Pada pukul 01.00 WIB, pelaku memutuskan kembali ke rumah. Di momen ini, korban juga menyambut kehadiran pacarnya.
Ironisnya, pelaku tiba-tiba mengambil sebuah jerigen yang telah berisi bensin. Adapun letak jerigen tersebut berada di samping rumah.
Selepas itu, pelaku tanpa berpikir panjang langsung menyiram bensin ke arah tubuh korban. Meski begitu, pelaku juga mengguyur bensin ke tubuhnya sendiri.
Kata korban, pelaku sempat menyatakan akan tewas bersama dengannya. Hal ini memicu pelaku menyalakan korek gas ke arah tubuhnya sendiri dan menyambar ke tubuh korban.
Dewi fortuna tidak mengarah pada korban. Api yang membakar pelaku langsung padam setelah berlari ke kamar mandi, sedangkan api tetap menyala di tubuh korban meski telah disiram air.
Akibatnya, korban berupaya berlari keluar rumah. Tujuannya untuk mendapatkan pertolongan sehingga keduanya dibawa oleh warga sekitar ke RSUD dr. Murdjani Sampit.
Kondisi pelaku memang mengalami luka bakar. Akan tetapi, hal tersebut tidak parah ketimbang korban.
Kondisi ini membuat korban mendesak jajaran Polsek Ketapang memburu pelaku. Sebab, pelaku langsung melarikan diri usai keluar dari rumah sakit.
Pelaku juga pernah mengancam hingga menghabisi seluruh keluarga korban jika ditangkap polisi. Hal ini menjadi motif keluarga berharap Polsek Ketapang meringkus pelaku.
Sementara, Polsek Ketapang mengaku hingga kini belum mendapat laporan resmi mengenai insiden tragis dialami korban. Polisi memastikan proses penyelidikan akan digencarkan setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban.
(hap)
Load more