Terungkap Fakta Baru Kasus Penyekapan-Penganiayaan Karyawan Lapangan Padel di Jakarta Selatan, Korban Lebih Dulu Dipolisikan Terkait Pencurian
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap fakta baru terkait kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang karyawan tempat olahraga padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Polisi Joko Adi mengatakan pihak kepolisian lebih dulu menerima laporan dugaan pencurian yang diduga dilakukan oleh salah satu karyawan.
Laporan tersebut, kata dia, diterima sebelum kasus penyekapan mencuat.
"Pada tanggal 25 Juni pagi hari datang ke Polres Jakarta Selatan dan telah melaporkan kasus pencurian. Pelapornya adalah MAS dan yang diduga terlapor adalah AL," ujarnya, Kamis (2/6/2026).
Adapun barang yang dilaporkan hilang berupa 10 raket padel dan sepasang sepatu.
"Perkara ini saat ini masih tahap penyelidikan dan tentunya sudah ada beberapa saksi yang sudah diundang dan didengar keterangannya," katanya.
Joko mengatakan pemeriksaan terhadap pihak yang dilaporkan akan dilakukan setelah penyidik menyelesaikan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya.
Di sisi lain, hingga kini pemilik tempat padel belum dimintai keterangan oleh penyidik.
Pihaknya memastikan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan akan dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Soal barang bukti, laporan yang diterima masih berada pada tahap awal penyelidikan.
Adapun dugaan pencurian itu juga disebut terjadi lebih dulu sebelum kasus penyekapan yang kemudian menjadi perhatian publik.
"Ini kan masih laporan polisi. Ini kan kejadiannya lebih dulu dari kejadian yang berikutnya," kata dia lagi.
Sebelumnya diberitakan, empat pelaku penganiayaan dan penyekapan pegawai baru salah satu lapangan padel ditangkap.
"Inisialnya ASB, RRK, AH dan DW. Terhadap empat pelaku ini sudah dilakukan penahanan," ungkap Joko.
Penangkapan itu berawal dari laporan polisi yang dibuat oleh seorang perempuan inisial M.
M mengatakan anaknya yang berinisial AL sudah dua hari tidak pulang ke rumah. Setelah dua hari, anaknya baru mau berkomunikasi dan meminta agar dijemput.
M mengatakan anaknya merupakan pegawai yang baru bekerja dua bulan dan diduga melakukan pencurian raket padel pada 21 Juni lalu.
Akan tetapi, anaknya justru dianiaya dan disekap oleh beberapa pegawai lainnya.
Load more