GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ingin Blackout Terulang, Pemerintah Perketat Mitigasi Risiko Kelistrikan Jawa-Bali

Pemerintah bergerak cepat memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional agar gangguan pemadaman listrik di Sistem Jawa-Bali tidak kembali terjadi.
Jumat, 3 Juli 2026 - 13:41 WIB
Kepala Bakom Pemerintah Muhammad Qodari
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah bergerak cepat memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional agar gangguan pemadaman listrik di Sistem Jawa-Bali tidak kembali terjadi.

Penguatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari memastikan kecukupan energi primer, meningkatkan kesiapan pembangkit, memperketat mitigasi risiko, hingga mempercepat transisi menuju energi baru terbarukan (EBT).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menginstruksikan PT PLN (Persero) untuk memperkuat seluruh aspek operasional yang berkaitan dengan keandalan pasokan listrik.

“Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menginstruksikan PT PLN untuk memastikan ketersediaan energi primer sesuai jumlah dan spesifikasi yang dibutuhkan, memperkuat pengelolaan rantai pasok, meningkatkan kesiapan operasi sistem, serta mempercepat penyelesaian pemeliharaan pembangkit utama,” ujar Qodari dalam jumpa pers, dikutip Jumat (3/7/2026).

Menurut Qodari, langkah tersebut bukan hanya untuk mempercepat pemulihan sistem pascagangguan kelistrikan di Pulau Jawa, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun sistem yang lebih tangguh menghadapi berbagai potensi gangguan di masa mendatang.

Sebagai bagian dari upaya itu, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan pada 25 Juni 2026 telah mengumpulkan seluruh pemilik badan usaha pembangkitan, baik dari PLN Group maupun Independent Power Producer (IPP), guna memperkuat komitmen bersama menjaga keandalan operasional pembangkit di Sistem Jawa-Bali.

Pemerintah juga menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap seluruh rantai pasok energi primer, termasuk kesiapan pembangkit, cadangan energi, hingga koordinasi operasional antarpemangku kepentingan sebagai langkah antisipasi agar gangguan serupa dapat dicegah sejak dini.

“Pemerintah akan terus memperkuat pengawasan dan mitigasi risiko di seluruh rantai pasok energi primer, mulai dari perencanaan pemeliharaan pembangkit, kesiapan cadangan energi, hingga koordinasi operasional antarpemangku kepentingan, agar kondisi serupa dapat dicegah sedini mungkin dan masyarakat tetap mendapatkan layanan listrik yang stabil dan berkelanjutan,” katanya.

Di saat yang sama, pemerintah juga menyiapkan penguatan kapasitas sistem kelistrikan nasional melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034. Dalam periode tersebut akan dibangun pembangkit baru berkapasitas 69,5 gigawatt (GW).

Sebanyak 42,6 GW atau sekitar 61 persen berasal dari energi baru terbarukan, sementara sistem penyimpanan energi seperti baterai dan PLTA pumped storage menyumbang 10,3 GW atau sekitar 15 persen. 

Adapun pembangkit berbasis fosil sebesar 16,6 GW atau 24 persen akan didominasi pembangkit berbahan bakar gas guna menjaga fleksibilitas dan keandalan sistem.

“Sementara pembangkit fosil sebesar 16,6 GW atau 24 persen akan didominasi pembangkit berbahan bakar gas untuk menjaga fleksibilitas dan keandalan sistem,” ungkap Qodari.

Selain memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan, pemerintah juga mempercepat diversifikasi energi melalui implementasi biodiesel B50 yang resmi berlaku mulai 1 Juli 2026. 

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Peluncuran resmi implementasi B50 dijadwalkan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada awal Juli 2026.

“Arah pengembangan tersebut menjadi bagian dari roadmap transisi energi untuk meningkatkan bauran EBT, memperkuat fleksibilitas sistem tenaga listrik, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil secara bertahap, mendukung ekonomi hijau, serta mencapai target Net Zero Emissions sesuai kebijakan pemerintah,” tutup Qodari. (agr/muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekap Bursa Transfer Super League 2026/2027: Persib dan Persija Paling Mencolok

Rekap Bursa Transfer Super League 2026/2027: Persib dan Persija Paling Mencolok

Bursa transfer Super League 2026/2027 mulai memanas menjelang kompetisi. Sejumlah klub berlomba memperkuat skuad dengan wajah-wajah baru.
Harga Emas Antam Hari Ini 18 Agustus 2026 Naik Rp18.000 Jadi Rp2.695.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Agustus 2026 Naik Rp18.000 Jadi Rp2.695.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 18 Agustus 2026 terpantau naik Rp18.000 ke angka Rp2.695.000 dari semula Rp2.677.000 per gram.
Rupiah Melemah ke Rp17.847 per Dolar AS Meski BI Tetap Intervensi Pasar NDF Jelang Pengumuman BI Rate

Rupiah Melemah ke Rp17.847 per Dolar AS Meski BI Tetap Intervensi Pasar NDF Jelang Pengumuman BI Rate

Rupiah melemah ke Rp17.847 per dolar AS meski BI tetap intervensi pasar NDF menjelang pengumuman BI Rate. 
Link Live Streaming Kejuaraan Dunia 2026: Jonatan Christie dan 3 Ganda Campuran Indonesia Berebut Tiket ke Babak Kedua

Link Live Streaming Kejuaraan Dunia 2026: Jonatan Christie dan 3 Ganda Campuran Indonesia Berebut Tiket ke Babak Kedua

Link live streaming Kejuaraan Dunia 2026 hari ini Selasa (18/8/2026). Empat wakil Indonesia termasuk Jonatan Christie akan berjuang demi lolos ke babak kedua di laga yang digelar di di Indira Gandhi Indoor Stadium, India.
Tampil Serba Hitam di Istana, Menhut Raja Antoni Ungkap Peran Suku Kajang Jaga Hutan Tropis

Tampil Serba Hitam di Istana, Menhut Raja Antoni Ungkap Peran Suku Kajang Jaga Hutan Tropis

Menhut Raja Juli Antoni membawa pesan tentang pentingnya peran masyarakat adat dalam menjaga kelestarian hutan saat menghadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka.
Harga Emas Acuan Ekspor RI Naik, Permintaan Global Jadi Pemicunya

Harga Emas Acuan Ekspor RI Naik, Permintaan Global Jadi Pemicunya

Harga patokan ekspor dan harga referensi emas periode kedua Agustus 2026 naik 0,65 persen seiring meningkatnya permintaan global.

Trending

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Dari 26 pemain yang disebut, Bung Ropan mengungkapkan kejutan terbesar dengan absennya bek sekaligus kapten kedua Timnas Indonesia, Rizky Ridho.
Dari Palestina Untuk Indonesia, Seniman Asal Gaza Beri Hadiah Manis Lukisan di Puing Reruntuhan 

Dari Palestina Untuk Indonesia, Seniman Asal Gaza Beri Hadiah Manis Lukisan di Puing Reruntuhan 

Di tengah situasi sulit yang dihadapi oleh masyarakat Gaza, Palestina, seorang seniman Salah Al Nada berikan hadiah untuk merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia
Momen Langka Presiden Prabowo Tiba-Tiba Panggil Semua Komandan Upacara Usai Bendera Diturunkan, Ada Apa?

Momen Langka Presiden Prabowo Tiba-Tiba Panggil Semua Komandan Upacara Usai Bendera Diturunkan, Ada Apa?

Sebuah momen menarik perhatian terjadi di penghujung Upacara Penurunan Bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8) sore. 
BMKG Catat Terjadinya 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2 dan Terkecil Magnitudo 1,3

BMKG Catat Terjadinya 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2 dan Terkecil Magnitudo 1,3

BMKG mencatat 1.598 gempa susulan hingga Senin (17/8/2026) pukul 07.00 WIB di NTT.
Dalam Situasi Perang Iran Tetap Tawarkan Bantuan Medis untuk Gempa NTT

Dalam Situasi Perang Iran Tetap Tawarkan Bantuan Medis untuk Gempa NTT

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas gempa bumi dahsyat di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta menegaskan kesiapan Iran untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke daerah terdampak.
Bantuan Perbaikan Rumah Bencana Gempa Bumi NTT Disiapkan, Pemda Diminta Segara Mendata Korban Terdampak

Bantuan Perbaikan Rumah Bencana Gempa Bumi NTT Disiapkan, Pemda Diminta Segara Mendata Korban Terdampak

Pemerintah Indonesia meminta otoritas daerah dapat melakukan pendataan terdapat kerusakan rumah warga akibat gempa bumi yang melanda Kabupaten Manggarai Timur, Nusantara Tenggara Timur (NTT).
Mensesneg Prasetyo Hadi Tak Kuasa Tahan Haru Saat Lantunkan ‘Tanah Airku’

Mensesneg Prasetyo Hadi Tak Kuasa Tahan Haru Saat Lantunkan ‘Tanah Airku’

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi terlihat tak kuasa menahan haru saat melantunkan lagu ‘Tanah Airku’ pada Upacara Bendera di Istana Merdeka
Selengkapnya

Viral