News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Erupsi Gunung Anak Krakatau dari Kapal, Badan Geologi Pastikan Hoaks

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria menegaskan setelah dilakukan pengecekan teknis, video tersebut bukan rekaman terbaru aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Minggu, 5 Juli 2026 - 16:37 WIB
Video erupsi Gunung Anak Krakatau dari kapal hoaks.
Sumber :
  • Instagram @lampuung.

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan video viral yang menarasikan erupsi besar Gunung Anak Krakatau dari atas kapal merupakan informasi palsu atau hoaks.

Video berdurasi kurang dari satu menit itu sebelumnya ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah orang merekam letusan gunung disertai kilatan cahaya saat berada di atas kapal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria menegaskan setelah dilakukan pengecekan teknis, video tersebut bukan rekaman terbaru aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai maupun menyebarluaskan video yang belum terverifikasi. Seluruh informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau hanya disampaikan melalui kanal resmi Badan Geologi, PVMBG, dan MAGMA Indonesia," kata Lana dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/7/2026).

Lana menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan resmi, Gunung Anak Krakatau memang sempat mengalami dua kali erupsi kecil dalam beberapa hari terakhir.

Erupsi pertama terjadi pada Kamis (2/7/2026) pukul 14.05 WIB dan erupsi kedua pada Jumat (3/7/2026) pukul 11.50 WIB.

Namun, aktivitas tersebut disebut masih dalam kategori terbatas dengan tinggi kolom abu terpantau sekitar 200 meter di atas puncak gunung.

Selain membantah video viral tersebut, Badan Geologi juga meluruskan isu lain yang menyebut radius aman Gunung Anak Krakatau diperluas menjadi 5 kilometer.

Menurut Lana, informasi tersebut tidak benar karena status Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada Level III atau Siaga dengan rekomendasi radius aman tetap 3 kilometer dari pusat erupsi.

Dalam radius tersebut, masyarakat termasuk wisatawan, nelayan, maupun pendaki dilarang melakukan aktivitas karena berpotensi terdampak lontaran material vulkanik, lava pijar, awan panas, hingga hujan abu.

Badan Geologi juga meminta masyarakat pesisir Banten dan Lampung tidak mudah percaya terhadap isu menyesatkan yang mengaitkan aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan ancaman tsunami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Lana, hingga saat ini tidak ada informasi resmi terkait potensi tsunami akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Karena itu masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan pemerintah melalui PVMBG maupun aplikasi MAGMA Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Family Gathering PWI Sumut

Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Family Gathering PWI Sumut

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk menghadiri kegiatan Family Gathering yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara.
2 Kabar Gembira dari Belanda jelang Piala AFF 2026, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Full Senyum

2 Kabar Gembira dari Belanda jelang Piala AFF 2026, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Full Senyum

Angin segar menghampiri pelatih kepala baru Timnas Indonesia John Herdman jelang melakoni debut resminya memimpin skuad Garuda di turnamen bergengsi Piala AFF -
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
Haedar Nashir Kritik Fenomena Kampus yang Hanya Kejar Mahasiswa: Jangan Seperti Bus Kota Kejar Omprengan!

Haedar Nashir Kritik Fenomena Kampus yang Hanya Kejar Mahasiswa: Jangan Seperti Bus Kota Kejar Omprengan!

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengkritik fenomena perguruan tinggi yang terkesan terjebak pada persaingan mengejar jumlah mahasiswa baru
Bukan ke Persib, Jurnalis Belanda Bocorkan Klub Besar yang Menginginkan Ole Romeny

Bukan ke Persib, Jurnalis Belanda Bocorkan Klub Besar yang Menginginkan Ole Romeny

Spekulasi panas yang mengaitkan penyerang andalan Timnas Indonesia Ole Romeny dengan raksasa Liga 1 Persib Bandung kini memasuki babak baru. Di tengah derasnya
Ruben Onsu Masih Buka Peluang Damai dengan Sarwendah, Gugatan Hak Asuh Bakal Dicabut! Asal...

Ruben Onsu Masih Buka Peluang Damai dengan Sarwendah, Gugatan Hak Asuh Bakal Dicabut! Asal...

Polemik gugatan hak asuh anak antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kini memasuki babak baru. Pihak Ruben masih membuka pintu damai.

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral