News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamenkomdigi Ungkap 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Bisa Main Medsos

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan sebagian besar anak diketahui memalsukan usia demi tetap bisa mengakses medsos.
Minggu, 5 Juli 2026 - 19:32 WIB
Ilustrasi Instagram
Sumber :
  • Unsplash/Katka Pavlickova

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan sebagian besar anak diketahui memalsukan usia demi tetap bisa mengakses media sosial.

Temuan tersebut berdasarkan survei yang menjadi rujukan pemerintah dalam penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada satu survei yang menunjukkan kalau ada lima anak, tiga anak dipastikan memalsukan usianya untuk bisa masuk ke media sosial. Ini sudah umum terjadi," kata Nezar dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/7/2026).

Menurut Nezar, praktik manipulasi usia menjadi tantangan serius dalam penerapan aturan perlindungan anak di ruang digital. Sebab, proses verifikasi usia sepenuhnya berada di tangan masing-masing platform digital.

Karena itu, pemerintah meminta seluruh penyedia platform media sosial memperkuat sistem identifikasi usia pengguna dengan teknologi yang lebih akurat.

"Kita sudah sampaikan kepada platform karena yang bisa meregulasi ini adalah platform dengan solusi teknologi yang mereka miliki. Namun identifikasi usia juga harus tetap mematuhi prinsip pelindungan data pribadi," jelasnya.

Nezar mengatakan sejumlah platform saat ini mulai memperketat sistem pengawasan akun anak di bawah umur. Melalui pemanfaatan algoritma dan pola aktivitas pengguna, platform dapat mendeteksi akun yang diduga digunakan anak-anak, terutama saat mengakses konten yang tidak sesuai usia.

"Beberapa platform sudah mulai melakukan pembatasan. Ada anak yang sebelumnya memiliki akun, tetapi kemudian tidak dapat lagi mengakses akunnya karena teridentifikasi sebagai pengguna di bawah umur," tegasnya.

Selain penguatan sistem dari platform digital, Nezar menilai peran orang tua tetap menjadi faktor penting dalam melindungi anak saat menggunakan internet dan media sosial.

Pemerintah pun mendorong penerapan fitur akun pendamping atau parental guidance agar aktivitas digital anak dapat diawasi lebih optimal oleh keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai orang tua kita memang harus lebih intens mendampingi anak. Pendekatan keluarga tetap menjadi bagian penting dalam pelindungan anak di ruang digital," ujarnya.

Nezar juga menyebut Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menerapkan aturan khusus perlindungan anak di ruang digital melalui PP TUNAS.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mampukah Brasil Akhirnya Pecahkan Kutukan atas Norwegia? Ini Prediksi Skor Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Mampukah Brasil Akhirnya Pecahkan Kutukan atas Norwegia? Ini Prediksi Skor Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Prediksi Brasil vs Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, kondisi terbaru Haaland hingga Vinicius Jr.
Mendikdasmen Ungkap Fakta Baru soal MBG, Tak Semua Siswa Akan Dapat!

Mendikdasmen Ungkap Fakta Baru soal MBG, Tak Semua Siswa Akan Dapat!

Abdul Mu'ti menjelaskan, salah satu poin yang sudah diputuskan dalam rapat tingkat menteri adalah terkait penerima manfaat program MBG.
Masalah Perlintasan Sebidang, DPR RI Usulkan Pembangunan Flyover di Tangsel-Lebak

Masalah Perlintasan Sebidang, DPR RI Usulkan Pembangunan Flyover di Tangsel-Lebak

Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Fauzi memberikan usulan mengenai permasalahan perlintasan sebidang di Provinsi Banten.
Korupsi Seragam Sekolah Bupati Langkat, Pengamat Tuntut Anggaran Pendidikan yang Dikorupsi Dikembalikan

Korupsi Seragam Sekolah Bupati Langkat, Pengamat Tuntut Anggaran Pendidikan yang Dikorupsi Dikembalikan

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menuntut agar anggaran pendidikan yang diduga dikorupsi dalam kasus yang menjerat Bupati Langkat Syah Afandin dikembalikan untuk kepentingan dunia pendidikan. 
Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan di Polres Aceh Timur Meledak

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan di Polres Aceh Timur Meledak

Sumur minyak tradisional milik warga di Gampong Lhok Lemak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, Minggu, meledak.
Kenapa Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Baru Digelar setelah Empat Bulan Meninggal?

Kenapa Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Baru Digelar setelah Empat Bulan Meninggal?

Prosesi pemakaman kenegaraan untuk melepas kepergian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan berlangsung di bawah pengawalan -

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Selengkapnya

Viral